Rokok Ilegal Bernilai Puluhan Miliar Dimusnahkan, Bea Cukai Sulbagian Selatan Tegaskan Perang terhadap Kejahatan Fiskal

Rokok Ilegal Bernilai Puluhan Miliar

Written by

in

,

FOBIZ.ID, MAKASSAR – Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) kembali menunjukkan kerasnya wajah kejahatan di sektor kepabeanan dan cukai. Hingga November 2025, aparat Bea Cukai memusnahkan barang ilegal hasil penindakan berupa rokok tanpa pita cukai dan minuman mengandung alkohol dengan nilai ekonomi yang tidak kecil.

Dalam kegiatan pemusnahan tersebut, tercatat sebanyak 13,88 juta batang rokok ilegal dimusnahkan dengan nilai mencapai Rp 21,35 miliar. Selain itu, turut dimusnahkan 1.615 liter minuman mengandung alkohol dengan nilai Rp 294,04 juta. Angka ini menjadi cerminan besarnya potensi kerugian negara akibat peredaran barang kena cukai ilegal yang masih masif terjadi di wilayah Sulawesi bagian selatan.

Berpotensi Timbulkan Dampak Serius

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Djaka Kusmartata, menegaskan bahwa penindakan dan pemusnahan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah tegas negara dalam melindungi kepentingan publik.

“Penindakan ini merupakan upaya nyata Bea Cukai dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus melindungi penerimaan negara. Rokok ilegal dan minuman beralkohol tanpa pengawasan berpotensi menimbulkan dampak serius, baik dari sisi kesehatan maupun stabilitas fiskal,” ujar Djaka pada pemusnahan rokok dan minuman beralkohol ilegal di Lapangan BDK Makassar, Komp. GKN, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (15/12/2025).

Ia menambahkan, pemusnahan tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan nasional dan mendukung program Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat penegakan hukum serta meningkatkan kepatuhan di bidang cukai.

Membutuhkan Pengawasan Terpadu

Menariknya, barang-barang yang dimusnahkan tidak hanya berasal dari hasil penindakan Kanwil Bea Cukai Sulbagian Selatan. Sejumlah satuan kerja lain turut menyumbang hasil penindakan, di antaranya Bea Cukai Makassar, Bea Cukai Parepare, Bea Cukai Kendari, serta Bea Cukai Malili. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa peredaran barang ilegal bersifat lintas wilayah dan membutuhkan pengawasan terpadu.

Djaka tidak menampik bahwa peredaran rokok ilegal masih menjadi tantangan serius. Menurutnya, modus yang digunakan pelaku semakin beragam, mulai dari pemalsuan pita cukai hingga distribusi melalui jalur tidak resmi yang menyasar daerah-daerah terpencil.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Penindakan akan terus kami lakukan, tetapi yang lebih penting adalah efek jera bagi pelaku dan peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran barang ilegal,” katanya.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Djaka Kusmartata saat di wawancara.

Di tengah masifnya penindakan tersebut, Bea Cukai Sulbagian Selatan juga mencatat capaian positif dari sisi penerimaan negara. Hingga 30 November 2025, realisasi penerimaan negara mencapai Rp 597,44 miliar, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 546,49 miliar. Penerimaan ini bersumber dari bea masuk, bea keluar, serta cukai yang menjadi tulang punggung dalam menjaga ketahanan fiskal nasional.

Djaka menegaskan, keberhasilan penerimaan negara tidak bisa dilepaskan dari konsistensi penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai. “Pemberantasan barang ilegal adalah bagian integral dari upaya menjaga penerimaan negara. Jika peredaran ilegal dibiarkan, negara akan dirugikan dan masyarakat menjadi korban,” tutupnya.

Pemusnahan ini menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak tinggal diam menghadapi praktik ilegal di sektor cukai. Namun di sisi lain, besarnya nilai barang yang dimusnahkan juga menjadi alarm keras bahwa kejahatan fiskal masih mengintai dan membutuhkan pengawasan berkelanjutan serta partisipasi publik yang lebih luas.

Comments

One response to “Rokok Ilegal Bernilai Puluhan Miliar Dimusnahkan, Bea Cukai Sulbagian Selatan Tegaskan Perang terhadap Kejahatan Fiskal”

  1. […] Bea Cukai Makassar: Sinergi Jadi Investasi Ekspor Daerah […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *