Tag: Skill

  • Jerome Polin di O-Week 2026 Universitas Ciputra Makassar: Satu Skill Bisa Buka Banyak Peluang

    Jerome Polin di O-Week 2026 Universitas Ciputra Makassar: Satu Skill Bisa Buka Banyak Peluang

     

    FOBIZ.ID, MAKASSAR – YouTuber sekaligus pengusaha muda Jerome Polin Sijabat membagikan pandangannya tentang pentingnya menguasai keterampilan bagi mahasiswa yang ingin membangun masa depan, termasuk terjun ke dunia bisnis.

    Pesan itu disampaikan Jerome saat menjadi narasumber Seminar Eksternal dalam rangkaian Orientation Week (O-Week) 2026 Universitas Ciputra Makassar di Center Point of Indonesia, Senin (31/8/2026).

    Sekitar 330-340 mahasiswa baru mengikuti rangkaian O-Week 2026 yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 4 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan lingkungan akademik sekaligus perjalanan mahasiswa baru dalam menemukan arah dan potensi diri.

    O-Week 2026 mengangkat tema “Awakening The Inner North”, yang menggambarkan perjalanan mahasiswa baru dalam menemukan arah, tujuan, dan jati diri selama memasuki kehidupan perkuliahan.

    Dalam sesi bersama mahasiswa, Jerome mengatakan waktu merupakan modal yang dapat diinvestasikan untuk mendapatkan ilmu dan keterampilan.

    “Waktu ini sebenarnya sebuah mata uang untuk bisa beli ilmu dan skill. Jadi kalian pakai waktu kalian, kalian investasikan waktu kalian untuk bisa belajar sesuatu yang baru, dapat skill yang baru,” kata Jerome.

    Menurut Jerome, satu keterampilan yang dikuasai dengan baik dapat dikembangkan menjadi berbagai peluang. Ia mencontohkan kemampuan matematika yang tidak hanya dapat digunakan untuk mengajar, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi buku, sekolah, konten, hingga bisnis.

    “Ketika kalian punya satu skill, branching-nya bisa banyak banget. Bergantung nanti kalian mau ngapain,” ujarnya.

    Bagi Jerome, penguasaan terhadap skill juga menjadi hal penting sebelum seseorang memutuskan membangun bisnis. Ia menyarankan mahasiswa terlebih dahulu menguasai sesuatu yang ingin mereka tawarkan atau jual.

    “Skill yang paling penting adalah kalian kuasai sesuatu yang mau kalian jual,” tegasnya.

    Menurut dia, ketika seseorang telah menguasai ilmu dan memiliki nilai yang bisa diberikan kepada orang lain, kegagalan dalam satu cara tidak harus membuat seseorang berhenti.

    “Kalau misalnya kalian sudah menguasai apa yang mau kalian jual dan value yang bisa kalian kasih, mau nanti caranya nggak berhasil, bisa coba cara lain. Tapi ilmunya, skill-nya kalian sudah punya,” jelas Jerome.

    Ia kemudian memberikan gambaran bagaimana satu kemampuan dapat memiliki banyak cabang. Dengan kemampuan matematika, misalnya, seseorang dapat memilih menjadi guru, menulis buku, membuat konten edukasi, membuka lembaga pendidikan, hingga mengembangkan bisnis.

    “Matematika yang punya nih matematikanya. Aku mau bikin buku, bisa. Aku mau ngajar matematika, bisa. Aku mau ngapain pun, bisa,” katanya.

    Jerome pun mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa kuliah tidak hanya untuk mengejar pencapaian akademik, tetapi juga membangun keterampilan yang dapat menjadi modal menghadapi dunia profesional dan bisnis.

    Menurutnya, kemampuan teknis dalam bidang tertentu juga dapat diperdalam selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

    “Kalau misalnya skill di bisnisnya itu teknikal banget, nanti pasti bakal belajar di kampus,” ujarnya.

    Adapun mahasiswa baru Universitas Ciputra Makassar yang mengikuti O-Week 2026 berasal dari sejumlah program dan spesialisasi.

    Pada bidang Management, terdapat lima spesialisasi, yakni International Business Management (IBM), Brand Communication Management (BMM), Digital Business Management (DBM), Culinary Business Management (CBM), serta Tax Management (TAX) yang menjadi spesialisasi baru tahun ini.

    Sementara itu, Visual Communication Design (VCD) memiliki tiga spesialisasi, yakni Graphic Design (GD), Digital Illustration (ILX), dan Digital Media Design (DMD).

    Adapun jurusan Informatika (IMT) terbagi dalam dua spesialisasi, yaitu Artificial Intelligence (AI) dan Application Development – Full Stack (AD).

    Rangkaian O-Week 2026 berlangsung selama lima hari, mulai 31 Agustus hingga 4 September 2026. Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan Opening Ceremony, Get to Know Ciputra, perkenalan organisasi dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta Seminar Eksternal bersama public figure.

    Kehadiran Jerome menjadi salah satu sesi yang memberikan perspektif kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya mengenali potensi diri, mengembangkan skill, serta mengubah keterampilan menjadi berbagai peluang di masa depan.

    Melalui tema “Awakening The Inner North”, O-Week 2026 tidak hanya menjadi ajang pengenalan kampus bagi mahasiswa baru, tetapi juga menjadi titik awal bagi mereka untuk menentukan arah perjalanan selama menjalani kehidupan akademik di Universitas Ciputra Makassar.Menurut saya, versi ini sudah lebih akurat karena jumlah maba tidak lagi ditulis 400 dan struktur spesialisasi sudah lengkap.