FOBIZ.ID, MAKASSAR – Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (PPS UMI) melakukan serah terima amanah dan lepas sambut ketua program studi, sekaligus menegaskan pentingnya penerapan nilai Iman, Ilmu, Ikhlas, dan Ihsan (4I) sebagai fondasi kepemimpinan di lingkungan kampus.
Direktur PPS UMI, Prof. Dr. H. La Ode Husen, mengatakan jabatan di lingkungan Pascasarjana bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara moral, akademik, dan spiritual.
“Amanah ini wajib dipertanggungjawabkan. Amanah bisa hilang kapan saja. Kalau bukan kita yang meninggalkan amanah, maka amanah yang akan meninggalkan kita,” kata La Ode Husen dalam kegiatan serah terima jabatan di Makassar.
Menurut dia, konsep 4I harus menjadi pedoman setiap pemimpin dalam mengambil kebijakan. Iman menjadi landasan menjaga integritas, ilmu menjadi dasar pengembangan akademik, ikhlas menjadi semangat pengabdian, sedangkan ihsan diwujudkan melalui pelayanan yang profesional dan terus berinovasi.
Prosesi serah terima diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor UMI oleh Asisten Direktur I PPS UMI, Prof. Andi Tamsil. Pada kesempatan itu, Prof. Hasbuddin Khalid ditetapkan sebagai Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum, Dr. Tenriwaru sebagai Pelaksana Tugas Ketua Program Studi Doktor Ilmu Akuntansi, Hj. Nurfadillah Mappaselleng sebagai Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum, dan Prof. Askari Razak sebagai Ketua Program Studi Kenotariatan.
Wakil Rektor I UMI, Prof. Dirgahayu A. Lantara, yang mewakili Rektor, mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Hj. Masrurah Mokhtar, mengajak sivitas akademika menerima setiap pergantian kepemimpinan sebagai bagian dari ketetapan Tuhan yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Melalui penguatan nilai 4I, PPS UMI menargetkan lahirnya kepemimpinan akademik yang berintegritas, adaptif, dan mampu meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional. Menurut La Ode Husen, nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi budaya kerja yang memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
