Pelatih PSM, Tomas Trucha, menekankan fokus utama timnya adalah konsistensi dan clean sheet.
“Kami tidak bisa kehilangan poin lagi. Fokus kami jelas, bermain disiplin dan tidak kebobolan,”
Situasi ini mencerminkan kondisi PSM yang sedang berada di persimpangan. Beberapa hasil minor membuat laga melawan Bali United bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian mental bagi tuan rumah.
Bek PSM, Syahrul Lasinari, menambahkan bahwa pertandingan ini layaknya partai final:
“Kami menganggap pertandingan ini seperti final. Kami harus menang,”
Di sisi lain, Bali United datang dengan suasana berbeda. Tim tamu membawa kepercayaan diri setelah performa pertahanan yang solid dalam beberapa laga terakhir. Pelatih Johnny Jansen mengakui laga di Parepare tidak akan mudah, namun timnya siap menghadapi tekanan tuan rumah.
“PSM tim yang kuat, terutama secara fisik. Tapi kami datang untuk bertanding dan mencari kemenangan,”
Pertemuan dua tim ini pun berubah menjadi adu mental: PSM dengan beban wajib menang, Bali United dengan ketenangan tim yang sedang stabil. Jawabannya akan ditentukan di lapangan, bukan lagi di ruang konferensi. (*)

Tinggalkan Balasan