Penulis: armansajamo1@gmail.com

  • Di Tengah Ketidakpastian, Ekonomi Nasional Tetap Tangguh

    Di Tengah Ketidakpastian, Ekonomi Nasional Tetap Tangguh

    Penulis: Hendy Pebrian Azano Ramadhan Putra
    Pekerjaan: Pegawai Bank Indonesia

    Fobiz.id – Tekanan geopolitik, perlambatan perdagangan, hingga dinamika pasar keuangan masih menjadi tantangan bagi banyak negara. Di tengah kondisi tersebut, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang solid. Data Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan. Angka itu lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 5,39 persen.

    Angka tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi domestik masih terjaga kuat. Permintaan masyarakat tetap tumbuh, mobilitas meningkat, dan berbagai stimulus Pemerintah turut menopang konsumsi nasional. Ke depan, pertumbuhan ekonomi tahun 2026 diprakirakan tetap berada pada kisaran 4,9 hingga 5,7 persen. Prospek tersebut didukung sinergi kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

    Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui instrumen moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar, memperkuat likuiditas, serta mendukung pembiayaan ekonomi nasional.

    Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama pertumbuhan. Pada triwulan I 2026, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52 persen secara tahunan. Peningkatan itu didorong mobilitas masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional Idulfitri 1447 Hijriah serta berbagai stimulus konsumsi yang diberikan Pemerintah.

    Konsumsi Pemerintah juga tumbuh tinggi sebesar 21,81 persen. Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan realisasi belanja pegawai melalui gaji ke-14 atau THR dan pelaksanaan program prioritas nasional, terutama Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara itu, konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh 6,28 persen seiring meningkatnya aktivitas organisasi kemasyarakatan.

    Dari sisi investasi, pertumbuhan tercatat sebesar 5,96 persen. Kinerja tersebut terutama ditopang peningkatan investasi kendaraan, mesin, dan perlengkapan produksi. Ekspor juga tetap tumbuh positif sebesar 0,90 persen. Kondisi ini didukung permintaan dari sejumlah mitra dagang utama serta meningkatnya aktivitas pariwisata, termasuk kunjungan wisatawan mancanegara.

    Dari sisi lapangan usaha, mayoritas sektor ekonomi mencatat pertumbuhan positif. Industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian tetap menjadi kontributor utama pertumbuhan nasional.

    Selain itu, sektor akomodasi, makan minum, transportasi, dan pergudangan tumbuh tinggi sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat selama Idulfitri dan aktivitas wisata domestik maupun internasional. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi tercatat di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Kinerja tersebut kemudian diikuti Sulawesi, Jawa, Sumatera, Maluku dan Papua, serta Kalimantan.

    Rangkaian data tersebut memperlihatkan bahwa fondasi ekonomi Indonesia masih kuat. Di tengah tantangan global yang belum sepenuhnya mereda, konsumsi domestik, investasi, dan penguatan kebijakan tetap menjadi motor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

  • ENSLAVER Dikembangkan sebagai Sistem Intelijen Multi-Agent untuk Pengusaha dan Solopreneur

    ENSLAVER Dikembangkan sebagai Sistem Intelijen Multi-Agent untuk Pengusaha dan Solopreneur

    Fobiz.id – Perkembangan artificial intelligence (AI) mendorong lahirnya berbagai platform chatbot modern yang menawarkan kemudahan akses informasi secara instan. Namun di tengah maraknya teknologi tersebut, muncul pendekatan baru bernama ENSLAVER yang dikembangkan sebagai multi-agent intelligence system untuk membantu pengguna berpikir lebih strategis, terstruktur, dan memiliki operational clarity dalam mengambil keputusan.

    Sistem ini diperkenalkan oleh Prof. Dean dari PT Mahakarya Indo Belati yang bergerak di bidang strategic advisory, cyber awareness, operational intelligence systems, serta pengembangan human-centered intelligence framework untuk entrepreneur dan organisasi modern.

    Berbeda dengan chatbot konvensional yang berfokus pada percakapan, ENSLAVER dikembangkan menggunakan pendekatan distributed reasoning melalui 13 specialized agents pada versi Military Grade dan tiga operational layers pada versi Civilian. Sistem tersebut dirancang untuk membantu pengguna melakukan information filtering, risk assessment, intelligence correlation, hingga structured decision support dalam aktivitas bisnis maupun operasional sehari-hari.

    “Mayoritas AI modern dirancang untuk menjawab pertanyaan. ENSLAVER dibangun untuk membantu manusia memverifikasi informasi, membaca risiko, dan mengambil keputusan dengan lebih jelas,” kata Prof. Dean, Jumat (15/5/2026).

    Ia menjelaskan, ENSLAVER lahir dari fenomena information overload yang menyebabkan banyak pengusaha, trader, dan solopreneur kesulitan membedakan informasi valid dan manipulatif. Menurutnya, masyarakat modern saat ini menghadapi terlalu banyak noise digital, mulai dari sinyal trading palsu, kursus mahal tanpa framework jelas, hingga ketergantungan terhadap AI chatbot yang mampu memberikan jawaban cepat tetapi tidak selalu memiliki operational reasoning yang kuat.

    Military Grade ENSLAVER disebut menggunakan arsitektur 13 agent dengan sub-agent yang memiliki fungsi berbeda seperti strategic analysis, intelligence correlation, behavioral mapping, risk assessment, financial validation, workflow execution, hingga decision intelligence.

    Sementara itu, ENSLAVER Civilian Version dirancang lebih praktis untuk kebutuhan bisnis dan entrepreneur dengan tiga fungsi utama, yaitu business intelligence, productivity workflow, dan structured decision support. Dalam implementasinya, versi ini juga digunakan untuk profiling calon partner bisnis, due diligence awal, serta business growth analysis untuk membantu produk atau jasa mencapai validasi pasar dan mendapatkan 1000 user pertama secara lebih terarah melalui pendekatan analisis data dan positioning strategi.

    Pada bagian tertentu, Civilian version juga memiliki modul khusus analisis trading yang bersifat non-eksekusi. Modul ini bukan merupakan bot trading, bukan auto profit system, dan tidak memberikan sinyal transaksi. Sistem ini hanya digunakan untuk analisa pasar berbasis technical indicator, fundamental data, dan quantitative trading metrics guna membantu pengguna memahami kondisi pasar secara objektif tanpa rekomendasi pembukaan posisi.

    “Masalah terbesar saat ini bukan kekurangan informasi, tetapi kekurangan operational thinking. Banyak orang punya tools, tetapi tidak memiliki struktur berpikir,” ujarnya.

    Menurut Prof. Dean, ENSLAVER masih terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun human-centered intelligence system untuk menghadapi era automation, AI dependency, dan information warfare yang semakin kompleks.

    Selain aktif di PT Mahakarya Indo Belati, Prof. Dean juga merupakan mentor di Cyber Cartel yang beranggotakan penegak hukum, personel militer, praktisi intelligence, investigator, dan cyber security expert dengan fokus pada cyber intelligence, operational security, hybrid investigation, dan modern intelligence methodology.

    Ia juga menjabat sebagai Head Instructor di CyberSpy Academy, program pelatihan multidisiplin yang mempelajari intelligence disciplines, cyber intelligence, operational security, strategic thinking, cyber espionage awareness, hingga modern operator mindset untuk menghadapi tantangan era AI dan information warfare.

    Prof. Dean berharap pendekatan seperti ENSLAVER dapat membantu masyarakat menggunakan AI secara lebih kritis dan tidak sekadar bergantung pada jawaban instan chatbot.

    “Masa depan bukan dimiliki oleh mereka yang memiliki informasi paling banyak, tetapi oleh mereka yang mampu mengubah informasi menjadi intelligence,” tuturnya.

  • Memperdalam Diplomasi Moneter: Langkah Awal Bank Indonesia Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional

    Memperdalam Diplomasi Moneter: Langkah Awal Bank Indonesia Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional

    Hari Suciono : Penulis adalah Pegawai di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah

    Fobiz.id Di tengah lanskap ekonomi global yang semakin tidak pasti—ditandai oleh fragmentasi geopolitik, volatilitas pasar keuangan, serta perubahan struktural akibat digitalisasi, peran bank sentral tidak lagi terbatas pada pengendalian inflasi semata. Bank sentral kini dituntut menjadi aktor strategis dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat daya tahan ekonomi nasional. Dalam konteks ini, penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) antara Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia (BNM) patut dibaca sebagai langkah awal yang penting dan visioner dalam strategi menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

    Kerja sama bilateral antara BI dan BNM sesungguhnya bukan sebuah hal baru. Namun, pembaruan dan pendalaman kerangka kerja sama melalui NK terbaru menunjukkan respons aktif kedua bank sentral terhadap tantangan ekonomi yang semakin kompleks. Bidang-bidang yang dicakup, mulai dari kebijakan moneter, stabilitas makroprudensial, sistem pembayaran dan digitalisasi, hingga pengembangan sektor keuangan yang mencerminkan pemahaman bahwa risiko ekonomi modern bersifat lintas negara dan saling terhubung.

    Bagi Bank Indonesia, kerja sama ini memiliki makna strategis yang lebih luas. Sebagai perekonomian terbesar di Asia Tenggara, stabilitas Indonesia tidak dapat dilepaskan dari stabilitas kawasan. Integrasi perdagangan, arus modal, dan keterkaitan sistem keuangan membuat gejolak eksternal dengan cepat merambat ke dalam negeri. Oleh karena itu, memperkuat koordinasi kebijakan dengan negara tetangga seperti Malaysia menjadi bagian dari upaya preventif BI dalam menjaga stabilitas makroekonomi nasional.

    Pernyataan Gubernur BI bahwa NK ini lebih dari sekadar simbolis menjadi penegasan penting. Kerja sama antarlembaga kebanksentralan, khususnya di tengah ketegangan geopolitik global, merupakan instrumen soft diplomacy yang krusial. Melalui pertukaran informasi, dialog kebijakan, dan pengembangan kapasitas bersama, BI memperoleh ruang untuk mengantisipasi risiko global lebih dini, sekaligus merumuskan bauran kebijakan yang lebih adaptif.

    Aspek sistem pembayaran dan digitalisasi menjadi salah satu pilar kerja sama yang sangat relevan dengan agenda domestik Indonesia. Transformasi sistem pembayaran, termasuk konektivitas pembayaran lintas negara, tidak hanya mendukung efisiensi transaksi tetapi juga memperkuat resiliensi sistem keuangan. Dalam jangka panjang, kolaborasi BI–BNM di bidang ini berpotensi memperdalam integrasi ekonomi regional sembari mempercepat inklusi keuangan nasional.

    Selain itu, kerja sama di bidang stabilitas keuangan dan makroprudensial memiliki implikasi langsung terhadap ketahanan sektor keuangan Indonesia. Pengalaman krisis menunjukkan bahwa ketidakseimbangan di satu negara dapat memicu dampak rambatan (spillover) ke negara lain. Dengan memperkuat koordinasi dan pertukaran best practice, BI dapat meningkatkan kapasitas deteksi dini terhadap risiko sistemik, sekaligus memperkuat kebijakan makroprudensial domestik secara lebih terukur.

    Lebih jauh, NK ini mencerminkan pergeseran paradigma BI yang semakin menempatkan kerja sama internasional sebagai bagian tak terpisahkan dari mandat stabilitas. Di tengah keterbatasan instrumen kebijakan konvensional, khususnya dalam lingkungan global yang penuh ketidakpastian, kolaborasi antarbank sentral menjadi sumber tambahan kepercayaan (confidence channel) bagi pelaku pasar. Kepercayaan ini penting untuk menjaga stabilitas nilai tukar, ekspektasi inflasi, serta kesinambungan aliran modal.

    Meski demikian, kerja sama ini tentu tidak boleh berhenti pada tataran komitmen formal. Tantangan berikutnya adalah memastikan implementasi yang konsisten dan berdampak nyata. Bagi BI, keberhasilan NK ini akan tercermin dari seberapa efektif kolaborasi dengan BNM dapat diterjemahkan ke dalam kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika eksternal, tanpa mengorbankan kepentingan domestik.

    Pada akhirnya, penandatanganan NK antara BI dan BNM dapat dipandang sebagai langkah awal yang strategis dalam upaya menjaga ekonomi Indonesia. Di tengah dunia yang semakin terfragmentasi, ketahanan ekonomi tidak lagi dibangun secara soliter. Ia membutuhkan jejaring kerja sama yang kuat, kredibel, dan berkelanjutan. Dalam hal ini, Bank Indonesia menunjukkan peran aktifnya yang tidak hanya sebagai penjaga stabilitas moneter nasional, tetapi juga sebagai aktor penting dalam menjaga stabilitas kawasan demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.[HARI]

    Tulisan merupakan pendapat pribadi dan tidak mencerminkan pandangan institusi tempat penulis bekerja

    ***

  • Nama Suhu Xiao Thien Kong Kian Semakin Dikenal Sebagai Ahli Metafisika Muda dengan Pengalaman Spiritual Dari Indonesia hingga Thailand

    Nama Suhu Xiao Thien Kong Kian Semakin Dikenal Sebagai Ahli Metafisika Muda dengan Pengalaman Spiritual Dari Indonesia hingga Thailand

    Fobiz.id, Jakarta – Perkembangan media sosial menghadirkan banyak figur baru dengan latar belakang keahlian yang unik dan tidak biasa. Arus informasi yang semakin cepat membuat masyarakat mulai tertarik pada sosok-sosok muda yang mampu menghadirkan wawasan berbeda, termasuk dalam bidang metafisika dan spiritualitas. Salah satu nama yang kini mulai menarik perhatian publik ialah Suhu Xiao Thien Kong atau yang lebih dikenal sebagai Suhu Xiao, praktisi metafisika muda yang dikenal aktif membagikan pembahasan astrologi Tionghoa, fengshui, hingga keberuntungan berdasarkan tahun kelahiran.

    Nama Suhu Xiao semakin dikenal luas setelah konsisten membangun identitasnya sebagai ahli metafisika muda melalui media sosial. Akun Instagram @suhu.xiao.thien.kong menjadi salah satu ruang yang memperlihatkan aktivitas serta wawasan spiritual yang ia pelajari selama bertahun-tahun. Popularitasnya tumbuh bukan hanya karena pembahasan ramalan dan astrologi Tionghoa, tetapi juga karena perjalanan panjang yang telah ia jalani sejak usia muda dalam mendalami dunia metafisika. Ketertarikan terhadap ilmu spiritual disebut telah muncul sejak usia 10 tahun, sebuah fase yang kemudian menjadi awal perjalanan panjangnya hingga dikenal publik seperti sekarang.

    Ketertarikan tersebut tidak hadir secara tiba-tiba. Suhu Xiao tumbuh dengan kedekatan terhadap dunia metafisika yang berasal dari garis keturunan keluarga. Faktor tersebut membuat dirinya memiliki rasa penasaran besar terhadap pembahasan energi spiritual, astrologi, hingga filosofi keseimbangan kehidupan sejak kecil. Rasa ingin tahu itu kemudian berkembang menjadi proses pembelajaran serius yang terus ia tekuni hingga sekarang. Perjalanan mendalami metafisika membawa Suhu Xiao belajar ke berbagai daerah. Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi beberapa wilayah yang pernah menjadi bagian dari proses pencarian ilmunya. Setiap perjalanan mempertemukan dirinya dengan berbagai guru dan pendekatan spiritual berbeda yang memperluas pemahamannya terhadap dunia metafisika tradisional.

    Kemampuan membaca astrologi Tionghoa dan memahami pola keberuntungan berdasarkan elemen kelahiran menjadi salah satu hal yang membuat nama Suhu Xiao mulai diperbincangkan banyak orang. Pembahasan yang ia sampaikan sering kali berkaitan dengan energi tahunan, keberuntungan hidup, karakter seseorang berdasarkan shio, hingga keseimbangan fengshui yang dipercaya dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari. Popularitas Suhu Xiao semakin berkembang seiring meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap konten spiritual dan astrologi pada era digital. Gaya penyampaian yang komunikatif membuat pembahasan metafisika terasa lebih ringan dan mudah dipahami, khususnya kalangan anak muda yang mulai penasaran dengan astrologi Tionghoa serta filosofi fengshui modern.

    Selain dikenal melalui pembahasan astrologi dan ramalan keberuntungan, pengalaman spiritual yang dimiliki Suhu Xiao juga menjadi perhatian publik. Sejumlah pengalaman metafisika yang pernah ia alami memperkuat citranya sebagai figur muda yang telah lama mendalami dunia spiritual. Faktor tersebut membuat namanya perlahan membangun komunitas pengikut tersendiri pada media sosial. Konsistensi menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat identitas Suhu Xiao semakin kuat. Perjalanan panjang sejak usia muda, pengalaman belajar lintas daerah hingga luar negeri, serta kemampuan memahami pola komunikasi generasi digital menjadikan dirinya tampil berbeda dibanding figur spiritual lainnya.

    Perjalanan Suhu Xiao Thien Kong memperlihatkan bahwa dunia metafisika masih memiliki tempat besar pada era modern. Ketekunan mempelajari astrologi Tionghoa, fengshui, serta spiritualitas sejak usia dini berhasil membentuk sosok muda dengan identitas yang kuat dan terus menarik perhatian masyarakat luas.

  • Strategi Monde Egg Rolls Rebut Hati Gen Z: Rahasia Brand Legendaris Tetap Relevan di Era Digital

    Strategi Monde Egg Rolls Rebut Hati Gen Z: Rahasia Brand Legendaris Tetap Relevan di Era Digital

    JAKARTA, FOBIZ.ID  – Di tengah gempuran tren kuliner yang silih berganti dan persaingan ketat produk makanan ringan, sebuah fenomena menarik muncul dari rak supermarket. Monde Egg Rolls, camilan legendaris yang identik dengan “kaleng biru”, kini bukan lagi sekadar sajian nostalgia. Produk ini justru bertransformasi menjadi pilihan utama generasi muda, khususnya Gen Z. Lantas, bagaimana strategi brand klasik ini tetap kokoh dan relevan di tengah hiruk-pikuk era digital?

    Kunci utamanya terletak pada kejujuran rasa dan kualitas premium yang konsisten. Di saat konsumen mulai jenuh dengan camilan yang hanya mengandalkan sensasi rasa ekstrim atau kemasan yang rumit, Monde Egg Rolls menawarkan sebuah kepastian rasa yang otentik.

    “Kami menyadari bahwa Gen Z saat ini dihadapkan pada pilihan yang sangat beragam, namun terkadang itu melelahkan bagi mereka. Monde Egg Rolls hadir dengan menawarkan sesuatu yang berlawanan: rasa yang jujur dan konsisten,” ujar Irnanda Arif Dharmawan, Brand Supervisor PT. Monde Mahkota Biscuit. Menurutnya, daya tarik utama produk ini adalah statusnya sebagai comfort food. “Ini bukan sekadar camilan, ini adalah standar kualitas. Konsumen tahu persis kelezatan apa yang akan mereka dapatkan dalam setiap gigitannya.”

    Eksperimen Kuliner: Menjadikan Produk Sebagai ‘Kanvas Kreatif’

    Strategi cerdas lainnya yang dilakukan Monde adalah dengan membebaskan konsumen untuk berkreasi. Monde Egg Rolls kini tidak lagi dinikmati dengan cara konvensional, melainkan menjadi bahan dasar eksperimen kuliner yang seru bagi anak muda.

    Steffanus Ismardhian, Digital Marketing Manager PT. Monde Mahkota Biscuit, mengungkapkan bahwa pihaknya aktif memantau tren ini di jagat maya. Melalui akun Instagram resmi @mondeeggroll, mereka membangun interaksi dua arah dengan konsumen.

    “Kami melihat kreativitas luar biasa dari para konsumen di media sosial. Ada yang menghancurkan Egg Rolls untuk dijadikan topping es krim, mencelupkannya ke saus cokelat, hingga menjadikannya sendok untuk puding. Di sinilah letak keseruannya; Monde Egg Rolls menjadi kanvas kosong bagi kreativitas mereka,” tutur Steffanus. Interaksi aktif di @mondeeggroll terbukti efektif menghidupkan kembali ruh produk legendaris ini di mata generasi digital.

    Originalitas Sebagai Nilai Jual Utama

    Di dunia pemasaran yang penuh dengan gimik, originalitas menjadi aset yang sangat mahal. Monde Egg Rolls memahami betul bahwa sejarah panjang yang mereka miliki adalah kekuatan yang tidak bisa ditiru oleh kompetitor baru.

    Meni, Marketing Manager PT Monde Mahkota Biskuit, menjelaskan bahwa Gen Z saat ini sangat peduli dengan narasi di balik sebuah merek. “Kekuatan kami ada pada sejarah dan konsistensi rasa yang sudah teruji selama puluhan tahun. Kami tidak perlu menciptakan cerita yang rumit karena kualitas kami sudah berbicara sendiri. Ternyata, nilai inilah yang sangat dihargai oleh Gen Z sebagai bentuk transparansi dan integritas sebuah brand,” ungkapnya.

    Kesimpulan: Investasi Rasa yang Tak Lekang Zaman

    Fenomena ini menjadi pesan kuat bagi industri kuliner: bahwa kualitas yang terjaga akan selalu menemukan pasarnya. Memilih Monde Egg Rolls bukan hanya soal memilih makanan ringan, melainkan bentuk apresiasi terhadap standar kualitas yang tinggi.

    Bagi Anda yang mencari camilan yang pasti enak, premium, dan bisa diandalkan dalam berbagai suasana—mulai dari teman kerja hingga bahan kreasi dessert—si kaleng biru tetap menjadi pilihan yang paling juara. Untuk melihat berbagai inspirasi cara baru menikmati camilan klasik ini, Anda bisa langsung mengunjungi dan mengikuti akun Instagram @mondeeggroll.

    Karena pada akhirnya, tren boleh datang dan pergi, namun standar rasa sejati dari Monde Egg Rolls akan tetap abadi di hati setiap generasi.

    Tentang Monde Egg Roll

    Tetap solidnya posisi Monde Egg Rolls di pasar biskuit tanah air adalah hasil dari adaptasi strategi digital yang tepat sasaran. Melalui platform media sosial @mondeeggroll, Monde berhasil mengubah persepsi produk dari sekadar camilan meja tamu menjadi simbol gaya hidup yang modern dan kreatif. Dengan tetap mempertahankan resep orisinal dan tekstur renyah yang khas, Monde Egg Rolls membuktikan bahwa mereka adalah pemimpin pasar yang siap terus bersaing di era digital.

     

    Catatan : backlink https://www.instagram.com/mondeeggroll/ di setiap mention @mondeeggroll

  • Harga Minyak Dunia Naik, UMKM Diminta Ubah Strategi Bisnis

    Harga Minyak Dunia Naik, UMKM Diminta Ubah Strategi Bisnis

    Bandung, FOBIZ.ID — Lonjakan harga minyak mentah global sepanjang awal 2026 mulai menekan berbagai sektor usaha di Indonesia. Meski pemerintah belum menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, dampak tidak langsung уже dirasakan pelaku bisnis, terutama pada biaya logistik, distribusi, dan operasional.

    Data terbaru menunjukkan harga minyak dunia sempat menembus kisaran US$113 hingga US$118 per barel, jauh di atas asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berada di sekitar US$70 per barel. Sebagai negara yang masih bergantung pada impor energi, Indonesia dinilai rentan terhadap fluktuasi harga global.

    Kondisi ini membuat biaya usaha meningkat secara bertahap. Kenaikan harga BBM non-subsidi, ongkos transportasi, distribusi antarwilayah, hingga bahan baku menjadi faktor yang membebani pelaku usaha.

    Efek berantai dari kenaikan harga energi pun meluas ke berbagai sektor. Di sektor e-commerce, ongkos kirim dan biaya pemenuhan pesanan meningkat, sehingga menekan margin penjual. Sementara itu, UMKM dan brand lokal menghadapi kenaikan harga bahan baku dan biaya produksi, di tengah daya beli konsumen yang cenderung melemah. Pada sektor ritel dan distribusi, biaya rantai pasok ikut terkerek sehingga pelaku usaha harus mempertimbangkan penyesuaian harga jual.

    Pemilik TBD Agency, Raynaldy, mengatakan banyak bisnis kini menghadapi tekanan dari berbagai sisi. “Biaya naik dari banyak arah, mulai dari logistik hingga operasional, sementara persaingan tetap ketat. Tanpa strategi yang jelas, margin akan tergerus,” ujarnya.

    Menurut dia, salah satu persoalan utama adalah masih banyak pelaku usaha yang tidak menghitung biaya secara menyeluruh. Fokus pada peningkatan omzet kerap membuat pelaku usaha mengabaikan profitabilitas.

    “Banyak yang merasa bisnisnya berjalan baik karena omzet naik, padahal secara profit tidak sehat. Ini yang sering tidak disadari,” kata Raynaldy.

    Dalam situasi biaya yang meningkat, strategi lama seperti mengandalkan diskon, mengikuti seluruh program promosi marketplace, dan mengejar trafik tanpa konversi dinilai tidak lagi efektif. Pelaku usaha dituntut untuk lebih efisien dan berbasis data.

    Raynaldy menilai arah bisnis kini perlu bergeser dari mengejar volume penjualan ke menjaga profitabilitas. Optimalisasi conversion rate, pengurangan ketergantungan pada marketplace, serta pemanfaatan konten dan live streaming menjadi pendekatan yang mulai banyak digunakan.

    TBD Agency, yang berbasis di Bandung, menawarkan pendekatan pemasaran digital berbasis profit melalui optimalisasi iklan, produksi konten yang berorientasi penjualan, serta pengembangan ekosistem live streaming. Strategi ini diklaim membantu pelaku usaha mengontrol margin, menekan biaya, dan meningkatkan efisiensi pemasaran.

    Kenaikan harga minyak dunia, menurut Raynaldy, juga dapat menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk memperbaiki sistem bisnis. “Kondisi seperti ini menjadi pembeda. Bisnis yang memiliki sistem akan bertahan dan tumbuh, sementara yang tidak akan tertinggal,” ujarnya.

    Kondisi global yang mendorong kenaikan biaya menunjukkan bahwa faktor eksternal dapat berdampak besar terhadap keberlangsungan usaha. Di tengah situasi tersebut, efisiensi, strategi berbasis data, dan sistem bisnis yang terintegrasi menjadi kunci utama bagi pelaku usaha untuk tetap kompetitif.

  • Alfath Flemmo, Musisi Muda Indonesia yang Bangun Ekosistem Musik Berbasis AI di Panggung Global

    Alfath Flemmo, Musisi Muda Indonesia yang Bangun Ekosistem Musik Berbasis AI di Panggung Global

    JAKARTA. FOBIZ.ID – Dunia musik digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI) kini mengakui kehadiran musisi muda generasi Z Indonesia, Alfath Flemmo nama panggung dari Maharsyalfath Izlubaid Qutub Maulasufa komposer jenius dan produser musik digital, pemuda multitalenta berusia 22 tahun asal Jombang, Jawa Timur, kelahiran 3 Februari 2004 yang kini berkarier profesional di Jakarta.

    Di usia muda, Alfath Flemmo tidak hanya menciptakan karya, tetapi membangun sistem. Alfath Flemmo tidak sekadar memproduksi musik, melainkan merancang ekosistem. Posisi ini menegaskan peran Alfath Flemmo sebagai figur generasi baru industri kreatif global yang mengintegrasikan seni, teknologi, dan strategi bisnis dalam satu arsitektur terstruktur.

    Dikenal sebagai music-tech architect, AI-driven creative ecosystem builder, composer, cross-border music producer, audio engineer, sound designer, entrepreneur musik, hingga programmer (Python, JavaScript, React.js), Alfath Flemmo mengukuhkan posisinya sebagai salah satu talenta multidimensional paling relevan dari generasi Z Indonesia di panggung internasional.

    Alfath Flemmo juga dikenal sebagai Founder dan CEO FMG Universe sejak 2023, yang merupakan evolusi dari Flemmo Music Global yang didirikannya pada 2018—sebuah platform yang merancang integrasi menyeluruh antara musik, kecerdasan buatan, publishing, hingga monetisasi hak cipta dalam satu arsitektur ekosistem global yang terstruktur dan scalable. Alfath Flemmo juga dikenal sebagai Music-Tech dan AI Architect-Builder, AI-Driven Creative Ecosystems, Sony Music Group Global Scholar di New York, Amerika Serikat, serta Yale Young Global Scholars Ambassador.

    Dari Kota Santri ke Panggung Global: Lahirnya Talenta Kelas Dunia

    Berasal dari Jombang, Jawa Timur—kota santri dengan tradisi pendidikan dan nilai keislaman yang kuat—Alfath Flemmo, alumni dan Student Star MAN 1 Jombang tahun 2022, merupakan bintang pelajar yang telah mencatatkan berbagai penghargaan gold medal internasional sejak masa SMA, menandai fondasi awal perjalanan menuju panggung global.

    Perjalanan Alfath Flemmo mencerminkan transformasi strategis dari talenta lokal menjadi aktor dalam ekosistem industri kreatif global. Alfath Flemmo tidak hanya membawa identitas Indonesia, tetapi juga membangun kontribusi nyata dalam lanskap inovasi musik berbasis teknologi.

    Sejak memulai karier profesional pada 2018, Alfath Flemmo telah menghasilkan lebih dari 100 karya musik orisinal lintas genre, mulai dari pop, R&B, jazz, rock, dangdut, hingga scoring film dan gim. Seluruh karya tersebut dikembangkan melalui pendekatan end-to-end music production, dari penciptaan lagu, komposisi, aransemen, produksi, publikasi, hingga distribusi digital global.

    Sebagai CEO ekosistem kreatif FMG Universe, Alfath Flemmo mengembangkan pendekatan yang memposisikan musik sebagai arsitektur sistem digital yang terukur, scalable, dan berorientasi global. Pendekatan ini memperkuat posisi Alfath Flemmo sebagai musisi muda dan komposer jenius Indonesia yang beroperasi dalam integrasi strategis antara seni, teknologi, dan kecerdasan buatan.

    Mendefinisikan Ulang Musik: Dari Ekspresi Artistik Menjadi Sistem Teknologi Global

    Bagi Alfath Flemmo, musik tidak lagi dipandang semata sebagai ekspresi emosional, tetapi sebagai sistem yang dapat dirancang, dianalisis, dan dioptimalkan.

    Melalui pendekatan music-tech architecture, Alfath Flemmo mengintegrasikan kecerdasan buatan, audio engineering, sound design, full-stack development, cloud computing, hingga sistem monetisasi hak kekayaan intelektual dalam satu pipeline produksi global.

    Perjalanan ini berkembang melampaui produksi musik semata. Alfath Flemmo membangun kerangka kerja di mana musik berfungsi sebagai bagian dari sistem teknologi yang lebih besar—terstruktur, berbasis data, dan scalable.

    Pendekatan ini menempatkan Alfath Flemmo sebagai salah satu figur generasi baru Indonesia yang berkontribusi dalam redefinisi industri musik di era digital berbasis kecerdasan buatan.

    Identitas Global: Representasi Indonesia dalam Ekosistem Inovasi Internasional

    Di tingkat global, Alfath Flemmo mengukuhkan posisinya sebagai sosok multidimensional yang menggabungkan kreativitas dan teknologi dalam satu identitas profesional.

    Alfath Flemmo merupakan Sony Music Group Global Scholar di Sony Music Group, Amerika Serikat—program global prestisius berbasis di New York yang menghubungkan talenta muda dengan ekosistem industri musik dunia. Selain itu, Alfath Flemmo juga merupakan Yale Young Global Scholars Ambassador, memperkuat perannya dalam jaringan elite kepemimpinan global berbasis inovasi dan pendidikan.

    Pada 2024, Alfath Flemmo tampil dalam Sony Music Group First Global Scholars Conference di New York dengan memperkenalkan TuneXpert DAW-AI, sebuah AI-assisted Digital Audio Workstation yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi workflow produksi tanpa mengorbankan kreativitas manusia.

    Fondasi Akademik Multidisipliner: Integrasi Teknologi, Bisnis, dan Musik

    Perjalanan profesional Alfath Flemmo diperkuat oleh fondasi akademik yang terintegrasi.

    Alfath Flemmo menempuh pendidikan double degree dan lulus pada 2026 di President University dengan fokus Computer Information Systems (CIS), Artificial Intelligence, dan Music Technology, serta di BINUS University pada bidang Marketing Communication dan Corporate Business Communication.

    Saat ini, Alfath Flemmo melanjutkan program Master of Science in Information Technology (MSIT, 2026/2027) dengan pendekatan MBA Technology, memperkuat kapasitasnya dalam pengembangan sistem AI, cloud infrastructure, dan strategi digital global.

    Membangun “Otak” AI Musik Dunia: Peran Strategis dalam Infrastruktur Data Global

    Sejak April 2026, Alfath Flemmo bergabung dengan BeatPulseLabs Inc sebagai Music and Audio Annotation Specialist.

    Peran ini menempatkan Alfath Flemmo pada lapisan fundamental dalam pengembangan kecerdasan buatan global, khususnya dalam pembangunan data backbone untuk sistem AI multimodal berbasis Human-in-the-Loop (HITL), yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan machine learning modern.

    Melalui proses high-fidelity listening dan analytical decomposition, Alfath Flemmo menerjemahkan suara menjadi machine-readable intelligence—mengekstraksi komposisi, aransemen, instrumen, struktur produksi, identitas vokal, genre, hingga sinyal emosional ke dalam metadata presisi berstandar internasional untuk pelatihan model deep learning yang dirancang memahami kompleksitas audio secara lebih mendalam.

    Di titik ini, musik tidak lagi sekadar didengar, tetapi dipahami oleh mesin sebagai bentuk kecerdasan.

    Dengan kontribusi pada dataset berskala global yang mencakup jutaan jam data audio dan video serta ratusan ribu aset musik, peran Alfath Flemmo menjadi bagian dari fondasi sistem yang membentuk cara AI memahami suara dan emosi manusia, sekaligus memperkuat ekosistem DL/ML yang digunakan dalam pengembangan teknologi generatif dan analitik.

    Dalam konteks perkembangan teknologi saat ini, struktur data semacam ini juga menjadi elemen penting bagi evolusi Large Language Model, khususnya pada sistem multimodal yang semakin bergantung pada kualitas anotasi manusia untuk memahami relasi antara suara, makna, dan konteks.

    Peran ini menegaskan posisi Alfath Flemmo bukan hanya sebagai kreator, tetapi sebagai pembangun fondasi dalam arsitektur kecerdasan buatan global.

    Jejak Global: Ratusan Karya, Ribuan Proyek, dan Kolaborasi Lintas Benua

    Rekam jejak Alfath Flemmo mencerminkan skala global yang konkret.

    Alfath Flemmo telah menghasilkan lebih dari 100 komposisi orisinal lintas genre, mengembangkan lebih dari 1.500 music sheets profesional bersama BollyPiano Ltd di Hong Kong dan London, serta menciptakan lebih dari 1.200 aset sound design untuk klien di Eropa.

    Selain itu, Alfath Flemmo juga menjabat sebagai Head of Music for Games di Orris Gaming Academy di Turki, merancang sistem audio immersive adaptif untuk Unity dan Unreal Engine.

    Keahlian Strategis: Dari Audio Engineering hingga Arsitektur AI dan Sistem Global

    Keahlian Alfath Flemmo mencakup spektrum luas yang menggabungkan aspek kreatif dan teknologis.

    Alfath Flemmo menguasai Python automation, AI engineering, React.js development, integrasi workflow berbasis AI, audio engineering tingkat lanjut, produksi Dolby Atmos, DevSecOps, hingga arsitektur cloud untuk pengembangan pipeline kreatif berbasis data.

    Kemampuan ini menempatkan Alfath Flemmo sebagai figur yang tidak hanya kreatif, tetapi juga strategis dalam membangun sistem industri berbasis teknologi.

    FigoTech dan Inovasi AI: Membangun Masa Depan Produksi Musik

    Melalui FigoTech Indonesia, Alfath Flemmo mengembangkan TuneXpert DAW AI sebuah sistem produksi musik berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk memperkuat kreativitas manusia melalui pendekatan human-centered AI.

    Pendekatan ini menempatkan teknologi sebagai alat augmentasi, bukan pengganti, sekaligus menjaga keberlanjutan industri melalui perlindungan hak cipta dan sistem monetisasi yang adil.

    FMG Universe dan Visi One Music OS: Integrasi Industri dalam Satu Sistem

    Sebagai Founder dan CEO FMG Universe, Alfath Flemmo membangun visi One Music OS—sebuah sistem operasi kreatif global yang mengintegrasikan seluruh rantai industri musik, mulai dari penciptaan, produksi, distribusi, hingga monetisasi dalam satu ekosistem berbasis teknologi.

    Debut 2026: Transisi Menuju Global Artist dengan Kontrol Kreatif Penuh

    Pada 2026, Alfath Flemmo merilis debut double single “LET’S SEE” dan “SLOW MOTION”.

    Langkah ini menandai transformasi strategis Alfath Flemmo dari creative architect di balik layar menjadi self-produced global artist dengan kontrol penuh atas seluruh proses kreatif—dari komposisi hingga mastering.

    Penutup: Dari Indonesia untuk Masa Depan Industri Musik Dunia

    Dari Jombang ke Jakarta, dari New York hingga Eropa, Maharsyalfath Izlubaid Qutub Maulasufa menegaskan bahwa generasi muda Indonesia mampu membangun bukan hanya karya, tetapi juga sistem dan infrastruktur industri kreatif global.

    Alfath Flemmo bukan sekadar musisi. Alfath Flemmo adalah arsitek sistem.

    Di era kecerdasan buatan, Alfath Flemmo tidak hanya menciptakan musik Alfath Flemmo merancang bagaimana musik dipahami sebagai bentuk kecerdasan.

  • Belajar dari Trauma Aplikasi ‘Bodong’, Adam Garu Gandeng PT Pejuang Mandiri Kreatif Hadirkan Dermaga Reload yang Transparan

    Belajar dari Trauma Aplikasi ‘Bodong’, Adam Garu Gandeng PT Pejuang Mandiri Kreatif Hadirkan Dermaga Reload yang Transparan

    Jakarta, FOBIZ.ID – Bagi para pelaku usaha konter pulsa, masalah transaksi yang sering tertunda hingga aplikasi yang tiba-tiba hilang atau “bodong” adalah mimpi buruk yang nyata. Pengalaman pahit inilah yang menjadi titik balik bagi Adam Garu untuk menghadirkan sebuah platform digital yang tidak hanya canggih, tetapi juga memiliki legalitas dan keamanan yang terjamin melalui Dermaga Reload.

    Sebelum dipercaya mengelola aplikasi skala nasional, Adam adalah seorang pemilik konter pulsa yang sering bergonta-ganti aplikasi. Ia mengaku kerap mengalami kerugian finansial akibat sistem yang tidak stabil dan tidak bertanggung jawab dari penyedia layanan sebelumnya.

    “Saya pernah merasakan saldo macet, transaksi tertulis sukses tapi pulsa tidak masuk ke pelanggan, hingga yang paling parah adalah menggunakan aplikasi yang baru berjalan beberapa bulan lalu tiba-tiba tutup dan tidak bisa dibuka lagi. Itu sangat menyakitkan bagi kami pelaku usaha kecil yang modalnya terbatas,” kenang Adam saat berbagi kisahnya melalui sambungan virtual.

    Trauma dan kekecewaan itulah yang mendorong Adam untuk mencari mitra teknologi yang memiliki kredibilitas tinggi serta sistem yang teruji. Pencariannya berujung pada PT Pejuang Mandiri Kreatif. Tanpa ragu, Adam memberanikan diri menghubungi pemilik perusahaan tersebut untuk memaparkan visinya tentang solusi transaksi yang aman dan stabil bagi UMKM.

    Komunikasi intensif tersebut akhirnya membuahkan kepercayaan besar, hingga terjalinlah kerjasama strategis di mana Adam diberikan mandat penuh untuk mengelola operasional aplikasi Dermaga Reload. Kini, didukung penuh oleh infrastruktur teknologi, server resmi, serta tim IT ahli milik PT Pejuang Mandiri Kreatif, Adam dapat menjamin operasional aplikasi berjalan di atas sistem yang legal, kuat, dan transparan.

    “Saya tidak ingin teman-teman pemilik konter merasakan apa yang saya rasakan dulu. Itulah mengapa keamanan dan stabilitas menjadi harga mati bagi kami. Kami mengelola Dermaga Reload dengan standar profesional agar mitra bisa fokus mencari ‘cuan’ tanpa rasa was-was,” tegas Adam.

    Kini, melalui aplikasi yang tersedia di Google Play Store tersebut, Adam tidak hanya menyediakan layanan pulsa, PLN, BPJS, dan PBB. Ia juga mengintegrasikan fitur Logistik Nasional agar pemilik konter memiliki pendapatan tambahan dengan melayani pengiriman paket. Selain itu, fitur transfer antarbank dan QRIS merchant juga sedang dalam tahap finalisasi untuk segera diluncurkan.

    Kisah Adam Garu adalah pengingat bagi para pelaku usaha digital bahwa keamanan dan kepercayaan adalah fondasi utama. Dengan sistem yang didukung penuh oleh PT Pejuang Mandiri Kreatif, Dermaga Reload hadir sebagai jawaban atas keresahan masyarakat terhadap aplikasi pembayaran yang tidak jelas asal-usulnya.

  • NETIZEN KAGET?! Yulia Azzahra Mendadak Rilis Lagu Bareng Kohar Kahler

    NETIZEN KAGET?! Yulia Azzahra Mendadak Rilis Lagu Bareng Kohar Kahler

    JAKARTA, FOBIZ.ID — Musisi senior Kohar Kahler mempercayakan karya terbarunya bertajuk “Hipnotis” kepada penyanyi pendatang baru, Yulia Azzahra. Kolaborasi ini melalui proses diskusi intensif guna merumuskan konsep musik yang matang serta selaras dengan karakter vokal Yulia.

    Dalam proyek tersebut, Kohar bertindak sebagai produser sekaligus pencipta lagu. Pengalaman panjangnya di industri musik Tanah Air menjadi landasan penting dalam mengarahkan proses produksi agar berjalan terstruktur dan menghasilkan kualitas yang optimal.

    Kohar menilai, industri musik saat ini berkembang semakin inklusif dan membuka peluang luas bagi para pelaku kreatif. Kemajuan teknologi, menurut dia, memungkinkan proses produksi hingga distribusi musik dilakukan secara lebih mandiri melalui berbagai platform digital.

    “Proses pembuatan musik kini jauh lebih mudah. Tidak selalu harus bergantung pada studio besar, karena produksi hingga promosi dapat dilakukan secara mandiri melalui platform digital,” ujar Kohar.

    Dikenal sebagai musisi, pencipta lagu, arranger, dan music director sejak era 1990-an, Kohar telah melahirkan sejumlah karya populer. Salah satunya adalah lagu “Tiada Lagi” yang dipopulerkan oleh Mayang Sari. Ia juga tercatat pernah bekerja sama dengan sejumlah musisi ternama, seperti Ahmad Albar, Inka Christie, Nike Ardilla, hingga musisi internasional Kim Dong Gyun.

    Menurut Kohar, perubahan lanskap industri turut menggeser model bisnis musik yang sebelumnya bertumpu pada penjualan fisik seperti CD dan kaset, menjadi distribusi digital yang lebih fleksibel serta mampu menjangkau audiens secara lebih luas.

    Di sisi lain, Yulia Azzahra mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia tarik suara tidak terlepas dari sosok inspiratif yang ia kagumi, yakni Syahrini.

    “Saya mulai tertarik bernyanyi karena terinspirasi oleh Syahrini,” kata Yulia.

    Proyek “Hipnotis” juga diperkuat dengan produksi video klip yang dilakukan di Yogyakarta. Konsep visual yang diusung diharapkan mampu meningkatkan daya tarik lagu di tengah persaingan industri musik yang kian kompetitif.

    Yulia menambahkan, minatnya terhadap dunia musik telah tumbuh sejak usia remaja. Ia bahkan sempat mengikuti ajang lomba menyanyi pop Sebenua Lima di Kandangan sebagai bagian dari perjalanan awal kariernya.

  • PT Sumber Rejeki Technology Luncurkan Aplikasi Mitra Bayar untuk Transaksi Digital

    PT Sumber Rejeki Technology Luncurkan Aplikasi Mitra Bayar untuk Transaksi Digital

    Yogyakarta, Fobiz.id – PT Sumber Rejeki Technology, perusahaan rintisan di sektor teknologi finansial yang digagas oleh pendiri Dedy Hartanto, resmi meluncurkan aplikasi Mitra Bayar sebagai solusi transaksi digital terpadu. Aplikasi ini ditujukan bagi agen konter, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas yang membutuhkan layanan pembayaran praktis dalam satu platform.

    Mitra Bayar dikembangkan sebagai aplikasi Payment Point Online Bank (PPOB) yang menghadirkan beragam kebutuhan transaksi harian. Mulai dari penjualan pulsa dan paket data, pembayaran listrik, BPJS, PBB, TV kabel, dan internet, hingga pengisian saldo dompet digital serta layanan transfer antarbank tanpa biaya administrasi.

    Berdasarkan informasi yang tercantum di laman resminya, Mitra Bayar dirancang untuk memudahkan siapa saja yang ingin merintis usaha konter digital. Proses pendaftaran dibuat sederhana dengan sistem transaksi yang berjalan otomatis. Tak hanya itu, aplikasi ini juga dilengkapi fitur pembuatan QRIS merchant guna mendukung transaksi non-tunai, khususnya bagi pelaku UMKM.

    Manajemen PT Sumber Rejeki Technology menyampaikan bahwa kehadiran Mitra Bayar diharapkan mampu membuka peluang usaha digital yang lebih inklusif. Fokus utama perusahaan adalah memberikan akses kemudahan, terutama bagi masyarakat di daerah yang belum tersentuh layanan keuangan digital secara optimal.

    Dari sisi pelayanan, Mitra Bayar mengklaim menyediakan dukungan customer service selama 24 jam untuk membantu pengguna saat terjadi kendala transaksi. Sejumlah agen yang telah menggunakan aplikasi ini menilai harga produk cukup bersaing dengan proses transaksi yang relatif cepat.

    Meski demikian, penelusuran di Google Play Store menunjukkan respons pengguna yang beragam. Banyak pengguna memuji kelengkapan fitur yang ditawarkan, namun sebagian lainnya menyoroti perlunya peningkatan pada stabilitas aplikasi serta kualitas layanan pelanggan.

    Dengan kombinasi keunggulan fitur dan catatan evaluasi tersebut, Mitra Bayar dinilai memiliki peluang untuk bersaing di tengah padatnya aplikasi PPOB di Indonesia. Kiprah Dedy Hartanto sebagai pendiri muda PT Sumber Rejeki Technology juga menarik perhatian, sejalan dengan semakin besarnya peran generasi muda dalam pengembangan teknologi finansial nasional.

    Ke depan, publik menantikan terobosan dan inovasi lanjutan dari PT Sumber Rejeki Technology guna meningkatkan mutu layanan sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna terhadap Mitra Bayar.

    Mitra Bayar
    Sumber Tangkapan Layar Mitra Bayar – Agen Pulsa Murah https://play.google.com/store/apps/details?id=com.mitrabayarapp

    Bagi masyarakat yang ingin mencoba layanan ini, aplikasi Mitra Bayar dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store dan tersedia untuk perangkat berbasis Android. Dengan akses yang semakin mudah, PT Sumber Rejeki Technology berharap Mitra Bayar mampu menjangkau lebih banyak agen konter dan pelaku UMKM di berbagai daerah, serta mendorong percepatan transformasi transaksi digital di tingkat lokal.

    PT. SUMBER REJEKI TECHNOLOGY. Situs website resmi MITRA BAYAR : mitrabayarapp.com
    Alamat: Jl. Raya Goa Pindul Pos 2, Karangmojo, RT008 RW012, Gunungkidul, D.I Yogyakarta.

    Jasa Publikasi