SULSEL, FOBIZ.ID – Seorang pengacara bernama Rudi S. Gani (49) tewas ditembak oleh orang tak dikenal pada malam tahun baru, 31 Desember 2024. Penembakan terjadi saat Rudi merayakan tahun baru bersama keluarganya di Dusun Limpoe, Desa Pattuku Limpoe.
Korban mengalami luka fatal di wajah dan dinyatakan meninggal dunia di puskesmas setempat.
Hasil Pemeriksaan Korban Penembakan Pengacara di Bone
Polisi telah memeriksa lebih dari sebelas saksi yang berada di lokasi kejadian, termasuk istri korban yang memberikan keterangan penting mengenai peristiwa tersebut.
Jenis Senjata dan Peluru di Gunakan Pelaku Penembakan Pengacara
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium kriminalistik, peluru yang digunakan adalah jenis mimis slug dengan spesifikasi kaliber 8 mm. Peluru tersebut berasal dari senapan angin PCP (Pre-Charged Pneumatic), bukan senjata api organik.
Mimis slug adalah jenis proyektil yang dirancang khusus untuk senapan angin, dengan spesifikasi kaliber 8 mm. Berbeda dengan mimis biasa, mimis slug tidak memiliki pinggang, yang membuatnya lebih aerodinamis dan cocok untuk tembakan jarak jauh.
Mimis slug memiliki ujung berlubang yang meningkatkan daya hancur saat mengenai target, menjadikannya ideal untuk berburu hewan besar. Senapan angin PCP (Pre-Charged Pneumatic) adalah jenis senjata yang umum digunakan dengan peluru ini, karena mampu memberikan akurasi tinggi dan daya tembak yang kuat.
Senapan angin PCP dikenal karena akurasi tinggi dan kemudahan dalam pengisian udara. Terdapat tiga jenis utama senapan angin PCP berdasarkan tempat penyimpanan angin:
- PCP Cylinder Bottle : Tabung aluminium ramping dengan kapasitas angin terbatas, cocok untuk berburu.
- PCP Aluminum Bottle : Botol aluminium yang dapat diganti-ganti, menawarkan kapasitas angin besar tetapi lebih berat.
- PCP Carbon Fiber Bottle : Lebih ringan dan estetis, dengan kapasitas angin besar, ideal untuk penggunaan jangka panjang.
Penyelidikan Penembakan Pengacara di Bone Berlanjut
Kapolres Bone melalui Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku penembakan ini.
“Kami terus melakukan pendalaman kasus dengan bekerja sama dengan Polda Sulsel dan Polres Bone. Tim gabungan telah dibentuk untuk memastikan terungkapnya pelaku dan menangani kasus ini dengan serius,” ujar Kombes Pol. Didik Supranoto.
Motif di balik penembakan ini masih belum dipastikan, dan seluruh keterangan saksi sedang didalami untuk mengungkap siapa pelaku penembakan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan