Penulis: armansajamo1@gmail.com

  • Global March to Gaza from Subang, Jawa Barat

    Global March to Gaza from Subang, Jawa Barat

    10.000 Warga Bersatu, Terhimpun Rp 1,14 Miliar untuk Palestina

    Subang, Jawa Barat, FOBIZ.ID – Gelombang solidaritas global untuk Palestina kini berdentum dari jantung Tanah Sunda, Subang, Jawa Barat. Aksi bela Palestina bertajuk “Global March to Gaza from Subang” berhasil menghimpun lebih dari 10.000 peserta yang memadati Alun-Alun Kota Subang, Minggu (22/6). Dalam momentum penuh empati dan haru ini, masyarakat Subang bersama para tokoh dan komunitasnya berhasil menggalang dana kemanusiaan sementara sebesar Rp 1,14 miliar, dan jumlah tersebut masih terus bertambah seiring antusiasme donasi dari berbagai elemen masyarakat.

    Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Yayasan Bina Masyarakat Berdaya (BMB), LAZ Asy Syifa Peduli, dan Aliansi Kemanusiaan Indonesia (AKSI), dengan dukungan penuh dari QUPRO Indonesia sebagai event organizer yang telah lebih dari 8 tahun menyelenggarakan event nasional maupun internasional yang berkelas, berkesan, dan menggugah.

    Lebih dari 100 organisasi dan komunitas turut berpartisipasi, mulai dari Muhammadiyah, NU, Persis, PUI, BKMT, Fatayat NU, hingga jejaring pesantren, sekolah, dan elemen masyarakat sipil di seluruh Kabupaten Subang. Kehadiran para tokoh pemerintahan dan lembaga negara pun menjadi penanda dukungan kelembagaan terhadap aksi kemanusiaan ini. Hadir secara langsung di lokasi antara lain Anggota DPR RI Elita Budiarti, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, serta jajaran Kepala Dinas dan Kepala Kantor Kementerian Agama Subang, bersama beberapa pejabat Kanwil kementerian lainnya. Tak kalah penting, hadir pula para camat dan perwakilan kepala desa se-Kabupaten Subang, serta pimpinan organisasi dan lembaga kemasyarakatan seperti NU, Muhammadiyah, PERSIS, PUI dan lainnya di tingkat kabupaten yang menunjukkan dukungan kolektif dari seluruh lapisan struktur daerah.

    Antusiasme masyarakat Subang ini adalah lebih dari refleksi dan aksi lokal. Ia menjadi bagian dari arus besar solidaritas dunia, sebagaimana ditegaskan oleh Ali Amril, Chairman AKSI, dalam penyampaian pesannya di tengah rangkaian acara.

    “Kita semua sedang menuju Gaza, pelan tapi pasti. Kita yang tidak hadir secara fisik mungkin merasa jauh dari Rafah. Tapi sejatinya, kita semuanya, setiap kita, sedang menuju ke sana. Melalui kesadaran, melalui doa, melalui acara-acara yang kita selenggarakan, melalui tulisan, melalui keberpihakan yang tidak pernah padam,” ungkap Ali Amril.

    “Itulah mengapa kita menyebutnya ‘Global March to Gaza from Subang’, karena suara Subang hari ini lebih dari sekadar gerakan lokal. Ia menggema sampai jauh. Dari rakyat Subang, untuk Palestina. Dari Indonesia, untuk keadilan dunia,” tambahnya.

    Pernyataan itu menjadi penegasan kolektif bahwa gerakan yang tumbuh di Subang merupakan bagian dari estafet nurani global, menyambung dentuman yang sebelumnya tak terbendung, dari aksi armada Madleen di laut Mediterania hingga barisan Global March to Gaza di perbatasan Rafah.

    Dalam sambutannya, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menyampaikan apresiasi mendalam atas keterlibatan luas masyarakat. Ia menyebut kehadiran ribuan warga sebagai pernyataan sikap kemanusiaan dari Tanah Sunda yang tidak bisa diabaikan dunia.

    Wali Band, Bang Onim, dan para talent perform di Panggung Aksi Bela Palestina di Subang, Jawa Barat

    “Hari ini kita berkumpul di Alun-Alun Kabupaten Subang untuk menunjukkan sikap bahwa masyarakat Subang tidak diam, tidak apatis terhadap kekejaman Zionis Israel. Tanpa kepentingan apapun, kita hanya punya satu tujuan: melihat kemerdekaan Palestina terwujud,” tegas Bupati Subang.

    Lebih dari sekadar ajakan simpatik, aksi ini juga menjadi langkah nyata keberpihakan Pemerintah Daerah bersama rakyatnya. Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, menyampaikan bahwa Pemkab telah mengedarkan imbauan resmi kepada seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan ini.

    “Persoalan Palestina adalah persoalan kemanusiaan, bukan sekadar konflik agama. Siapa pun yang merasa dirinya manusia, harus peduli dan tergerak hatinya,” ungkapnya.

    Aksi solidaritas ini turut dihadiri oleh aktivis kemanusiaan internasional Bang Onim, dan dimeriahkan oleh Wali Band, yang membawakan lagu-lagu perjuangan dan harapan. Puncak acara ditandai dengan doa bersama, pengibaran bendera raksasa Palestina dan Indonesia, serta pembacaan langsung pesan-pesan dari para pengungsi Gaza yang diterima oleh tim relawan.

    Lebih dari sekadar ekspresi emosional, kegiatan ini menjadi panggung edukasi publik, ruang refleksi nurani, dan wadah konkret penghimpunan donasi. Dana yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk bantuan pangan, air bersih, layanan medis, serta pemulihan anak-anak korban perang di Gaza.

  • Booth Speak Up #MulaiBicara Ramaikan CFD Summarecon Bekasi, Suarakan Lawan Pelecehan Seksual

    Booth Speak Up #MulaiBicara Ramaikan CFD Summarecon Bekasi, Suarakan Lawan Pelecehan Seksual

    Bekasi, FOBIZ.ID – Kampanye sosial #MulaiBicara kembali hadir dengan aksi nyata melalui kegiatan Booth Speak Up, yang sukses digelar di area Car Free Day (CFD) Summarecon Bekasi. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kampanye kesadaran terhadap isu pelecehan seksual dan kekerasan berbasis gender yang digagas oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Kampus Cibubur, sebagai bagian dari proyek mata kuliah Seni Kreatif yang dibimbing oleh Eka Megawati, M.I.Kom.

    Mengusung tagline “Mulai Dukung, Mulai Lawan, Mulai Bicara”, kegiatan ini mengajak masyarakat untuk menyuarakan pesan-pesan personal terkait pelecehan seksual-baik sebagai bentuk dukungan untuk korban maupun keberanian menolak tindakan kekerasan. Di booth yang disediakan, masyarakat diberikan kesempatan berbicara langsung di depan mikrofon dan menyampaikan suara hati mereka.

    Booth ini menjadi ruang aman dan inklusif, di mana setiap orang bebas menyampaikan keresahan, pengalaman, atau pesan moral. Banyak warga yang antusias berpartisipasi, mulai dari orang tua, remaja, hingga pengunjung yang awalnya hanya melintas.

    Dalam pernyataannya, Fajar Yoga Riantono, selaku Project Leader kampanye #MulaiBicara, mengatakan:

    “Kami percaya bahwa ruang aman bisa dimulai dari suara yang paling sederhana. Hari ini, di CFD, kita membuktikan bahwa masyarakat punya keberanian untuk berbicara. Ini bukan hanya soal berbagi pengalaman, tapi soal membangun solidaritas dan mendorong perubahan.”

    Kegiatan ini juga didukung penuh oleh sponsor utama PT. Kuala Deli Trans, yang turut membantu kelancaran pelaksanaan di lokasi. Kehadiran sponsor dalam kegiatan sosial seperti ini menjadi bentuk nyata kepedulian lintas sektor terhadap isu kekerasan berbasis gender.

    Melalui kegiatan ini, kampanye #MulaiBicara berharap dapat memperluas dampak edukasi, menjangkau lebih banyak komunitas, dan mendorong publik untuk tidak lagi diam. Karena perubahan selalu dimulai dari keberanian untuk bersuara.

    Ikuti dan dukung kampanye ini lebih lanjut di media sosial:
    Instagram, TikTok, dan X (Twitter) melalui akun: @kinimulaibicara

  • Ngopi Estetik Sekaligus Jaga Bumi? Yuk Pakai Tumbler Dekayu x Excelso dan Jadi Green Warrior!

    Ngopi Estetik Sekaligus Jaga Bumi? Yuk Pakai Tumbler Dekayu x Excelso dan Jadi Green Warrior!

    Fobiz.id – Gerakan Green Warrior dari Excelso dan Dekayu hadirkan tumbler kayu berkelanjutan lengkap dengan bibit pohon akasia. Jadi bagian dari masa depan yang lebih hijau selagi menikmati diskon spesial di Excelso!

    Kolaborasi Estetik Bernilai Sustainability
    Jaringan kedai kopi ternama Excelso menggandeng brand kerajinan kayu lokal asal Yogyakarta, Dekayu untuk meluncurkan kampanye Green Warrior. untuk meluncurkan kampanye Green Warrior. Kolaborasi ini bukan hanya soal desain tumbler yang estetik, tetapi juga sebuah langkah konkret dalam mempromosikan gaya hidup sustainability di kalangan anak muda, khususnya Gen Z.

    Bagi Excelso, kampanye ini adalah perpanjangan dari komitmen mereka dalam mendorong gaya hidup berkelanjutan. Setiap pelanggan yang membawa Sustainability Tumbler ke outlet Excelso akan mendapat potongan harga 50% setiap hari Rabu dan Jumat. Potongan ini bukan hanya sebagai insentif, melainkan sebagai ajakan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Excelso melihat inisiatif ini sebagai bagian dari transformasi bisnis yang tidak hanya menyajikan kopi terbaik dari petani lokal, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan dan sosial.

    Sustainability Tumbler yang Bukan Sekadar Gaya
    “Kami percaya kolaborasi ini adalah wujud nyata bagaimana desain bisa bertemu dengan makna,” ujar Ayyu, Creative Marketing Communication Dekayu. “Melalui Sustainability Tumbler ini, kami ingin mengajak lebih banyak orang, khususnya generasi muda, untuk berpartisipasi dalam gaya hidup yang lebih ramah lingkungan serta mendukung pengrajin lokal.”

    Tumbler ini juga dilengkapi dengan bibit pohon akasia dalam paket hampers-nya. Sebuah simbol bahwa setiap pembelian adalah kontribusi nyata untuk keberlanjutan. Kolaborasi ini memperkuat posisi Dekayu sebagai brand lokal yang tak hanya unggul dalam estetika, tetapi juga berkontribusi terhadap lingkungan dan ekonomi kreatif.

    Tumbler Bermakna, Aksi Nyata untuk Bumi
    Sustainability Tumbler dari Dekayu kini tersedia di outlet Excelso Jakarta dan Surabaya, dengan rencana ekspansi ke lebih banyak kota. Respon hangat, terutama dari Gen Z, menandakan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya gaya hidup berkelanjutan.

    Dibuat dari kayu jati oleh pengrajin lokal, tumbler ini bukan hanya ikon estetik, tetapi juga simbol kontribusi nyata. Setiap pembelian berkontribusi langsung pada pengurangan limbah plastik sekali pakai, sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif Indonesia

    Gabung Jadi Green Warrior Hari Ini
    Dengan membeli dan menggunakan Sustainability Tumbler dari Excelso dan Dekayu, pelanggan otomatis bergabung dalam komunitas Green Warrior sebuah gerakan yang mendorong perubahan kecil dengan dampak besar. Melalui kebiasaan sederhana seperti membawa tumbler sendiri dan menanam bibit pohon akasia, kita bersama-sama menanam harapan untuk masa depan yang lebih hijau, inklusif secara sosial, dan berdaya secara ekonomi.

    Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan mengenai program ini, pelanggan dapat mengunjungi Instagram @dekorasi.kayu, TikTok @dekayudekorasikayu, atau situs resmi dekayu.id.

  • Penyuluh Kemenag Pangkep yang Berhasil Lolos ke Tingkat Nasional

    Penyuluh Kemenag Pangkep yang Berhasil Lolos ke Tingkat Nasional

    Pangkep, Fobiz.id — Penyuluh Kementrian Agama, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil lolos ke tingkat nasional, pada ajang Penyuluh Awards Kementerian Agama 2025.

    Haerul salah seorang penyuluh kemenag Pangkep, ini berhasil dinobatkan sebagai penyuluh kategori pemberdayaan ekonomi ummat, melalui pembinaan pengelolaan hasil pertanian sesuai syariat agama.

    “Seleksinya sejak bulan April lalu, mulai tingkat kabupaten hingga di Provinsi. Alhamdulillah, dinobatkan lolos ke tingkat nasional,”ucap Haerul, Senin (16/6/2025).

    Dijelaskan, penyuluh awards Kementrian agama ini, terdapat sembilan kategori yakni, anti korupsi, kesehatan masyarakat, metode penyuluhan baru, pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi ummat, pendampingan hukum, pendampingan kelompok rentang, penguatan moderasi beragam, peningkatan literasi alquran.

    “Saya pribadi pada kategori pemberdayaan ekonomi ummat. Ini bagaimana, mendampingi atau membina para pemilik lahan dan pengelola lahan khususnya pada sektor pertanian.

    Bagaimana sistem bagi hasil antara pemilik lahan dan pengelola agar sesuai dengan syariat agama. Terpenting pula bagaimana mendorong perekonomian dan produktivitas petani,”jelasnya.

    Terpisah, Zainuddin salah seorang pengelola lahan pertanian diwilayah desa Manggalung, kecamatan Mandalle, Pangkep, menanggapi bahwa apa yang menjadi pembinaan dari penyuluh kemenag Pangkep ini, sangatlah membantu pada sistem bagi hasil yang sesuai dengan syariat agama.

    “Bagi kami tentu kehadiran penyuluh ini, menjadi sarana mediasi antara pemilik lahan dan pengelola. Bagaimana agar tidak adanya perselisihan hasil nantinya. Ini sangat membantu kami, agar hasil yang kami dapatkan pula dapat sesuai dengan syariat agama,”ujarnya.

    Sementara itu, Kepala kantor Kemenag Pangkep, Muhammad Nur Halik memberi apresiasi tinggi terhadap penyuluh yang berprestasi dan kreatif.

    “Tentu apresiasi yang tinggi terhadap penyuluh yang telah mengabdikan diri ditengah masyarakat. Program yang telah dijalankan Kementrian agama merupakan langkah dalam mengapresiasi kinerja para penyuluh. Kami di kementerian agama Pangkep tentu sangat berbangga adanya penyuluh kami yang lolos ke tingkat nasional,”katanya.

    Dia pun berpesan, agar penyuluh dan pegawai lainnya khususnya dilingkup kementrian agama Kabupaten Pangkep, agar terus berinovasi, bekerja ikhlas, dan menjaga integritas. (*)

  • French For You Indonesia, Pionir Kursus Pelajaran Sekolah Prancis di Indonesia

    French For You Indonesia, Pionir Kursus Pelajaran Sekolah Prancis di Indonesia

    FOBIZ.ID – Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat Indonesia terhadap pendidikan internasional dan bahasa asing semakin meningkat. Bahasa Prancis menjadi salah satu pilihan utama, baik untuk tujuan studi, karier, maupun kehidupan global yang lebih luas. Melihat kebutuhan yang terus berkembang ini, French For You Indonesia hadir sebagai pionir dalam menghadirkan kursus bahasa Prancis yang terintegrasi dengan kurikulum sekolah Prancis, dan terbuka untuk segala usia.

    Sejak berdiri pada tahun 2020 di bawah PT Sincera Global Education, French For You Indonesia telah mendampingi siswa dari berbagai latar belakang, mulai dari anak-anak diaspora, pelajar yang ingin studi ke Prancis, hingga profesional yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa asing mereka. Lembaga ini tidak hanya menawarkan pembelajaran atau kursus bahasa Prancis, tetapi juga pelajaran seperti Matematika, Sejarah, Geografi, Fisika dan sebagainya sesuai kurikulum sekolah Prancis, dalam bahasa Prancis, untung jenjang SD hingga SMA.

    Nadia, salah satu pengajar utama yang telah menetap di Prancis dan Swiss (wilayah berbahasa Prancis) selama lebih dari satu dekade, berbagi pandangannya. “Banyak siswa Indonesia sebenarnya memiliki potensi luar biasa. Namun, ketika mereka pindah ke negara-negara berbahasa Prancis seperti Prancis, Swiss, atau Belgia untuk bersekolah, mereka sering mengalami kesulitan di sekolah, meskipun sebelumnya sudah mengikuti kursus Bahasa Prancis. Hal ini biasanya disebabkan oleh kurangnya penguasaan kosakata spesifik mata pelajaran sekolah, serta tidak terbiasa dengan metode dan pendekatan belajar dalam sistem pendidikan di sana. Kami tidak hanya mengajarkan bahasa, kami mendampingi mereka secara akademik dan membekali mereka dengan pemahaman budaya dan tips-tips yang akan sangat membantu mereka menghadapi tantangan akademik maupun sosial di negara baru.”

    French For You Indonesia menghadirkan berbagai program bimbingan unggulan yang dirancang agar fleksibel, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan masing-masing murid. Beberapa di antaranya meliputi kelas bahasa Prancis untuk anak-anak dan remaja, pelatihan bahasa prancis untuk profesional dan korporat, program intensif persiapan ujian DELF, serta layanan pendampingan akademik untuk siswa sekolah Prancis.

    Kelas tersedia secara online maupun offline di Jakarta, dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Teknologi dan materi pembelajaran yang digunakan juga memungkinkan sesi pengajaran lebih dinamis dan mendalam, sambil tetap menjaga sentuhan personal dalam interaksi pengajar dan peserta.

    Hingga saat ini, French For You Indonesia telah dipercaya oleh keluarga dan individu dari berbagai kota di Indonesia, serta komunitas diaspora di negara-negara seperti Prancis, Swiss, Thailand, dan Malaysia yang secara spesifik bersekolah di sekolah Prancis. Pendekatan yang inklusif dan berfokus pada kualitas menjadi alasan utama mengapa lembaga ini terus berkembang dan dikenal luas di kalangan mereka yang serius ingin belajar bahasa Prancis.

    Tentang French For You Indonesia
    French For You Indonesia adalah lembaga kursus yang berfokus pada pengajaran bahasa Prancis untuk segala usia serta pendampingan akademik untuk sekolah dengan kurikulum Prancis mulai dari jenjang SD hingga SMA. French For You Indonesia juga menyediakan layanan konsultasi beasiswa dan karier bagi mereka yang ingin melanjutkan studi atau bekerja di Prancis. Didukung oleh tim pengajar yang berpengalaman dan pendekatan belajar yang adaptif, lembaga ini menawarkan solusi pembelajaran bahasa asing yang efektif, inklusif, dan dapat diakses oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa.

    Untuk informasi lebih lengkap mengenai program yang tersedia, kunjungi situs resmi French For You Indonesia www.frenchforyouid.com atau di akun Instagram @frenchforyou.id.

  • “Ngancani Lakuku”: Kolaborasi Yogi Anggita dan Ronald Dewa Hadirkan Nuansa Romantis dalam Balutan Bahasa Jawa

    “Ngancani Lakuku”: Kolaborasi Yogi Anggita dan Ronald Dewa Hadirkan Nuansa Romantis dalam Balutan Bahasa Jawa

    Klaten, Fobiz.id — Musik daerah kembali menunjukkan eksistensinya lewat rilisan terbaru bertajuk “Ngancani Lakuku”, lagu duet berbahasa Jawa yang dinyanyikan oleh Yogi Anggita bersama Ronald Dewa. Lagu ini resmi dirilis hari ini dalam bentuk video musik melalui kanal YouTube Irama Production.

    Dibalut dengan nuansa romansa dan keintiman emosional, “Ngancani Lakuku” menampilkan lirik sederhana namun kuat, menghadirkan potret cinta yang penuh ketulusan. Lagu ini ditulis dan diproduseri oleh Ronald Dewa Hutomo Putro, sosok yang sebelumnya dikenal lewat karya-karya pop-Jawa bernuansa akustik dan mendalam.

    Narasi Cinta dalam Bahasa Ibu

    “Ngancani Lakuku” secara harfiah berarti Menemani Langkahku. Melalui lirik berbahasa Jawa, lagu ini menyampaikan pesan cinta yang sarat dengan kejujuran dan kesetiaan. Dibuka dengan ajakan sang pria kepada pasangannya untuk bersandar dan melihat langit malam bersama, lagu ini perlahan-lahan membawa pendengar pada dinamika hubungan dua insan.

    Potongan lirik seperti:

    “Ojo lungo, ojo ngliyo, Tulung koe ojo nganti neko-neko”
    (Jangan pergi, jangan berpaling, tolong jangan sampai berubah-ubah)

    menggambarkan keinginan akan kepastian dan kesetiaan dalam hubungan. Sementara itu, bagian reff menyatukan vokal pria dan wanita dalam satu kesatuan komitmen:

    “Dadi siji saklawase karo aku, Ngancani lakuku”
    (Menjadi satu selamanya denganku, menemani jalanku)

    Duet Harmonis Dua Penyanyi Muda

    Keterlibatan Yogi Anggita, penyanyi muda berbakat asal Klaten, dalam proyek ini menambah kekuatan emosional lagu. Suaranya yang lembut namun tegas berpadu selaras dengan karakter vokal Ronald Dewa, menghasilkan harmoni yang kuat namun tetap natural.

    Lagu ini memadukan warna vokal keduanya tanpa saling menenggelamkan. Interaksi antar vokal terasa seimbang dan memperkuat narasi cerita cinta dua arah, di mana kedua tokoh sama-sama menyatakan niat untuk berjalan bersama dalam segala situasi.

    Visual yang Sederhana namun Penuh Makna

    Video musik “Ngancani Lakuku” yang dirilis melalui Irama Production menampilkan visual malam hari dengan latar alam terbuka, menggambarkan kesunyian yang damai dan penuh harapan. Dalam video tersebut, pasangan kekasih digambarkan menikmati malam dengan berbincang di bawah cahaya bulan dan bintang—simbol ketenangan dan ikatan yang tak terucap.

    Tanpa efek berlebihan, penyutradaraan video lebih menekankan pada ekspresi wajah dan kedekatan antar tokoh, selaras dengan pesan lagu tentang kesederhanaan dan ketulusan dalam cinta.

    Ronald Dewa: “Lagu Ini Adalah Representasi Cinta yang Tidak Ribet”

    Ronald Dewa, yang menulis sekaligus memproduseri lagu ini, mengatakan bahwa “Ngancani Lakuku” merupakan bentuk pengembalian musik cinta kepada hal-hal yang mendasar. Tanpa metafora yang berbelit, lagu ini ingin menyampaikan bahwa cinta tidak selalu butuh kata-kata rumit.

    “Aku pengin lagu iki bisa langsung dirasakke. Ora usah mikir keras, cukup dirungokke lan dirasakke saka ati,” ungkap Ronald.

    Menurutnya, kolaborasi dengan Yogi Anggita berjalan sangat lancar karena keduanya memiliki pemahaman yang sama terhadap pesan lagu. Ia juga menegaskan bahwa penggunaan bahasa Jawa bukan sekadar gaya, melainkan bentuk penghargaan terhadap akar budaya.

    Dirilis Resmi di Kanal YouTube Irama Production

    Hari ini, Selasa (10/6), “Ngancani Lakuku” secara resmi dirilis di kanal YouTube Irama Production. Video musik tersebut mendapat sambutan positif dari warganet, terutama kalangan penikmat musik Jawa. Banyak komentar menyebut lagu ini sebagai “tembang sing nyentuh ati” (lagu yang menyentuh hati), dan memuji keharmonisan suara Yogi dan Ronald.

    Rilis ini menandai langkah baru dalam kiprah Ronald Dewa sebagai produser, sekaligus menjadi proyek kolaborasi penting bagi Yogi Anggita di tahun ini.

    Data Lagu:

    • Judul: Ngancani Lakuku

    • Penyanyi: Yogi Anggita & Ronald Dewa

    • Penulis Lagu & Produser: Ronald Dewa Hutomo Putro

    • Tanggal Rilis: 10 Juni 2025

    • Label: Irama Production

    • Platform Rilis: YouTube (Irama Production)

    Penutup

    “Ngancani Lakuku” bukan sekadar lagu cinta, melainkan pernyataan bahwa bahasa daerah masih sangat relevan untuk menyampaikan emosi universal. Lewat harmoni vokal dan lirik yang kuat, lagu ini menjadi salah satu bukti bahwa kesederhanaan dalam musik mampu menembus batas bahasa dan waktu.

    Lagu ini dapat disaksikan secara langsung di kanal YouTube Irama Production, dan siap menjadi bagian dari daftar putar para penikmat musik Jawa modern.

  • “Dadi Guyonan”, Tembang Patah Hati dari Caca Lolita yang Menggugah Nurani

    “Dadi Guyonan”, Tembang Patah Hati dari Caca Lolita yang Menggugah Nurani

    Klaten, Fobiz.id — Penyanyi muda asal Klaten, Caca Lolita, kembali mencuri perhatian pecinta musik Jawa lewat rilis lagu terbarunya berjudul “Dadi Guyonan”. Lagu ini menyuarakan kisah cinta sepihak yang berakhir menjadi candaan, dibalut dalam aransemen sendu dan lirik yang menyayat. Ditulis dan diproduseri oleh Ronald Dewa Hutomo Putro, lagu ini menandai konsistensi Caca Lolita dalam membawa tema-tema emosional yang dekat dengan realitas masyarakat.

    Lagu ini diperdengarkan perdana secara langsung dalam sebuah pertunjukan musik di panggung Ikan Bakar PRJ, dengan band Cengkarock bertindak sebagai pengiring penampilan panggung. Proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Avasan Record, menghasilkan kualitas audio yang bersih dan emosional.

    Suara Hati dari yang Tak Dipilih

    “Dadi Guyonan” mengangkat cerita seseorang yang mencintai dengan sepenuh hati, namun harus merelakan kekasihnya memilih orang lain. Bukan karena kurang cinta, melainkan karena keterbatasan sosial dan ekonomi yang tak bisa bersaing.

    Pesan ini tersampaikan dalam bait demi bait yang menggunakan bahasa Jawa halus dan lugas. Berikut lirik lengkap lagu “Dadi Guyonan”:

    DADI GUYONAN

    Singer: Caca Lolita
    Lirik & Produser: Ronald Dewa Hutomo Putro
    Mix & Mastering: Avasan Record
    Pengiring panggung: Cengkarock

    Verse 1:
    Lewat tembang iki nyadarke ati
    Yen sliramu ora nresnani
    Senajan gede roso tresnoku go koe
    Nanging endinge tetep udu pemenange

    Verse 2:
    Senajan udu pilihanmu
    Aku tetep nrimo
    Dayane wong ora due
    Berjuang mung dadi guyonan

    Reff:
    Gusti pripun saene
    Bertahan nanggung loro
    Ameh lungo ora tego
    Mergo udu aku seng di karepno
    Senajan bendinone aku
    Seng kerep ngancani
    Duh abote uwong nandang tresno

    Verse 3 (Ulang):
    Senajan udu pilihanmu
    Aku tetep nrimo
    Dayane wong ora due
    Berjuang mung dadi guyonan

    Reff (Ulang):
    Gusti pripun saene
    Bertahan nanggung loro
    Ameh lungo ora tego
    Mergo udu aku seng di karepno
    Senajan bendinone aku
    Seng kerep ngancani
    Duh abote uwong nandang tresno

    Reff (Ulang Akhir):
    Gusti pripun saene
    Bertahan nanggung loro
    Ameh lungo ora tego
    Mergo udu aku seng di karepno
    Senajan bendinone aku
    Seng kerep ngancani
    Duh abote uwong nandang tresno

    Caca Lolita dan Identitas Musik Daerah

    Caca Lolita, yang memiliki nama asli Anarima Nurmawati, lahir di Klaten pada 28 Maret 2004. Sejak awal kariernya, ia telah dikenal sebagai penyanyi muda yang konsisten membawakan lagu-lagu berbahasa Jawa dengan tema kehidupan nyata yang sarat makna. Vokalnya yang lembut dan penuh penjiwaan menjadi ciri khas yang kuat dalam setiap penampilannya.

    Dalam lagu “Dadi Guyonan”, Caca tidak hanya tampil sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai penyampai rasa dari banyak orang yang pernah merasa cintanya tak dihargai. Lagu ini bukan sekadar karya musik, tapi juga narasi dari ribuan hati yang tak terdengar.

    “Aku ingin tetap membawa cerita-cerita yang nyata dan dekat dengan pendengar, terutama dalam bahasa Jawa. Karena di situ ada rasa, ada nilai budaya yang harus dijaga,” ungkap Caca usai tampil di PRJ.

    Lagu Patah Hati yang Bersuara Sosial

    “Dadi Guyonan” tak hanya bercerita tentang patah hati. Lagu ini juga menjadi potret sosial tentang ketimpangan dalam hubungan, di mana cinta tulus sering kali tersingkir oleh realitas status dan materi. Tema ini relevan di kalangan muda maupun dewasa, menjadikan lagu ini mudah diterima oleh berbagai lapisan pendengar.

    Kehadiran lagu ini juga memperkaya khasanah musik daerah di tengah gempuran musik digital modern. Dengan tetap menjaga estetika lirik Jawa dan alur musikal yang emosional, “Dadi Guyonan” berhasil berdiri sebagai tembang pop-Jawa yang menyentuh dan bermakna.

    Penutup

    Dengan peluncuran “Dadi Guyonan”, Caca Lolita sekali lagi membuktikan bahwa musik daerah masih memiliki tempat istimewa dalam industri musik nasional. Lagu ini adalah bentuk keberanian untuk menyuarakan luka, melalui bahasa yang mengakar dalam budaya.

    Kini, “Dadi Guyonan” sudah tersedia di berbagai platform streaming digital, dan dalam waktu dekat akan hadir dalam format video musik.

    Hastags: Caca Lolita, Dadi Guyonan, Ronald Dewa Hutomo Putro, Cengkarock Band, Penyanyi Klaten

  • PALESTINA RUN 2025: Inovasi QUPRO Indonesia untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Olahraga, EDOTAINMENT, dan Wakaf

    PALESTINA RUN 2025: Inovasi QUPRO Indonesia untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Olahraga, EDOTAINMENT, dan Wakaf

    Depok, Fobizz.id — Sebuah inovasi dalam aksi peduli Palestina hadir lewat ajang olahraga bertajuk PALESTINA RUN 2025, yang akan diselenggarakan pada Minggu, 3 Agustus 2025 pukul 05.00–09.00 WIB di Alun-Alun Kota Depok. Ajang ini bukan sekadar lari biasa. Palestina Run menggabungkan semangat solidaritas, gaya hidup sehat, edukasi kemanusiaan, hingga penggalangan dana berbasis wakaf, sebagai dukungan jangka panjang untuk Palestina.

    Kegiatan ini terdiri dari 3 kategori utama:

    – 🏃‍♂ FUN RUN – Lari bersama ribuan peserta
    – 🚶‍♀ FUN WALK – Jalan santai penuh makna untuk semua kalangan
    – 🌍 VIRTUAL RUN – Bisa diikuti dari mana pun dan terbuka untuk komunitas yang ingin menjadi leader di kotanya

    Vice Project Lead Palestina Run 2025, Syahla Delia, menyampaikan bahwa kegiatan ini ingin menghadirkan pengalaman menyuarakan solidaritas dengan cara yang fun dan penuh semangat.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa berpihak pada Palestina bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan membangkitkan semangat. Palestina Run adalah ruang kolaborasi seluruh elemen masyarakat.”

    Palestina Run juga dimeriahkan oleh sejumlah kegiatan penyerta yang memperkuat pesan solidaritas, antara lain:

    – Gaza Silent Minute
    – Doa lintas iman untuk Palestina
    – Performance spektakuler dari musisi dan tokoh inspiratif
    – Bazaar F&B dan booth UMKM lokal
    – Palestina Charity Corner
    – Photobooth, Graffiti Wall, dan bazaar produk khas Palestina

    Sejumlah tokoh publik dan brand ambassador turut mendukung kegiatan ini, di antaranya: Fitri Tropica, Izzatul Islam, Azzam Haroki, dan Bang Onim bersama keluarga.

    Awalnya direncanakan di area CFD Margonda, namun karena lonjakan antusiasme publik dan kebutuhan akan ruang yang lebih representatif, lokasi di-upgrade ke Alun-Alun Kota Depok, dengan lokasi yang lebih luas, tertata, dan nyaman bagi lebih dari 5.000 peserta. Acara ini juga terselenggara atas dukungan dan kerja sama dengan Pemerintah Kota Depok.

    CEO QUPRO INDONESIA, Ali Amril, menyatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan nilai-nilai utama perusahaan:

    “Diam adalah kemewahan yang tak lagi relevan. Saatnya bersuara terus sampai Palestina merdeka.”

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa QUPRO senantiasa siap menjadi mitra dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang berdampak:

    “Kami percaya bahwa perubahan sosial yang berkelanjutan membutuhkan pendekatan yang menyentuh akal dan hati. Karena itu sejak awal QUPRO mengusung konsep EDOTAINMENT, perpaduan antara Education, Donation, dan Entertainment. Insya Allah, kami siap menjadi mitra untuk agenda-agenda berkelas, bermakna, dan membekas di hati.”

    Ali Amril (Direktur QUPRO Indonesia)

    🌍 Untuk Masyarakat Jabodetabek:

    Jangan lewatkan kesempatan hadir langsung! Jadilah bagian dari gelombang besar solidaritas global.

    📲 Tidak bisa hadir langsung?

    Kamu tetap bisa ikut lewat Virtual Run, bahkan menginisiasi dan jadi official leader Virtual Palestina Run di kota dan komunitasmu!

    📌 Daftar sekarang sebelum batch terakhir ditutup!
    bit.ly/PalestinaRun2025

    📞 Info & Kolaborasi Komunitas: 0811-1010-8925
    📸 IG Resmi: @palestinarun @quproindonesia

  • Ketua BPD Soroti Sikap Arogan Plh. Pj. Kades Pajeruan Sampang Terkait Rencana Evaluasi Perangkat Desa

    Ketua BPD Soroti Sikap Arogan Plh. Pj. Kades Pajeruan Sampang Terkait Rencana Evaluasi Perangkat Desa

    Sampang, Fobiz.id – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pajeruan, Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang, Syaiful Bahri, melontarkan kritik keras terhadap rencana Pelaksana Harian (Plh.) Penjabat Kepala Desa Pajeruan yang berencana mengevaluasi perangkat desa yang tidak hadir dalam kegiatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
    Syaiful menilai langkah Plh. Pj. Kades tersebut tergesa-gesa dan mencerminkan sikap arogan dalam mengambil kebijakan penting di desa.

    “Plh. belum pernah masuk kantor desa, belum pernah berkoordinasi dengan perangkat desa apalagi BPD, tahu-tahu langsung mengeluarkan undangan untuk Musdes Khusus. Seharusnya sebagai ASN dari Kecamatan Kedungdung, dia paham aturan,” tegas Syaiful Bahri, Rabu (21/5).

    Syaiful, yang akrab disapa Bahri, mempertanyakan urgensi rencana evaluasi terhadap perangkat desa yang tidak hadir dalam forum pembentukan koperasi. Menurutnya, kegiatan tersebut seharusnya didahului oleh proses pra-musyawarah untuk menggali potensi desa secara lebih menyeluruh dan partisipatif.

    “Pembentukan koperasi desa itu bukan urusan pribadi. Harus ada pra-musyawarah, melibatkan banyak pihak, bukan langsung main undang musdes khusus. Desa ini milik masyarakat, bukan milik Plh. sendiri,” katanya.

    Lebih lanjut, Bahri menyebut tindakan Plh. Kades tersebut tidak hanya terburu-buru, tetapi juga tidak sesuai dengan prosedur. Ia bahkan menyebut bahwa undangan yang diklaim sudah dikirim jauh hari sebelumnya, ternyata baru disampaikan satu hari sebelum acara.

    “Kalau dia bilang sudah diundang jauh-jauh hari, itu bohong. Saya punya bukti screenshot undangan via WhatsApp yang baru dikirim satu hari sebelumnya. Ini bukan hanya soal arogansi, tapi juga kebohongan publik,” ujar Bahri sambil menunjukkan tangkapan layar undangan tersebut.

    Menurutnya, Camat Kedungdung juga perlu memberikan arahan kepada Plh. Kades terkait pemahaman regulasi dan etika pemerintahan desa agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

    “Camat harusnya juga tahu kondisi anak buahnya. Ajari Plh. sedikit tentang aturan. biar tidak asal mengeluarkan statemen tanpa dasar, ” tegasnya.

    Hingga berita ini ditulis, Plh. Pj. Kepala Desa Pajeruan belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Ketua BPD tersebut.

  • Ronald Dewa dan Caca Lolita Lepas “Sugeng Rawuh”, Lagu Cinta Jawa dengan Sentuhan Pop Dangdut

    Ronald Dewa dan Caca Lolita Lepas “Sugeng Rawuh”, Lagu Cinta Jawa dengan Sentuhan Pop Dangdut

    Klaten, Fobiz.id — Lagu terbaru berjudul “Sugeng Rawuh” resmi dirilis pada 13 Mei 2025 oleh Ronald Dewa bersama penyanyi muda Caca Lolita. Single ini sudah tersedia di seluruh platform musik digital, lengkap dengan video klip yang dapat disaksikan melalui kanal YouTube Irama Production.

    Diciptakan oleh Ronald Dewa Hutomo Putro, musisi kelahiran Wonogiri, 5 Desember 1988, lagu ini hadir dengan balutan genre pop dangdut yang dipadukan dengan lirik berbahasa Jawa. Dalam kolaborasi ini, Ronald menggandeng Caca Lolita — penyanyi asal Klaten kelahiran 28 Maret 2004 — yang menyumbangkan vokal lembut dan emosional.

    Diiringi band Cengkarock, Sugeng Rawuh menampilkan nuansa musik yang khas, mengalun ringan namun sarat makna. Lagu ini menyampaikan rasa syukur atas hadirnya sosok yang dicinta, serta harapan untuk membangun masa depan bersama. Pesan tersebut diperkuat dengan pemilihan diksi Jawa yang puitis dan menyentuh.

    Berikut lirik lengkap lagu “Sugeng Rawuh”:

    SUGENG RAWUH
    Penulis: Ronald Dewa Hutomo Putro

    Sugeng rawuh duh wong bagus
    Seng tak tresnani
    Mugi tansah bahagio
    Sesandingan kaleh kulo

    Nemu sliramu dadi tombo
    Neng atiku ampun lungo
    Awi sesarengan ngukir cerito

    Kawulo janji bakal tak gemateni
    Seng tak tresnani nompo kekuranganku

    Reff:
    Matur nuwun Gusti atinipun sampun bungah
    Pandongaku mugo iso tekan neng pelaminan
    Duh wong bagus parasmu kang manis madu
    Yo mung siro seng tak tresno mboten enten tiang liyo

    “Sugeng Rawuh” menjadi bukti komitmen Ronald Dewa dalam merawat kekayaan budaya lokal melalui musik, sekaligus memperkenalkan potensi vokal Caca Lolita ke ranah lebih luas. Lagu ini tidak hanya memanjakan telinga, tetapi juga menyentuh sisi emosional para pendengarnya.