Jakarta, Fobiz.id – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Internasional bekerja sama dengan University of Batangas, Philippines, menyelenggarakan workshop bertajuk “Deteksi Kesehatan Mental Murid sebagai Upaya Peningkatan School Readiness untuk Guru BK SMK di Jakarta Timur”. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Negeri 26 Jakarta ini diikuti oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari berbagai SMK di wilayah Jakarta Timur sebagai upaya meningkatkan kapasitas guru dalam mengenali kondisi psikologis murid sejak dini. Workshop ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman antara akademisi Indonesia dan Filipina dalam memperkuat layanan bimbingan dan konseling berbasis kesehatan mental di lingkungan sekolah.
Kegiatan dibuka sekaligus dipimpin oleh Dr. Dewi Justitia, M.Pd., Kons. sebagai ketua tim pelaksana, dengan anggota Lucky Nindi Riandika M., S. Pd., M.Pd. (Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta) dan Rani Anggrainy, S.Pd., M.T. (Dosen Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta). Ibu Dr. Dewi Justitia, M. Pd., Kons. membuka secara resmi acara ini dengan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan laporan kegiatan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta bersama Batangas State University ini memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas guru SMK dalam meningkatkan kesehatan mental murid, baik dari aspek akademik, emosional, maupun sosial agar memiliki kesiapan sekolah (school readiness) yang tinggi saat menyambut tahun ajaran baru di sekolahnya masing-masing.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur dan juga MGBK SMK Wilayah Jakarta Timur. Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur Wilayah I Bapak M. Fahmi juga memberikan sambutan pada acara ini. Beliau sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena sesuai dengan tujuan beliau untuk mengembangkan kompetensi guru BK di sekolah wilayah I Jakarta Timur. Beliau juga memberikan sapaan hangat kepada seluruh pemateri dari Batangas State University, Filipina setelah memberikan sambutan di pembukaan acara ini.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya deteksi dini kesehatan mental murid, konsep school readiness dari aspek psikologis, sosial, dan emosional, serta peran strategis Guru BK dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik. Melalui sesi workshop, peserta juga berlatih menggunakan instrumen deteksi dini, mendiskusikan studi kasus yang sering dijumpai di sekolah, serta menyusun rekomendasi layanan berdasarkan hasil identifikasi kondisi murid. Kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga peserta dapat bertukar pengalaman dan mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam memberikan layanan konseling di sekolah.

Kolaborasi Internasional Tim Dosen Universitas Negeri Jakarta yang diketuai oleh Dr. Dewi Justitia, M. Pd., Kons. Dan beranggotakan Lucky Nindi Riandika M., S. Pd., M. Pd. (Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan) dan Rani Anggrainy, M. T. (Dosen Fakultas Teknik) bersama Dr. Alvin Ryan A. Dizon dan Ms. Catherine G. Javier dari University of Batangas memberikan perspektif baru mengenai implementasi layanan kesehatan mental berbasis sekolah yang telah diterapkan di Filipina. Materi bertajuk deteksi dini kesehatan mental mengenai kesiapan sekolah siswa SMK dibawakan oleh dosen dari Fakultas Psikologi yaitu Ibu Dr. Iriani Indri Hapsari, M. Psi., Psikolog dan Ibu Santi Yudhistira, M. Psi., Psikolog. Selain menjadi narasumber dan co-facilitator, keduanya turut memberikan masukan terhadap pengembangan modul pelatihan dan instrumen asesmen yang digunakan dalam workshop sehingga materi yang disampaikan memiliki relevansi dengan praktik internasional. Diskusi lintas budaya yang terbangun selama kegiatan memperkaya wawasan peserta mengenai pendekatan konseling yang responsif terhadap kebutuhan psikologis remaja di era digital.

Melalui kegiatan ini, tim pelaksana berhasil menghasilkan sejumlah luaran, antara lain modul pelatihan deteksi dini kesiapan sekolah murid SMK dari aspek psikologis dan emosional sebagai panduan sederhana dalam melakukan Deteksi Dini Kesiapan Sekolah secara Psikologis dan Emosional Murid SMK bagi Guru SMK Jakarta Timur. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kompetensi Guru BK untuk melakukan deteksi dini kesehatan mental murid secara lebih sistematis, sehingga sekolah mampu memberikan layanan yang lebih preventif, responsif, dan mendukung terciptanya kesejahteraan psikologis peserta didik. Tim pengabdian masyarakat ini berterimakasih kepada LPDP selaku penyandang dana melalui program EQUITY yang telah mendukung terlaksananya kegiatan community development dengan sasaran pengembangan kompetensi guru BK dalam mendeteksi kesiapan sekolah murid SMK.

Tinggalkan Balasan