Tag: Investasi

  • Dulu Tolak, Kini Acis Dukung Investasi PT IHIP demi Kemajuan Luwu Timur

    Dulu Tolak, Kini Acis Dukung Investasi PT IHIP demi Kemajuan Luwu Timur

    FOBIZ.ID, LUWU TIMUR – Dinamika rencana pembangunan kawasan industri PT Indonesia Huali Industry Park (IHIP) di Dusun Laoli dan Lampia, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, terus mengalami perkembangan. Setelah sempat diwarnai penolakan dari sebagian eks pengelola lahan, kini salah seorang di antaranya, Acis, menyatakan dukungannya terhadap pemerintah daerah dan investasi yang akan dijalankan PT IHIP.

    Acis sebelumnya dikenal sebagai salah satu eks pengelola lahan yang vokal bersama lebih dari seratus pengelola lainnya menyuarakan penolakan terhadap proses penanganan lahan di kawasan Laoli. Namun kini, ia menilai investasi tersebut merupakan peluang bagi kemajuan daerah.

    “Dukungan ini sebagai bentuk kami ingin melihat daerah kami lebih berkembang,” kata Acis, Rabu (29/7/2026).

    Menurutnya, kehadiran kawasan industri diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal, menggerakkan perekonomian, serta menciptakan peluang usaha baru bagi warga Kabupaten Luwu Timur.

    Ia berharap seluruh proses investasi dapat berjalan dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar.

    Perubahan sikap Acis menjadi salah satu perkembangan terbaru di tengah perjalanan panjang polemik lahan di Laoli.

    Sebelumnya, rencana pembangunan kawasan industri PT IHIP sempat memunculkan penolakan dari sejumlah petani dan eks pengelola lahan yang mempertanyakan mekanisme penanganan lahan serta kompensasi yang diberikan.

    Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan kawasan tersebut merupakan aset daerah yang dipersiapkan untuk mendukung pembangunan kawasan industri dan telah menempuh berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi, pendataan, penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), pembayaran kepada pihak yang menerima, hingga mekanisme konsinyasi melalui Pengadilan Negeri Malili bagi pihak yang menolak menerima pembayaran.

    Belakangan, perhatian publik kembali tertuju pada kawasan Laoli setelah beredar dokumen internal mengenai persiapan pengosongan lahan pascaproses konsinyasi. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyatakan langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penyediaan lahan untuk pembangunan kawasan industri, sementara berbagai pihak masih menyampaikan pandangan yang berbeda terkait pelaksanaannya.

    Di tengah perbedaan pandangan tersebut, dukungan yang disampaikan Acis menambah dinamika baru dalam perjalanan investasi PT IHIP di Luwu Timur. Ia berharap pembangunan kawasan industri nantinya mampu memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kesempatan kerja, pertumbuhan ekonomi daerah, dan kesejahteraan masyarakat. (*)

  • OJK Terbitkan Aturan Produk Investasi Perbankan Syariah

    OJK Terbitkan Aturan Produk Investasi Perbankan Syariah

    FOBIZ.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Produk Investasi Perbankan Syariah. Regulasi tersebut diterbitkan sebagai langkah memperkuat fondasi industri perbankan syariah sekaligus meningkatkan daya saing produk investasi syariah di Indonesia.

     

    Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah mengatakan kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam memperjelas pemisahan antara produk dana pihak ketiga seperti tabungan, deposito, dan giro dengan produk investasi di perbankan syariah.

     

    “Dengan hadirnya POJK ini, diharapkan perbankan syariah di Indonesia dapat lebih berkontribusi terhadap perekonomian nasional melalui keunikan produk perbankan syariah dalam rangka meningkatkan nilai tambah serta memperkuat daya saing perbankan syariah,” ujar Agus dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

     

    POJK tersebut merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan serta penguatan ketentuan dalam POJK Nomor 26 Tahun 2024 tentang Produk Investasi dan Produk Simpanan Perbankan Syariah.

     

    Dalam aturan baru itu, produk investasi perbankan syariah didefinisikan sebagai dana yang dipercayakan nasabah kepada bank syariah berdasarkan akad sesuai prinsip syariah, di mana risiko investasi ditanggung oleh nasabah investor.

     

    Melalui pengaturan tersebut, produk investasi syariah menerapkan prinsip bagi hasil dan risiko yang mencerminkan karakteristik investasi sesungguhnya. Skema yang digunakan antara lain akad mudarabah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.

     

    Agus menjelaskan model bisnis produk investasi perbankan syariah sebenarnya telah diterapkan di berbagai negara dengan sistem keuangan syariah maju seperti Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

     

    Di negara-negara tersebut, bank syariah mengelola dana investasi melalui skema profit-sharing investment accounts yang menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibandingkan produk simpanan biasa, dengan tetap memperhatikan risiko investasi yang melekat.

     

    POJK ini juga mengatur berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan produk investasi perbankan syariah. Di antaranya mengenai fitur dasar dan tambahan produk investasi, tata kelola dan manajemen risiko, kebijakan dan prosedur pelaksanaan, prinsip pemisahan pengelolaan dan pencatatan, prinsip kehati-hatian, hingga perlindungan konsumen bagi nasabah investor.

     

    “Aturan ini diharapkan mampu menghadirkan alternatif produk investasi dalam ekosistem keuangan yang terpercaya, bertanggung jawab, berkelanjutan, inklusif, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional melalui sistem perbankan syariah,” kata Agus.

     

    POJK tersebut mulai berlaku sejak diundangkan pada 29 April 2026. Bank syariah yang telah memiliki produk investasi sebelum aturan ini berlaku wajib menyesuaikan produknya paling lambat dua tahun sejak POJK diberlakukan atau hingga jangka waktu akad berakhir.

     

    Sementara itu, permohonan izin penyelenggaraan produk investasi perbankan syariah yang telah diajukan sebelum aturan berlaku akan tetap diproses sesuai ketentuan dalam POJK terbaru tersebut.

  • OJK Dorong Investasi Reksa Dana

    OJK Dorong Investasi Reksa Dana

    FOBIZ.ID, MAKASSAR – Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui instrumen pasar modal, khususnya reksa dana.

     

    Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Reksa Dana 2026 yang digelar Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) bersama OJK dan Bursa Efek Indonesia untuk media di Kantor OJK Sulselbar, Rabu, (16/4/2026).

     

    Muchlasin mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi keuangan kepada masyarakat dan berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut.

     

    Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow di sejumlah kota, termasuk Makassar, sekaligus menyambut kampanye nasional “Pintar Reksa Dana” yang akan diluncurkan pada akhir April.

     

    Menurut dia, menabung di bank memang aman, namun kurang optimal jika dijadikan satu-satunya instrumen investasi karena tingkat bunga yang relatif rendah.

     

    “Deposito mungkin 3 sampai 4 persen, tabungan bahkan di bawah itu. Jadi sulit jika berharap hasil signifikan hanya dari bank,” katanya.

     

    Karena itu, masyarakat didorong untuk melakukan diversifikasi investasi, dengan tetap menyimpan dana di bank untuk kebutuhan transaksi dan mengalokasikan sebagian untuk pengembangan aset, seperti reksa dana.

     

    Muchlasin mengungkapkan, tingkat literasi pasar modal di Indonesia masih sekitar 17,78 persen, jauh di bawah sektor perbankan yang sudah di atas 60 persen. Sementara tingkat inklusi pasar modal baru mencapai 1,34 persen.

     

    Di Sulawesi Selatan, jumlah investor hingga Februari 2026 tercatat 549.910 single investor identification (SID), tumbuh sekitar 46 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

     

    Ia menilai generasi muda memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan investor. Dari sekitar 88 juta penduduk usia 18 hingga 34 tahun, baru sekitar 12 persen yang aktif berinvestasi.

     

    Secara nasional, jumlah investor reksa dana sekitar 24 juta juga dinilai masih belum optimal.

     

    “Potensi terbesar justru ada di daerah berkembang seperti Sulawesi Selatan,” ujarnya.

     

    Muchlasin menambahkan, reksa dana cocok bagi pemula karena dapat dimulai dengan dana kecil, bahkan mulai Rp10 ribu.

     

    Ia menyarankan masyarakat menggunakan “uang dingin” untuk berinvestasi, serta memanfaatkan kemudahan akses melalui aplikasi digital, bank, maupun platform lainnya.

     

    Reksa dana juga menawarkan berbagai pilihan sesuai profil risiko, mulai dari pendapatan tetap hingga instrumen yang lebih agresif.

     

    Namun, ia mengingatkan bahwa setiap investasi memiliki risiko seiring potensi keuntungan.

     

    Sebagai perlindungan konsumen, OJK menyediakan layanan pengaduan melalui kontak 157 dan kanal resmi lainnya. Masyarakat juga diminta waspada terhadap tawaran investasi ilegal dengan imbal hasil tidak masuk akal.

  • Sulsel Catat Ekspor Rp228 M & Investasi Rp8,55 T di AMBF x SSIF 2025

    Sulsel Catat Ekspor Rp228 M & Investasi Rp8,55 T di AMBF x SSIF 2025

    SULSEL, FOBIZ.ID – Sulawesi Selatan mencatat lonjakan signifikan pada ekspor dan minat investor dalam ajang Asean Micro Business Forum (AMBF) dan South Sulawesi Investment Forum (SSIF) 2025.

    Forum tahunan itu menghasilkan komitmen ekspor lebih dari 12 juta dolar AS setara Rp228 miliar atau naik lebih dari 110 persen dibanding tahun sebelumnya.

    Kegiatan yang digelar Bank Indonesia Sulsel bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut menghadirkan consultation booth dengan pembeli mancanegara, empat sesi talkshow dengan pejabat nasional termasuk perwakilan Bappenas, serta mini expo UMKM unggulan.

    Delegasi juga melakukan kunjungan industri ke Kawasan Industri Makassar (KIMA), salah satu pusat produksi utama di wilayah timur Indonesia.

    Sebanyak 18 UMKM Sulsel berhasil mengamankan kerja sama dengan 30 buyer internasional. Produk pertanian, makanan olahan, dan kerajinan menjadi kategori yang paling diminati. Kenaikan permintaan ini dinilai sebagai sinyal positif terhadap daya saing sektor UMKM daerah.

    Dari sektor investasi, SSIF 2025 menghimpun 24 letter of intent melalui 64 sesi one on one meeting yang mempresentasikan 23 proyek dengan nilai potensi mencapai Rp8,55 triliun.

    Proyek infrastruktur kawasan, energi berbasis biomassa, hingga pengembangan industri pangan menjadi portofolio yang paling banyak menarik perhatian investor.

    Kolaborasi dengan BI Sulsel Menjadi Faktor Kunci

    Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Since Erna Lamba, mengatakan realisasi investasi daerah per September 2025 telah mencapai Rp13,716 triliun atau 82,57 persen dari target Rp16,61 triliun.

    “Pemerintah Sulawesi Selatan terus memberikan kemudahan dan insentif bagi investor. Kami ingin memastikan investasi tidak hanya mudah, tapi juga menguntungkan,” ujarnya.

    Ia menilai kolaborasi dengan BI Sulsel menjadi faktor kunci meningkatnya minat investor dan buyer internasional terhadap produk serta proyek daerah. Erna berharap AMBF dan SSIF digelar secara rutin tiap tahun untuk mempertahankan momentum ekonomi.

    Penutupan AMBF x SSIF 2025 menandai konsolidasi agenda ekonomi hijau, percepatan ekspor, dan penguatan portofolio investasi Sulsel.

    Pemerintah daerah menargetkan forum ini mampu menciptakan lebih banyak pelaku usaha yang dapat bersaing di pasar global, sekaligus memposisikan Sulsel sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia Timur. (*)

    Berita ini Diolah dari InfoDaengAppa.id dengan Judul: Investasi Hijau Sulsel Tumbuh Lewat Kolaborasi Global

  • Harga Emas Naik 35 Persen, Pegadaian Kanwil Makassar Catat Lonjakan Transaksi

    Harga Emas Naik 35 Persen, Pegadaian Kanwil Makassar Catat Lonjakan Transaksi

    MAKASSAR, FOBIZ.ID – Harga emas dunia melonjak 35% sejak awal 2025. Kenaikan ini mendorong masyarakat makin aktif berinvestasi melalui Tabungan Emas, Cicil Emas, hingga Gadai Emas di Pegadaian.

    Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar, Ngadenan, menyebut tren harga emas yang menyentuh rekor tahun ini menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk menjadikan emas bukan hanya perhiasan, melainkan instrumen investasi jangka panjang.

    “Sejak Januari–Agustus 2025, transaksi Tabungan Emas naik 32% dengan total saldo 700,15 kg. Cicil Emas bahkan tumbuh 140% dibanding periode sama tahun lalu, sementara outstanding loan (OSL) Gadai Emas naik 23% dari akhir 2024. Ini bukti emas semakin diminati di tengah ketidakpastian ekonomi,” jelasnya.

    Pegadaian menawarkan investasi emas mulai dari 0,01 gram, setara Rp20 ribuan. Dana nasabah otomatis dikonversi ke gram emas yang tersimpan aman. Lewat aplikasi Pegadaian Digital, nasabah bisa memantau saldo, melakukan gadai Tabungan Emas, hingga menempatkan Deposito Emas.

    “Tabungan Emas cocok untuk siapa saja. Kenaikan harga emas harus jadi motivasi agar masyarakat konsisten menabung emas, karena terbukti mampu melindungi nilai uang dari inflasi serta menjadi aset strategis untuk dana pendidikan, pensiun, maupun ibadah haji,” tambah Ngadenan.

    Saat ini, harga emas batangan Galeri 24 tercatat Rp2.085.000 per gram (12 September 2025), melonjak tajam dari posisi awal tahun di Rp1.524.000 per gram. Lonjakan ini menegaskan emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang.

    Ngadenan menegaskan Pegadaian menerapkan sistem 1:1 pada transaksi emas, sehingga stok emas fisik selalu tersedia sesuai jumlah gram yang dibeli masyarakat. Dengan jaringan luas di Sulsel, Sulbar, Sultra, hingga Maluku, Pegadaian Kanwil VI Makassar optimistis tren positif ini akan berlanjut hingga akhir 2025.

    Sumber berita diolah dari matasulsel.id dengan judul : Pegadaian Kanwil Makassar Catat Lonjakan, Harga Emas Naik 35 Persen

     

  • Pengelola Parkir RSUD I Lagaligo Luwu Timur Bakal Gugat Penghentian Kontrak Sepihak

    Pengelola Parkir RSUD I Lagaligo Luwu Timur Bakal Gugat Penghentian Kontrak Sepihak

    LUWU TIMUR, FOBIZ.ID – Kontrak pengelolaan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I Lagaligo, Kabupaten Luwu Timur, dihentikan secara sepihak sebelum masa kontraknya berakhir pada Februari 2026. Keputusan ini membuat pengelola, Ismail Solle, Direktur CV. Multivisual Ismi Sejahtera, merasa dirugikan secara materiil dan immateriil.

    Penghentian kontrak tersebut didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Bupati Luwu Timur Nomor 88/F-05/III/Tahun 2025 yang membebaskan seluruh bentuk retribusi di daerah itu. Namun, Ismail menegaskan bahwa pengelolaan parkir di rumah sakit tidak dapat dikategorikan sebagai retribusi. Menurutnya, parkir di rumah sakit merupakan pengelolaan khusus (off-street), berbeda dengan parkir di badan jalan (on-street) yang termasuk retribusi.

    “Pengelolaan parkir ini dilakukan berdasarkan kontrak kerja sama yang sah dan sesuai dengan peraturan daerah (perda). Jika kontrak dihentikan hanya berdasarkan SK Bupati, maka SK tersebut bertentangan dengan perda,” ujar Ismail.

    Penghentian Kontrak Dinilai Merugikan

    Ismail menilai penghentian kontrak secara sepihak ini menciptakan preseden buruk bagi pemerintah daerah, khususnya RSUD I Lagaligo, dalam membangun kerja sama dengan investor. Ia juga menyoroti dampak sosial dari keputusan ini, termasuk hilangnya mata pencaharian beberapa karyawan yang sebelumnya bekerja dalam pengelolaan parkir.

    “Kami merasa tidak diberi ruang untuk menyelesaikan kontrak sesuai kesepakatan awal. Padahal, sebagai investor, kami ingin tetap berkontribusi kepada daerah,” tambahnya.

    Harapan kepada DPRD dan Upaya Hukum

    Ismail berharap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur turun tangan untuk menengahi masalah ini. Menurutnya, perda sebagai produk DPRD harus dihormati, dan penghentian kontrak berdasarkan SK Bupati mencederai citra DPRD.

    “Kami akan mengajukan surat pengaduan ke DPRD agar memanggil pihak rumah sakit untuk membahas penghentian kontrak ini. Kami juga berharap ada musyawarah mufakat agar kerugian kami dapat digantikan,” jelasnya.

    Namun, jika upaya musyawarah tidak menemui kesepakatan, Ismail menyatakan akan membawa kasus ini ke pengadilan negeri. “Kami sudah mencoba bertemu dengan Bupati, tetapi jawabannya bahwa semua sudah dibicarakan bersama pihak rumah sakit dan tidak ada pengecualian. Jika tidak ada solusi melalui musyawarah, kami akan menggugat secara hukum,” tegasnya.

    Penghentian kontrak ini menjadi polemik yang melibatkan pemerintah daerah dan pihak swasta. Selain berdampak pada kerugian finansial bagi pengelola parkir, keputusan ini juga memunculkan pertanyaan terkait konsistensi pemerintah daerah dalam menghormati perjanjian kerja sama yang telah disepakati. (*)

     

  • Panduan Lengkap Memulai Investasi: 8 Langkah Menuju Kebebasan Finansial

    Panduan Lengkap Memulai Investasi: 8 Langkah Menuju Kebebasan Finansial

    FOBOZ.ID – Investasi adalah salah satu cara terbaik untuk membangun kekayaan dan mencapai kebebasan finansial. Namun, bagi banyak orang, memulai investasi bisa terasa menakutkan.

    Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil untuk memulai perjalanan investasi Anda dengan percaya diri.

    1. Tentukan Tujuan Finansial

    Langkah pertama dalam memulai investasi adalah menentukan tujuan finansial Anda.

    Apakah Anda ingin meningkatkan kekayaan, mempersiapkan dana pendidikan anak, atau menyiapkan pensiun yang nyaman? Dengan memiliki tujuan yang jelas, Anda dapat merancang strategi investasi yang sesuai.

    2. Pelajari Dasar-Dasar Investasi

    Sebelum terjun ke dunia investasi, penting untuk memahami dasar-dasar berbagai jenis investasi. Ini termasuk saham, obligasi, reksa dana, dan aset riil.

    Setiap jenis investasi memiliki risiko dan potensi imbal hasil yang berbeda, jadi penting untuk memahami karakteristik masing-masing.

    3. Pilih Jenis Investasi yang Sesuai

    Setelah memahami dasar-dasar investasi, langkah berikutnya adalah memilih jenis investasi yang sesuai dengan profil risiko Anda.

    Jika Anda cenderung menghindari risiko, mungkin lebih baik memulai dengan deposito atau obligasi daripada saham yang lebih volatile.

    4. Siapkan Dana Khusus untuk Investasi

    Penting untuk menyisihkan dana khusus untuk investasi dan tidak menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.

    Dengan cara ini, Anda dapat menghindari utang dan memastikan bahwa Anda memiliki modal yang cukup untuk berinvestasi.

    5. Mulai dengan Modal Kecil

    Bagi pemula, disarankan untuk memulai dengan modal kecil. Ini dapat membantu mengurangi risiko dan memberikan kesempatan untuk belajar dari pengalaman tanpa harus kehilangan banyak uang.

    6. Gunakan Teknologi untuk Membantu

    Di era digital saat ini, banyak aplikasi investasi online yang ramah pemula dapat membantu Anda dalam proses investasi.

    Aplikasi ini sering dilengkapi dengan fitur edukatif dan alat analisis yang berguna untuk membuat keputusan yang lebih baik.

    7. Lakukan Riset dan Analisis

    Sebelum mengambil keputusan investasi, lakukan riset mendalam tentang perusahaan atau proyek yang Anda minati.

    Memahami latar belakang dan prospek investasi akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih informasi dan akurat.

    8. Perbarui Pengetahuan Anda

    Dunia investasi selalu berubah, sehingga penting untuk terus memperbarui pengetahuan Anda tentang pasar keuangan dan tren terkini.

    Belajar dari pengalaman serta contoh kasus lainnya dapat meningkatkan kemampuan Anda dalam mengambil keputusan investasi.

    Memulai investasi tidak perlu menakutkan jika Anda mengikuti langkah-langkah yang tepat.

    Dengan menetapkan tujuan finansial yang jelas, memahami dasar-dasar investasi, dan menggunakan teknologi modern, Anda dapat membangun kekayaan secara bertahap dan mencapai kebebasan finansial di masa depan.

    Ingatlah bahwa setiap perjalanan dimulai dengan langkah pertama; jadi jangan ragu untuk memulai perjalanan investasi Anda hari ini! (*)

  • Tips Memilih Perusahaan Sekuritas Terbaik di Indonesia

    Tips Memilih Perusahaan Sekuritas Terbaik di Indonesia

    Fobiz.id – Bagaimana tips menentukan perusahaan sekuritas terbaik untuk berinvestasi di Indonesia?.

    Perusahaan sekuritas sendiri merupakan pihak perantara untuk membantu investor melakukan transaksi investasi.

    Sebagai perantara, mereka memfasilitasi investor seperti menyediakan aplikasi trading yang memudahkan investor melakukan transaksi sendiri secara online.

    Selain itu, perusahaan sekuritas juga memberikan informasi-informasi dan edukasi.

    Sehingga dari waktu ke waktu, investor akan memiliki wawasan yang semakin berkembang tentang informasi bisnis, investasi maupun perekonomian secara umum.

    Dilansir dari howmoneyindonesia. Perlu dicatat, bahwa perusahaan sekuritas hanyalah perantara dan sekedar memberi masukan atau informasi.

    Keputusan akhir untuk membeli atau menjual produk investasi, tetap berada di tangan Anda sebagai investor.

    Semua transaksi Anda lakukan langsung melalui handphone (HP) atau komputer Anda secara online.

    Lalu bagaimana memilih perusahaan sekuritas yang baik?

    Memilih perusahaan sekuritas sangat penting, sepenting menentukan sahabat-sahabat yang akan mengelilingi hidup Anda.

    Karena itu pilihlah sekuritas yang bisa membuat Anda nyaman bertransaksi.

    Menurut pantauan kami, beberapa hal berikut bisa menjadi panduan untuk menentukan perusahaan sekuritas yang pas untuk Anda.

    RESMI : Legalitas sesuai Hukum
    Syarat ini wajib, dan pertama kali harus Anda pertimbangkan.

    Perusahaan sekuritas haruslah terdaftar dalam wilayah hukum RI, sehingga legalitasnya sudah tidak diragukan lagi.

    Dengan demikian keamanan investasi Anda juga lebih terjamin.

    Perusahaan sekuritas resmi di Indonesia adalah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Saat artikel ini ditulis terdapat tiga puluhan perusahaan sekuritas resmi yang bisa Anda pilih.

    Perusahaan-perusahaan ini ada yang merupakan anak perusahaan dari Bank BUMN, anak perusahaan dari bank swasta, maupun perusahaan sekuritas swasta yang merupakan bagian dari perusahaan sekuritas asing yang juga beroperasi di berbagai negara.

    Perusahaan Sekuritas Mana yang lebih baik?

    Ada orang yang lebih nyaman bertransaksi menggunakan perusahaan sekuritas BUMN karena mindset bahwa BUMN kemungkinan lebih solid, jauh dari masalah.

    Namun ada juga yang menyukai perusahaan sekuritas swasta yang merupakan bagian dari bank swasta yang sudah dia kenal baik selama ini.

    Walaupun bank dan perusahaan sekuritas adalah manajemen terpisah dan tidak saling mencampuri, namun efek nama baik suatu bank, sering mempengaruhi pemilihan perusahaan sekuritas para calon investor.

    Ada juga calon investor yang lebih tertarik mencoba perusahaan sekuritas asing.

    Perusahaan sekuritas nasional umumnya mensyaratkan pembukaan rekening investasi yang rendah, mulai Rp100 ribu.

    Namun perusahaan sekuritas swasta terutama sekuritas asing ada yang mensyaratkan pembukaan rekening minimal Rp10 juta ke atas.

    Apapun pilihan Anda, selalu kembali ke syarat pertama bahwa perusahaan tersebut telah terdaftar resmi di BEI.

    Dan selanjutnya jangan lupa perhatikan faktor-faktor berikutnya di bawah ini.

    Memiliki Support System dan Edukasi yang baik sebagai calon investor.

    Anda pastinya belum memiliki informasi utuh tentang potensi keuntungan ataupun resiko berinvestasi.

    Padahal informasi ini sangat penting untuk memaksimalkan potensi keuntungan dan pengembangan dana investasi Anda.

    Demikian juga dukungan informasi teratur seperti pergerakan dan langkah-langkah strategis yang dilakukan suatu perusahaan, atau kebijakan.

    Memiliki informasi investasi yang banyak

    Perusahaan sekuritas yang baik memiliki research analyst (peneliti) yang rutin mengumpulkan data, mengolah, dan menyampaikan analisanya ke investor, baik secara langsung melalui media massa.

    Meski informasi-informasi investasi banyak tersedia di media massa, perusahaan sekuritas yang baik seharusnya memiliki sistim dukungan untuk menyampaikan informasi dan edukasi secara cepat dan berkala kepada para investor.

    Informasi ini bisa tersedia melalui aplikasi atau memanfaatkan media sosial sesuai kebijakan masing-masing perusahaan sekuritas.

    Pastikan Anda menanyakan bentuk support system yang tersedia, sebelum memutuskan menggunakan jasa suatu perusahaan sekuritas.

    Aplikasi Trading yang User-Friendly
    Sebagai investor, Anda bebas melakukan transaksi jual-beli (trading) setiap saat melalui aplikasi, baik melalui handphone ataupun komputer.

    Melalui aplikasi online tersebut, Anda bisa memantau portofolio, jumlah, dan pergerakan investasi Anda setiap saat.

    Karena itu keberadaan aplikasi trading sangat penting bagi seorang investor.

    Masing-masing perusahaan sekuritas memiliki aplikasi trading dengan fitur yang berbeda-beda, tetapi pada dasarnya tujuannya sama yaitu memudahkan investor untuk bertransaksi dan memantau investasinya secara real time.

    Hampir semua perusahaan sekuritas juga menyediakan aplikasi yang bisa didownload dan diuji coba oleh calon investor.

    Dalam aplikasi demo, perusahaan sekuritas menyediakan saldo uang virtual yang bisa Anda uji coba untuk bertransaksi.

    Karena namanya aplikasi demo, maka Anda tidak akan rugi ataupun mendapatkan keuntungan karena yang digunakan juga hanya uang virtual.

    Yang jelas aplikasinya harus membuat Anda nyaman, aman, dan santai dalam berinvestasi.

    Memiliki Nama Baik di Dunia Investasi
    Setiap orang senang bersahabat dengan orang baik bukan?.

    Demikian juga dengan sahabat baru Anda yang berupa perusahaan sekuritas.

    Carilah perusahaan sekuritas yang memiliki reputasi baik, dan tidak memiliki berita negatif. Poin ini sangat penting bagi para investor pemula.

    Untuk mengetahui informasi umum, Anda bisa mengetik nama perusahaan sekuritas yang Anda incar di mesin pencarian online seperti Google.

    Informasi yang muncul bisa beragam, baik positip maupun negatif.

    Makin banyak berita positip, bisa jadi merupakan indikasi baik dan sekaligus menunjukkan aktivitas perusahaan tersebut.

    Semoga perusahaan yang Anda inginkan tidak memiliki berita-berita negatif ya.

    Namun demikian bukan berarti bahwa perusahaan yang pernah memiliki catatan negatif, akan selamanya buruk.

    Perusahaan pasti akan berusaha memperbaiki diri, merombak sistem, pergantian manajemen dan sebagainya.

    Seiring perjalanan waktu dan meningkatnya pengalaman investasi, Anda mungkin saja akan membuka akun investasi di perusahaan-perusahaan sekuritas lain dimasa mendatang.

    Kalimat ini sekaligus menjawab pertanyaan Anda. Apakah boleh membuka akun investasi di lebih dari satu perusahaan sekuritas.

    Jawabannya tentu boleh.

    Customer Service-nya Gimana?
    Saat mendaftar untuk membuka akun investasi, biasanya Anda akan dilayani oleh salah seorang petugas dari perusahaan dari perusahaan sekuritas.

    Karena itu sebaiknya Anda menyimpan nomor kontak petugas tersebut karena kemungkinan Anda akan sering berkomunikasi, diskusi, meminta masukan, dan sebagainya.

    Petugas tersebut adalah bagian awal dari pelayanan pelanggan (customer service).

    Pastikan Anda mendapatkan informasi yang memadai dan merasa nyaman saat berkomunikasi dengannya.

    Namun demikian tidak jarang pula terjadi pergantian pegawai, atau pegawai tersebut mengundurkan diri.

    Karena itu, Anda juga sebaiknya mengetahui nomor kontak pegawai lain yang lebih tinggi dari pegawai tersebut (misalnya manajer atau supervisor-nya) dan nomor contact center resmi perusahaan.

    Cobalah menghubungi nomor kontak tersebut, apakah cukup komunikatif dan bisa membantu Anda. Jangan-jangan nomornya malah sudah tidak bisa dihubungi.

    Pastikan juga website-nya memberikan informasi yang lengkap, mudah digunakan.

    Jika semua berjalan baik, maka perusahaan tersebut sangat layak Anda pilih sebagai perusahaan sekuritas Anda.

    Perusahaan Besar atau Kecil?

    Beberapa artikel menyampaikan bahwa salah satu persyaratan perusahaan sekuritas yang baik adalah besarnya nilai transaksi dan/atau jumlah nasabah perusahaan tersebut.

    Namun demikian bagi kami hal ini tidak terlalu penting.

    Besar kecilnya jumlah nasabah bisa juga dipengaruhi oleh usia perusahaan.

    Perusahaan yang sudah lama beroperasi, cenderung memiliki nasabah yang banyak dan kemungkinan transaksinya besar.

    Tetapi belum tentu perusahaan tersebut lebih baik dibanding perusahaan sekuritas yang lebih muda atau lebih sedikit transaksinya. (*)