Penulis: Redaksi

  • Satu Lembar, Sejuta Tangan

    Satu Lembar, Sejuta Tangan

    FOBIZ.IDSetiap hari, Rupiah berpindah tangan tanpa pernah kita pikirkan ke mana ia akan pergi setelahnya. Dari pasar ke rumah, dari pembeli ke pedagang, dari satu transaksi ke transaksi berikutnya. Kita mungkin hanya memegangnya beberapa saat, tetapi selama berada di tangan kita, ada satu tanggung jawab sederhana yang bisa dilakukan: mengenal, merawat, dan menjaganya!

    Satu lembar Rupiah mungkin hanya berada di tangan kita selama beberapa menit. Setelah itu, ia berpindah dari pembeli kepada pedagang, dari pedagang kepada pemasok, lalu kembali bergerak dalam transaksi berikutnya. Kita mungkin tidak pernah tahu berapa banyak tangan yang akan memegangnya setelah kita. Namun ada satu hal yang dapat kita pastikan: ketika Rupiah berada di tangan kita, kita memperlakukannya dengan baik.

    Rupiah bukan sekadar benda yang digunakan untuk menyelesaikan transaksi. Rupiah merupakan mata uang Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus satu-satunya alat pembayaran yang sah dalam kegiatan perekonomian nasional. Karena itu, mengenal Rupiah seharusnya menjadi bagian dari kebiasaan setiap masyarakat yang menggunakannya. Mengenali karakteristik dan desain Rupiah berarti memahami sesuatu yang hadir hampir setiap hari dalam kehidupan kita.

    Mengenal saja belum cukup, karena Rupiah juga membutuhkan kepedulian. Kita dapat memulainya dari tindakan yang sangat sederhana: tidak melipat, tidak mencoret, tidak meremas, tidak menstapler, dan tidak membasahi Rupiah. Mungkin terlihat sepele, tetapi kebiasaan tersebut menentukan bagaimana kita memperlakukan Rupiah ketika berada dalam genggaman. Sebab merawat Rupiah sejatinya bukan hanya menjaga selembar uang, melainkan merawat wajah bangsa yang hadir di dalamnya.

    Setelah mengenal dan merawat, ada satu hal lagi yang tidak kalah penting: menjaga. Ketika menerima Rupiah dalam sebuah transaksi, masyarakat dapat membiasakan diri mengenali ciri-ciri keasliannya melalui metode 3D: Dilihat, Diraba, dan Diterawang. Kebiasaan ini tidak harus lahir dari rasa curiga, tetapi dari kesadaran bahwa setiap orang memiliki peran dalam menjaga Rupiah. Apa yang kita terima hari ini pada akhirnya akan berpindah ke tangan orang lain.

    Relevansi Mencintai Rupiah

    Di sinilah makna Cinta Rupiah menjadi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Cinta Rupiah bukan sekadar slogan atau pengetahuan yang disampaikan dalam sebuah kampanye, tetapi tercermin melalui kebiasaan yang dilakukan berulang kali. Mengenal agar kita memahami Rupiah, merawat agar tetap diperlakukan dengan baik, dan menjaga agar Rupiah tetap menjadi alat pembayaran yang dipercaya masyarakat. Tiga tindakan sederhana tersebut dapat dimulai dari siapa saja, kapan saja, dan setiap kali Rupiah berada di tangan kita.

    Bayangkan jika satu lembar Rupiah dapat berpindah melalui puluhan, ratusan, bahkan ribuan tangan. Setiap tangan meninggalkan pilihan: memperlakukannya dengan baik atau membiarkannya rusak dan kehilangan perhatian. Kita mungkin tidak mampu mengendalikan bagaimana Rupiah diperlakukan setelah berpindah dari tangan kita. Tetapi setidaknya, kita dapat memastikan bahwa selama berada dalam genggaman kita, Rupiah mendapatkan perlakuan yang semestinya.

    Pada akhirnya, kecintaan terhadap Rupiah tidak selalu membutuhkan tindakan besar. Ia dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang mungkin hanya membutuhkan beberapa detik: mengenali, merawat, dan menjaga. Karena satu lembar Rupiah mungkin akan terus berjalan dari satu tangan ke tangan lainnya, membawa nilai yang sama dalam setiap transaksi. Dan jika satu lembar berada di tangan kita hari ini, mari pastikan ia berpindah kepada tangan berikutnya dalam keadaan yang tetap baik!

    Penulis: Hendy Pebrian Azano Ramadhan Putra
    Pekerjaan: Pegawai Bank Indonesia

  • Dosen BK UNJ Dampingi Guru BK Kota Bekasi Perkuat Komunikasi Konseling dengan Mengimplementasi Sekolah Ramah Anak

    Dosen BK UNJ Dampingi Guru BK Kota Bekasi Perkuat Komunikasi Konseling dengan Mengimplementasi Sekolah Ramah Anak

    KOTA BEKASI, FOBIZ.ID – Tim Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Peningkatan Kompetensi Komunikasi Konseling Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mewujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak” bersama guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kompetensi praktis guru BK dalam membangun komunikasi konseling yang efektif sekaligus menjadi forum berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan pelaksanaan layanan BK dan penerapan Sekolah Ramah Anak di lingkungan sekolah.

    Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua MGBK Kota Bekasi, Ibu Eka Yani Muharomah, M.Pd., bersama Ibu Rahma Linawati, M.Pd., selaku Pengawas BK Kota Bekasi. Kegiatan diikuti oleh 14 orang guru BK Kota Bekasi yang sekaligus merupakan pengurus MGBK Kota Bekasi. Kehadiran para pengurus MGBK menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan praktisi BK dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

    Pelatihan dipandu oleh Lucky Nindi Riandika M., M.Pd. selaku fasilitator bersama Nira Prihatin Nufus, M. Pd., Kons. Dalam kegiatan tersebut, para guru BK tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga melakukan praktik langsung komunikasi konseling secara bertahap. Peserta mempraktikkan teknik komunikasi secara berurutan mulai dari attending, opening, questioning, paraphrasing, reflection of feeling, reflection of meaning, focusing, clarification, hingga summarizing. Praktik dilakukan dalam kelompok kecil sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan untuk berperan sebagai konselor maupun konseli dan mendapatkan umpan balik terhadap keterampilan komunikasi yang telah dipraktikkan.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang proses pelatihan. Para guru BK aktif mengajukan pertanyaan, memberikan tanggapan, serta melakukan konsultasi mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam memberikan layanan kepada peserta didik. Selain melatih guru-guru BK untuk mempraktikkan teknik komunikasi konseling, kegiatan juga membuka sharing session mengenai implementasi Sekolah Ramah Anak. Masing-masing guru BK berbagi pengalaman mengenai kondisi sekolah, tantangan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi peserta didik, serta berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menangani permasalahan siswa.

    Salah satu pembahasan yang mendapatkan perhatian khusus adalah konsultasi mengenai kasus seorang siswa yang mengalami permasalahan dalam kemampuan berkomunikasi hingga hampir dikeluarkan dari sekolah. Kasus tersebut menjadi bahan diskusi bersama antara guru BK yang difasilitasi oleh Lucky Nindi Riandika M., M. Pd., Nira Prihatin Nufus, M. Pd., Kons, dan Dr. Happy Karlina Marjo, M.Pd., Kons. Peserta diajak melihat permasalahan siswa secara lebih komprehensif dengan mengedepankan komunikasi yang empatik, pemahaman terhadap kondisi siswa, asesmen kebutuhan, serta pertimbangan terhadap kepentingan terbaik peserta didik. Diskusi ini menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi konseling memiliki peran penting dalam membantu guru BK memahami permasalahan siswa sebelum menentukan langkah penanganan.

    Foto: Sesi konsultasi dan diskusi kasus siswa bersama fasilitator dan Dr. Happy Karlina Marjo, M.Pd., Kons.

    Melalui kegiatan ini, Tim Dosen BK UNJ yaitu Dr. Happy Karlina Marjo, M. Pd., Kons., Lucky Nindi Riandika M., M. Pd., Sofyan Abdi, M. Pd., Kons., dan Nira Prihatin Nufus, M. Pd., Kons. bersama MGBK Kota Bekasi berupaya membangun ruang kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan praktisi BK. Kegiatan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis komunikasi konseling, tetapi juga mendorong guru BK untuk terus melakukan refleksi terhadap praktik layanan yang diberikan kepada peserta didik. Antusiasme 14 guru BK yang hadir menunjukkan adanya kebutuhan yang kuat terhadap kegiatan pengembangan profesional yang berbasis praktik dan kasus nyata di sekolah.

    Foto: Tim Dosen BK UNJ, Ketua MGBK Kota Bekasi, Pengawas BK Kota Bekasi, dan guru BK peserta kegiatan

    Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi Perguruan Tinggi dan MGBK Kota Bekasi serta menambah kompetensi profesional guru BK Kota Bekasi, khususnya dalam membangun komunikasi konseling yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Pengembangan buku saku praktis dan pendampingan berbasis praktik juga diharapkan dapat membantu guru BK memiliki referensi yang mudah digunakan dalam menjalankan layanan sehari-hari. Lebih jauh, kolaborasi antara Tim Dosen BK UNJ, MGBK Kota Bekasi, dan Pengawas BK Kota Bekasi diharapkan terus berkembang untuk mendukung terwujudnya layanan BK yang semakin profesional dan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, serta ramah bagi seluruh peserta didik.

     

  • Feri N Minta Masyarakat Tak Stigma Layanan Short Time Home Stay FN18 Jepara

    Feri N Minta Masyarakat Tak Stigma Layanan Short Time Home Stay FN18 Jepara

    Fobiz.id, Jepara – Pemilik Home Stay FN18 di Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Feri N, meminta masyarakat tidak langsung memberikan stigma negatif terhadap layanan penyewaan kamar berdurasi singkat atau short time.

    Pernyataan tersebut disampaikan Feri menyusul munculnya anggapan yang mengaitkan layanan short time di penginapannya dengan dugaan praktik prostitusi.

    Feri menjelaskan, istilah short time di Home Stay FN18 merupakan layanan penyewaan kamar selama sekitar dua hingga tiga jam. Layanan tersebut ditujukan bagi tamu yang membutuhkan tempat transit atau beristirahat sementara tanpa harus menyewa kamar selama satu malam.

    “Istilah short time jangan langsung diartikan sebagai sesuatu yang negatif. Layanan ini diperuntukkan bagi tamu yang hanya ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan atau aktivitasnya,” ujar Feri saat dihubungi awak media, Kamis (23/7/2026).

    Ia membantah bahwa layanan tersebut sengaja disediakan untuk memfasilitasi prostitusi maupun kegiatan lain yang melanggar hukum.

    Menurut Feri, sistem penyewaan kamar dalam waktu singkat juga diterapkan di sejumlah hotel dan penginapan. Layanan tersebut dinilai dapat memberikan pilihan yang lebih fleksibel bagi tamu sesuai dengan kebutuhan dan durasi penggunaan kamar.

    Meski demikian, Feri memastikan Home Stay FN18 tetap menerapkan Standar Operasional Prosedur dalam menerima setiap tamu.

    Pengunjung yang akan menggunakan kamar diwajibkan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk asli pada saat check-in. Verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan identitas tamu sekaligus mencegah penggunaan kamar oleh pengunjung di bawah umur.

    Feri menyampaikan, Home Stay FN18 telah memiliki Nomor Induk Berusaha. Pengelola juga disebut menjalin komunikasi dengan pengurus lingkungan sekitar guna menjaga keamanan dan ketertiban.

    Selain itu, pihaknya menyatakan siap berkoordinasi dengan kepolisian serta Satuan Polisi Pamong Praja apabila diperlukan dalam proses pengawasan penginapan.

    Feri menegaskan, pengelola tidak akan memberikan toleransi kepada tamu yang terbukti menyalahgunakan kamar untuk kegiatan yang bertentangan dengan hukum.

    “Jika ditemukan pelanggaran, masa sewa akan kami hentikan. Kami juga siap menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

    Menurut Feri, keberadaan layanan sewa kamar singkat seharusnya dinilai berdasarkan penerapan aturan dan pengawasan yang dilakukan oleh pengelola, bukan semata-mata dari istilah yang digunakan.

    Ia menilai pengelola penginapan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan, kenyamanan, ketertiban, serta memastikan fasilitas usaha tidak digunakan untuk aktivitas yang melanggar hukum.

    “Kami ingin Home Stay FN18 menjadi tempat transit dan penginapan yang aman, nyaman, serta tidak mengganggu lingkungan masyarakat,” tegasnya.

    Feri berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tujuan layanan short time yang diterapkan di Home Stay FN18.

  • UNJ dan University of Batangas- Filipina Selenggarakan Workshop Deteksi Kesehatan Mental Murid untuk Guru BK SMK Jakarta Timur Melalui Program EQUITY

    UNJ dan University of Batangas- Filipina Selenggarakan Workshop Deteksi Kesehatan Mental Murid untuk Guru BK SMK Jakarta Timur Melalui Program EQUITY

    Jakarta, Fobiz.id – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Internasional bekerja sama dengan University of Batangas, Philippines, menyelenggarakan workshop bertajuk “Deteksi Kesehatan Mental Murid sebagai Upaya Peningkatan School Readiness untuk Guru BK SMK di Jakarta Timur”. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Negeri 26 Jakarta ini diikuti oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari berbagai SMK di wilayah Jakarta Timur sebagai upaya meningkatkan kapasitas guru dalam mengenali kondisi psikologis murid sejak dini. Workshop ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman antara akademisi Indonesia dan Filipina dalam memperkuat layanan bimbingan dan konseling berbasis kesehatan mental di lingkungan sekolah.

    Kegiatan dibuka sekaligus dipimpin oleh Dr. Dewi Justitia, M.Pd., Kons. sebagai ketua tim pelaksana, dengan anggota Lucky Nindi Riandika M., S. Pd., M.Pd. (Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta) dan Rani Anggrainy, S.Pd., M.T. (Dosen Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta). Ibu Dr. Dewi Justitia, M. Pd., Kons. membuka secara resmi acara ini dengan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan laporan kegiatan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta bersama Batangas State University ini memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas guru SMK dalam meningkatkan kesehatan mental murid, baik dari aspek akademik, emosional, maupun sosial agar memiliki kesiapan sekolah (school readiness) yang tinggi saat menyambut tahun ajaran baru di sekolahnya masing-masing.

    Kegiatan ini bekerja sama dengan Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur dan juga MGBK SMK Wilayah Jakarta Timur. Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur Wilayah I Bapak M. Fahmi juga memberikan sambutan pada acara ini. Beliau sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena sesuai dengan tujuan beliau untuk mengembangkan kompetensi guru BK di sekolah wilayah I Jakarta Timur. Beliau juga memberikan sapaan hangat kepada seluruh pemateri dari Batangas State University, Filipina setelah memberikan sambutan di pembukaan acara ini.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya deteksi dini kesehatan mental murid, konsep school readiness dari aspek psikologis, sosial, dan emosional, serta peran strategis Guru BK dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik. Melalui sesi workshop, peserta juga berlatih menggunakan instrumen deteksi dini, mendiskusikan studi kasus yang sering dijumpai di sekolah, serta menyusun rekomendasi layanan berdasarkan hasil identifikasi kondisi murid. Kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga peserta dapat bertukar pengalaman dan mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam memberikan layanan konseling di sekolah.

    Kolaborasi Internasional Tim Dosen Universitas Negeri Jakarta yang diketuai oleh Dr. Dewi Justitia, M. Pd., Kons. Dan beranggotakan Lucky Nindi Riandika M., S. Pd., M. Pd. (Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan) dan Rani Anggrainy, M. T. (Dosen Fakultas Teknik) bersama Dr. Alvin Ryan A. Dizon dan Ms. Catherine G. Javier dari University of Batangas memberikan perspektif baru mengenai implementasi layanan kesehatan mental berbasis sekolah yang telah diterapkan di Filipina. Materi bertajuk deteksi dini kesehatan mental mengenai kesiapan sekolah siswa SMK dibawakan oleh dosen dari Fakultas Psikologi yaitu Ibu Dr. Iriani Indri Hapsari, M. Psi., Psikolog dan Ibu Santi Yudhistira, M. Psi., Psikolog. Selain menjadi narasumber dan co-facilitator, keduanya turut memberikan masukan terhadap pengembangan modul pelatihan dan instrumen asesmen yang digunakan dalam workshop sehingga materi yang disampaikan memiliki relevansi dengan praktik internasional. Diskusi lintas budaya yang terbangun selama kegiatan memperkaya wawasan peserta mengenai pendekatan konseling yang responsif terhadap kebutuhan psikologis remaja di era digital.

    Melalui kegiatan ini, tim pelaksana berhasil menghasilkan sejumlah luaran, antara lain modul pelatihan deteksi dini kesiapan sekolah murid SMK dari aspek psikologis dan emosional sebagai panduan sederhana dalam melakukan Deteksi Dini Kesiapan Sekolah secara Psikologis dan Emosional Murid SMK bagi Guru SMK Jakarta Timur. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kompetensi Guru BK untuk melakukan deteksi dini kesehatan mental murid secara lebih sistematis, sehingga sekolah mampu memberikan layanan yang lebih preventif, responsif, dan mendukung terciptanya kesejahteraan psikologis peserta didik. Tim pengabdian masyarakat ini berterimakasih kepada LPDP selaku penyandang dana melalui program EQUITY yang telah mendukung terlaksananya kegiatan community development dengan sasaran pengembangan kompetensi guru BK dalam mendeteksi kesiapan sekolah murid SMK.

  • Direksi BAUT Borong Saham di Tengah Koreksi, Tunjukkan Keyakinan Terhadap Prospek Perseroan

    Direksi BAUT Borong Saham di Tengah Koreksi, Tunjukkan Keyakinan Terhadap Prospek Perseroan

    Fobiz.id Jakarta – Di tengah dinamika pasar dan tekanan terhadap harga saham Perseroan dalam beberapa waktu terakhir, Direktur PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (IDX: BAUT), Simon Hendiawan, melakukan pembelian saham Perseroan sebesar 66,33%, dari 6,03 juta saham menjadi 10,03 juta saham, mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang Perseroan, meskipun porsi kepemilikannya masih sekitar 0,21% dari total saham beredar dengan hak suara, sebagai bentuk keyakinan terhadap prospek bisnis dan kinerja jangka panjang perusahaan.

    Simon Hendiawan menyampaikan bahwa keputusan untuk menambah kepemilikan saham didasarkan pada keyakinan terhadap arah strategis Perseroan, kinerja operasional yang terus berkembang, serta berbagai peluang bisnis yang masih terbuka luas. “Kami meyakini bahwa fundamental Perseroan tetap kuat dan memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan. Harga saham saat ini kami pandang belum sepenuhnya mencerminkan potensi jangka panjang serta nilai yang terus dibangun oleh Perseroan melalui penguatan bisnis dan peningkatan kinerja yang berkelanjutan,” ujar Simon Hendiawan.

    Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi material pendukung sektor konstruksi dan industri, BAUT terus berfokus pada penguatan jaringan distribusi, peningkatan efisiensi operasional, serta pengembangan peluang usaha baru untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Perseroan memandang aksi pembelian saham oleh Direksi sebagai wujud kepercayaan manajemen terhadap strategi bisnis yang dijalankan serta komitmen untuk terus meningkatkan nilai Perseroan bagi seluruh pemegang saham.
    dikutip idx/keterbukaaninformasi dan ig @ptmasofficial

  • PT Yamani Indo Group Perkuat Bisnis Umrah, Sudah Berangkatkan 2.750 Jemaah

    PT Yamani Indo Group Perkuat Bisnis Umrah, Sudah Berangkatkan 2.750 Jemaah

    BOGOR, Fobiz.id – PT Yamani Indo Group terus memperkuat eksistensinya di sektor perjalanan ibadah umrah nasional. Perusahaan yang dirintis oleh Hafidz Bachmidz itu kini berkembang menjadi salah satu penyedia layanan umrah yang memperluas jaringan kerja sama internasional serta layanan pendukung perjalanan ibadah.

    Didirikan pada 2022, PT Yamani Indo Group awalnya bergerak di bidang ekspor dan impor. Namun, perusahaan kemudian melakukan ekspansi usaha dengan masuk ke industri perjalanan religi dan resmi memperoleh izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) pada Mei 2025 dengan nomor izin 2010220071697.

    Hafidz Bachmidz, yang juga dikenal dengan nama Abdul Khafid, merupakan pria kelahiran Surabaya, 30 Juli 1998. Saat ini ia menetap di Bogor dan aktif menjalankan bisnis di sektor perjalanan. Di sela aktivitasnya sebagai pengusaha, ia diketahui memiliki minat pada olahraga bulu tangkis dan renang.

    Berkantor pusat di kawasan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, PT Yamani Indo Group terus melakukan pengembangan layanan. Salah satu langkah strategis perusahaan dilakukan melalui perolehan sertifikasi dari International Air Transport Association (IATA) pada Agustus 2025.

    Melalui sertifikasi tersebut, perusahaan memperluas kemitraan dengan sejumlah maskapai penerbangan internasional, seperti IndiGo, Oman Air, Saudia, Etihad Airways, dan AirAsia. Kerja sama itu disebut mendukung perusahaan dalam menyediakan akses penerbangan dengan harga yang lebih bersaing bagi para jemaah.

    Sepanjang 2025 hingga 2026, PT Yamani Indo Group mencatat penjualan sekitar 7.900 tiket grup dari berbagai maskapai internasional. Selain itu, sejak memperoleh izin resmi sebagai penyelenggara umrah, perusahaan telah memberangkatkan kurang lebih 2.750 jemaah, termasuk melalui layanan umrah privat.

    Perusahaan juga memperluas cakupan bisnisnya dengan menjadi provider visa umrah pada Mei 2026. Kehadiran layanan tersebut melengkapi kebutuhan administrasi perjalanan ibadah yang disiapkan bagi calon jemaah.

    Dalam perjalanannya, PT Yamani Indo Group turut menangani keberangkatan ibadah umrah bersama Kadri Renggono pada September 2025.

    Dengan pertumbuhan bisnis yang terus berlangsung, PT Yamani Indo Group menargetkan dapat memperkuat daya saing dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perjalanan ibadah umrah yang dijalankannya.

  • Mengenal Riyan Saputra: Biodata Lengkap, Prestasi, dan Karier di Dunia Model

    Mengenal Riyan Saputra: Biodata Lengkap, Prestasi, dan Karier di Dunia Model

    Jakarta, Fobiz.id – Nama Riyan Saputra mulai dikenal di dunia modelling dan kreatif digital. Pria kelahiran Jakarta, 29 Juli 1993 itu aktif sebagai model sekaligus vlogger yang kerap membagikan konten travelling hingga pendakian gunung di media sosialnya.

    Dengan tinggi badan 178 sentimeter, Riyan dikenal memiliki karakter yang kuat dan dekat dengan alam. Kariernya di dunia modelling dimulai sejak masih duduk di bangku kuliah. Setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indraprasta PGRI, ia mulai aktif menjadi model freelance dan terlibat dalam berbagai proyek fashion hingga promosi produk.

    “Awalnya saya memang suka dunia kreatif dan fotografi. Dari situ mulai coba jadi model freelance sambil kuliah, ternyata banyak pengalaman dan relasi yang saya dapat,” ujar Riyan saat ditemui di Jakarta.

    Perjalanan kariernya terus berkembang hingga akhirnya bergabung dengan DMA Management sebagai talent model profesional. Selain modelling, Riyan juga aktif membuat konten bertema wisata alam, eksplorasi, dan pendakian gunung yang menjadi ciri khasnya di kalangan anak muda.

    “Kalau travelling dan naik gunung itu sudah jadi bagian dari hidup saya. Saya senang berbagi pengalaman perjalanan dan keindahan alam lewat konten video,” katanya.

    Tak hanya aktif di dunia hiburan digital, Riyan juga pernah menorehkan prestasi di ajang pageant. Pada 2023 lalu, ia berhasil meraih gelar Putera Hutan DKI Jakarta Persahabatan 2023. Penghargaan tersebut semakin memperkuat citranya sebagai figur muda yang peduli terhadap lingkungan dan pelestarian alam.

    Riyan Saputra Siap
    Foto Riyan Saputra, Sumber dokumentasi Pribadi

    Di luar aktivitas modelling dan content creator, Riyan diketahui tetap menjalani karier profesional di perusahaan swasta Jakarta. Saat ini ia bekerja sebagai Client Account Manager di salah satu perusahaan swasta sambil tetap aktif menjalani dunia hiburan dan digital kreatif.

    Namun, perjalanan kariernya disebut akan memasuki babak baru. Riyan mengaku tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan karier ke Jepang dengan fokus di bidang agrikultur modern.

    “Saya tertarik belajar teknologi pertanian modern di Jepang. Menurut saya ini pengalaman baru yang bisa membuka wawasan dan peluang ke depannya,” ungkapnya.

    Keputusan tersebut, lanjut Riyan, juga mendapat dukungan penuh dari keluarga dan orang-orang terdekatnya. Kemampuan bahasa asing yang dimilikinya pun menjadi modal untuk menjalani karier internasional. Selain fasih berbahasa Indonesia dan Inggris, Riyan juga menguasai bahasa Jepang serta memiliki kemampuan dasar bahasa Jerman.

    “Pastinya ada tantangan, tapi saya ingin mencoba hal baru dan berkembang lebih jauh lagi,” tutupnya.

  • Sabana Rayakan 20 Tahun dengan Identitas Baru dan Fun Run Nasional untuk Dongkrak UMKM

    Sabana Rayakan 20 Tahun dengan Identitas Baru dan Fun Run Nasional untuk Dongkrak UMKM

    JAKARTA, FOBIZ.ID – Merayakan dua dekade eksistensinya sekaligus menyambut HUT ke-81 RI, Sabana resmi meluncurkan identitas perusahaan dan logo baru di kawasan timur Jakarta, Rabu (29/4). Transformasi ini mempertegas posisi Sabana sebagai pelopor kebangkitan dan kemandirian UMKM.

    “Perubahan identitas ini adalah manifesto keberpihakan kami. Sabana hadir sebagai benteng ekonomi yang menjaga kedaulatan ekonomi mikro-nasional dan menyokong ribuan pengusaha kecil sebagai tulang punggung bangsa,” tegas Haji Syamsalis, Owner dan Founder Sabana Group.

    Sebagai aksi nyata dari transformasi tersebut, Sabana meluncurkan Sabana Fun Run 5K (SFR5K). Program ini dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi 1.000+ UMKM di Indonesia melalui integrasi aktivitas olahraga dan pemberdayaan sektor riil.

    Ali Amril, CEO QUPRO Indonesia sekaligus Chairman AKSI, menjelaskan bahwa inisiatif ini bekerja dengan logika efek pengganda (multiplier effect). “Acara ini menjadi katalis eksposur masif yang memicu lonjakan transaksi di tingkat akar rumput tempat gerai mitra beroperasi. Ini adalah simbiosis mutualisme; publik mendapat ruang rekreasi, UMKM mendapat eskalasi bisnis yang terstruktur,” urainya.

    Selaku Direktur Sabana Foundation dan Project Director Sabana Fun Run, Muhammad Haden Aulia Husein, menambahkan dimensi sosial dari proyek ini. “Sabana Fun Run adalah bentuk nyata kolaborasi kemanusiaan dan olahraga. Melalui Sabana Fun Run, kami memastikan setiap partisipasi publik memberikan dampak sosial langsung bagi keberlangsungan hidup mitra mikro sebagai pilar ekonomi keluarga,” jelasnya.

    Agenda puncak akan diselenggarakan serentak pada Agustus mendatang di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta dengan target 5.000 peserta, serta di lima titik strategis: Bandung, Pekanbaru, Padang, Palembang, dan Surabaya dengan target 500-1.000 peserta per kota. Konsolidasi ratusan komunitas lari dipastikan akan memenuhi lintasan 5 kilometer di seluruh titik aktivasi tersebut.

    Fayaddafa Najwan, Technical and Race Director SportQu, memastikan kesiapan infrastruktur operasional. “Pendaftaran resmi dibuka hari ini melalui portal run.sabana.co.id. Fokus kami adalah standar lintasan dan manajemen massa yang presisi guna menjamin kenyamanan pelari di lapangan,” tegasnya.

    Penyelenggara memberlakukan periode *Early Bird* mulai 29 April hingga 17 Mei 2026 dengan cashback 10% bagi 100 pendaftar pertama. Tersedia pula promo khusus komunitas melalui skema daftar 10 gratis 1 yang berlaku kelipatan.

    Sinergi manajemen profesional dan pemberdayaan ekonomi riil ini diharapkan menghasilkan kontribusi konkret bagi penguatan jaringan UMKM di seluruh Indonesia.

  • Donor Darah dan Seminar Kesehatan, Warnai Kegiatan HUT SKST

    Donor Darah dan Seminar Kesehatan, Warnai Kegiatan HUT SKST

    FOBIZ.ID – Dalam rangka memperingati HUT ke-27 Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST), digelar kegiatan donor darah dengan realisasi terkumpul sebanyak 272 kantong darah dari target 270 kantong sesuai angka HUT SKST tahun ini. Selain itu, dilaksanakan juga seminar kesehatan yang berlangsung di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Selasa (28/4/2026).

    Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Semen Tonasa Medical Center (STMC), PMI Kota Makassar, UTD RS Batara Siang Pangkep, serta Primaya Hospital Makassar.

    Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Keuangan dan SDM PT Semen Tonasa, Sulaiha Muhyiddin didampingi oleh Ketua SKST Musafir dan SM of STMC dr. Ahmad Gazali Basir. Dalam sambutannya, Direktur Keuangan dan SDM Sulaiha Muhyiddin menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang sangat mulia.

    “Ini merupakan kegiatan yang penuh nilai kebaikan, menjadi ladang amal bagi kita semua yang berpartisipasi mendonorkan darahnya. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian perusahaan dan karyawan terhadap sesama, sekaligus mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

    Kegiatan seminar kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan kerja dan berharap melalui kegiatan ini, para karyawan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mencegah risiko nyeri tulang belakang akibat aktivitas kerja. Lingkungan kerja yang sehat tentu akan berdampak pada peningkatan produktivitas,” tambahnya.

    Sementara itu, Ketua SKST Musafir, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya kesehatan di lingkungan kerja.

    Menurutnya, aktivitas kerja di lingkungan PT Semen Tonasa memiliki tantangan tersendiri, sehingga diperlukan pemahaman yang baik terkait pencegahan gangguan kesehatan, khususnya nyeri tulang belakang akibat kerja. Harapannya, seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam aktivitas sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat dan aman,” ungkapnya.

    Pada sesi seminar kesehatan, hadir sebagai narasumber Dr. dr. Jainal Arifin, Sp.OT (K) Spine, yang merupakan spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Konsultan Spine. Dalam talk show yang digelar secara hybrid (online dan offline), ia memberikan edukasi mengenai pencegahan nyeri tulang belakang akibat aktivitas kerja.

    Ia menekankan pentingnya menjaga postur tubuh saat bekerja, melakukan peregangan secara rutin, serta menerapkan pola hidup sehat guna meminimalisir risiko gangguan pada tulang belakang.
    Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan karyawan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan PT Semen Tonasa.

  • Antrian Jerigen Pertalite di SPBU Ampana Picu Kekhawatiran Warga

    Antrian Jerigen Pertalite di SPBU Ampana Picu Kekhawatiran Warga

    FOBIZ.ID, AMPANA – Kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite mulai terasa di Bailo, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 08.53 WITA.

    Di SPBU 74.94622 Bailo Ampana Kota, antrean tidak hanya didominasi kendaraan, tetapi juga deretan jerigen dalam jumlah banyak. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pembelian BBM subsidi dalam jumlah besar yang berpotensi diperjualbelikan kembali.

    Antrean Jerigen Picu Keresahan Warga

    Pemandangan tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan BBM masyarakat sekaligus memicu keresahan warga yang mempertanyakan stabilitas distribusi bahan bakar di wilayah tersebut.

    Salah seorang warga yang ikut mengantre BBM untuk kendaraannya mengaku heran karena aktivitas pengisian menggunakan banyak jerigen terlihat berlangsung tanpa adanya teguran dari pihak terkait.

    Warga Minta Pengawasan Distribusi BBM Diperketat

    Ia berharap pihak Pertamina bersama aparat penegak hukum dapat memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi, khususnya terhadap pembelian dalam jumlah besar yang diduga untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

    Menurutnya, tanpa pembatasan dan pengawasan yang ketat, potensi kelangkaan BBM subsidi akan semakin besar dan berpotensi merugikan masyarakat umum.

    “Kalau memang untuk dijual kembali, seharusnya ada pembatasan. Jangan sampai masyarakat umum justru kalah dengan pengecer,” ujarnya. (ADI)