Tag: Partai Buruh

  • Ribuan Buruh Geruduk Istana, Desak Revisi UMP DKI 2026 dan UMSK Jawa Barat

    Ribuan Buruh Geruduk Istana, Desak Revisi UMP DKI 2026 dan UMSK Jawa Barat




    FOBIZ.ID – Jakarta | Ribuan buruh dari berbagai daerah menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan upah minimum yang dinilai belum mencerminkan kebutuhan hidup layak para pekerja.

    Massa aksi berasal dari berbagai serikat pekerja yang tergabung dalam aksi tolak UMP DKI Jakarta 2026 dan berbagai kampanye buruh lainnya. Sebelumnya, demo buruh di Makassar juga berujung kenaikan UMK 2026 serta massa di Sulsel terus mengawal penetapan UMK 2026.

    Tuntutan Revisi UMP DKI Jakarta 2026

    Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan UMP DKI Jakarta seharusnya ditetapkan berdasarkan 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL). “Kami menuntut UMP DKI Jakarta 2026 ditetapkan setara 100 persen KHL, yakni sekitar Rp5,89 juta per bulan. Angka ini bukan tuntutan berlebihan, melainkan hasil perhitungan kebutuhan riil buruh di Jakarta,” ujar Said Iqbal, Kamis (8/1/2026).

    Protes UMSK Jawa Barat Dinilai Sepihak

    Para buruh menilai Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat terkait UMSK 2026 telah merugikan pekerja di sejumlah daerah. Fenomena ini mirip dengan kasus sebelumnya, seperti demo buruh di Makassar yang memengaruhi penetapan UMK 2026. “UMSK Jawa Barat ditetapkan secara sepihak. Rekomendasi dari kepala daerah dan dewan pengupahan diubah bahkan dihapus. Ini jelas melanggar prinsip dialog sosial,” tegas Said Iqbal.

    Dikaitkan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi

    Para buruh mengaitkan tuntutan mereka dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024 yang menegaskan bahwa penetapan upah minimum harus mempertimbangkan kebutuhan hidup layak pekerja.

    Ancaman Gugatan Hukum

    Selain turun ke jalan, KSPI dan Partai Buruh menyiapkan langkah hukum. Mereka berencana mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait penetapan UMP DKI Jakarta dan UMSK Jawa Barat. “Jika pemerintah tidak merevisi kebijakan ini, kami akan menempuh jalur hukum. Gugatan PTUN menjadi langkah konstitusional untuk melindungi hak buruh,” kata Said Iqbal.

    Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Hingga siang hari, massa buruh masih bertahan di sekitar Istana Negara sambil menunggu respons resmi dari pemerintah.

     

  • Kampanye Akbar Partai Buruh Exco Sulsel Dihadiri Ribuan Massa 

    Kampanye Akbar Partai Buruh Exco Sulsel Dihadiri Ribuan Massa 

    MAKASSAR, FOBIZ.ID – Kampanye Akbar Partai Buruh Exco Sulawesi Selatan, ribuan peserta padati Lapangan Hertasning, Makassar, Senin (05/02/2024) siang.

    Walaupun kondisi cuaca tidak begitu bersahabat tidak membuat semangat peserta dari berbagai daerah di Sulsel khususnya dari unsur buruh dan masyarakat miskin kota memudar.

    Massa kampanye Partai Buruh Exco Sulsel
    Massa kampanye Partai Buruh Exco Sulsel

    “Kita akan buktikan, bahwa masyarakat miskin kota, petani, nelayan dan buruh berhak menentukan nasibnya sendiri,” kata Ketua Partai Buruh exco Sulsel, Akhmad Rianto.

    Dia juga menambahkan, hari ini kita ( Partai Buruh) mendapatkan kesempatan untuk memimpin negeri ini. Maka jangan sia-siakan kesempatan yang sudah ada.

    “Mari kita menangkan Partai Buruh, karena tujuan didirikannya partai buruh untuk mensejahterakan rakyat, bukan untuk segelintir orang atau kelompok,” ucapnya.

    Sementa itu Ketua Bappilu Partai Buruh exco Pusat Bung Ilhamsyah sapaan akrabnya Boink juga Ketua konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) mengatakan semangat kader dan simpatisan Partai Buruh untuk hadir walaupun hujan menunjukkan semangat jika kita semua mengingingkan perubahan yang lebih baik.

    “Sejak Indonesia merdeka pejuang – pejuang kita, semuanya menjanjikan kemerdekaan untuk seluruh rakyat dalam hal ini kemerdekaan dari kemiskinan – kemiskinan, kemerdekaan dari intimidasi dan kemerdekaan mencerdaskan anak bangsa serta memajukan kesejahteraan rakyat,” ucap Bung Boink.

    Tapi faktanya tambah Boink, 78 tahun Indonesia merdeka masih ada rakyat tidak bisa menikmati fasilitas kesehatan dan pendidikan karena tidak mampu membayar biayanya.

    “64 juta rakyat Indonesia hamya tamat SD, tidak bisa melanjutkan ke tingkatan Universitas karena tidak mampu membayar biayanya,” ucap Boink.

    Dia juga mengatakan kenapa partai-partai yang ada hari ini tidak memperjuangkan rakyat kecil, tukang becak, tukang ojek dan prkerja. Karena kekuasaan yang ada hari ini hanya mementingkan pemilik modal dan kepentingan golongannya saja. (*)

     

  • Partai Buruh Exco Makassar Bersiap Gruduk KPU Makassar

    Partai Buruh Exco Makassar Bersiap Gruduk KPU Makassar

    MAKASSAR, FOBIZ.ID – Partai Buruh exco Makassar akan geruduk KPU Kota Makassar terkait aplikasi Sistem Informasi Kampanye dan Dana Kampanye (SIKADEKA) KPU yang selalu eror atau sulit diakses.

    Ketua Partai Buruh Exco Makassar, Sartono Laode Mutu, di Kantor Partai Buruh Makassar, Sabtu (06/01/2024) sore mengatakan dia bersama tim admin dan para caleg partai buruh exco Makassar akan mendatangi Kantor KPU Makassar.

    “Seharusnya sistem SIKADEKA KPU tidak boleh eror, ini cukup merugikan kami yang ingin mengakses situs tersebut untuk pelaporan. Apalagi saat ini sudah memasuki hari terakhir,” kata Bung Tono.

    Adapun, dengan Sekretaris Partai Buruh exco Makassar, Askin yang juga tim admin SIKADEKA Partai Buruh Makassar menambahkan seharusnya KPU lebih siap dengan aplikasi.

    “Kami cukup stres mengadapi SIKADEKA ini. Kami bahkan begadang hanya menunggu sistem normal tapi nyatanya tetap eror,” ucap Askin.

    Seharusnya KPU tidak hanya mendesak kami untuk mengisi SIKADEKA tetapi juga memberikan kompensasi. “Apa dan bagaimana cara mengisinya, untuk memgakses saja tidak bisa,” tegas Askin.

    Terkait Sikadeka KPU yang sulit diakses, telah beredar penyampaian dari pihak KPU yang berbunyi, “Mohon izin menginformasikan Bapak/Ibu, Sikadeka akan down mulai pukul 16.45 WIB untuk penambahan server, dan akan berlangsung kurang lebih 2 jam.. Mohon maaf dan terima kasih Bapak/Ibu.. 🙏🏻” (*)

  • Masyarakat Diminta Cerdas Memilih, Diskualifikasi Mengintai Celag Makassar

    Masyarakat Diminta Cerdas Memilih, Diskualifikasi Mengintai Celag Makassar

    MAKASSAR, FOBIZ.ID Pemilihan anggota legislatif 2024 semakin dekat. Para calon anggota DPRD dan tim pemenangan terus bergentayangan mendulang dukungan suara sebanyak-banyaknya.

    Mantan wartawan politik, Irwan, Sh yang ditemui di kawasan Tamalanrea mengungkapkan kepada media konstelasi politik 2024 ini begitu ugal – ugalan.

    Ditengah KPU dan Bawaslu gencarnya mengkampanyekan agar tidak melakukan politik uang, malah tidak sedikit terdengar caleg secara terang-terangan membagikan sembako dan uang kepada calon pemilihnya.

    Mantan wartawan Tempo dan beberapa media lokal di Sulawesi Selatan ini pun, meminta agar wajib pilih lebih bijak dalam menentukan pilihannya.

    Iwan Mapparenta sapaan Irwan yang juga maju nyaleg di dapil 3 nomor urut 4 asal Partai Buruh, meliputi Kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Biringkanaya mengatakan untuk menghadapi caleg-caleg yang telah merendahkan harga diri masyarakat dengan cara memberi sembako dan uang. Partainya telah menyiapkan tim untuk melakukan investigasi dan pengawasan.

    “Kami dari Partai Buruh exco Sulawesi Selatan dan Partai Buruh exco Kota Makassar sudah punya regulasi menghadapi semua itu,” ucap Irwan yang juga Ketua Pijar Partai Buruh exco Makassar.

    Koordinator pemberitaan dan propoganda Partai Buruh exco Makassar ini lebih jauh menjelaskan saat ini beberapa sayap partai buruh telah bergerak di lapangan dimana tim-tim yang diterjunkan bertugas melakukan investasi dan pengumpulan data.

    “Tim kami telah bergerak. Semua caleg dari partai lawan kami pantau pergerakannya dengan cermat. Hasil investigasi dan pengumpulan data di lapangan di laporkan ke sayap partai bernama RAR,” ucap alumni fakultas hukum UMI angkatan 2002 ini.

    Irwan menjelaskan RAR merupakan salah satu sayap Partai Buruh yang beranggotakan ratusan pengacara. RAR inilah nanti yang akan mengelola dan menindak lanjuti temuan pelanggaran di lapangan yang dilakukan caleg partai lain.

    “Tentu harapan kami dengan memperkarakan caleg yang melanggar. Mereka akan didiskualifikasi dan pencalonannya termasuk beberapa caleg yang kami duga telah dititip di RT dan RW,” ucap Irwan. (*)

  • Partai Buruh Exco Makassar Sisir Pelabuhan Sukarno Hatta Makassar

    Partai Buruh Exco Makassar Sisir Pelabuhan Sukarno Hatta Makassar

    MAKASSAR, FOBIZ.ID – Partai Buruh exco Makassar menggelar sosialisasi dengan membagi – bagikan brosur berisi visi misi partai dan kartu nama caleg di sekitar pelabuhan Sukarno Hatta, Jl Penghibur Makassar, Jumat (22/12/2023).

    Dalam kampanye kecil para calon legislatif (caleg) kota Makassar terlihat begitu antusias membagikan brosur sambil menjelaskan apa yang ingin diperjuangkan partai buruh.

    “Bagi-bagi brosur ini kami anggap cara unik untuk mengkampanyekan partai buruh kepada masyarakat,” ucap Ketua Partai Buruh exco Makassar, Sartono Laode Mutu.

    Bung Tono, sapaan aktivis buruh ini juga mengatakan bagi-bagi brosur dan kartu nama para Caleg tidak hanya melibatkan caleg, pengurus dan simpatisan partai buruh yang ada di dapil tersebut.

    “Kami melibatkan semua caleg yang ada di kota Makassar dalam kegiatan ini. Bahkan kami juga melibatkan caleg provinsi dan caleg DPR RI,” kata Tono disela-sela sosialisasi.

    Adapun, Irwan Caleg Makassar dapil 3 nomor urut 4 di lokasi mengatakan partai buruh merupakan partainya para pekerja sehingga itu para caleg wajib menyentuh langsung para buruh dan menjelaskan secara detail partai buruh.

    “Ini semua kami lakukan untuk mendapatkan simpati dan dulungan dari teman-teman pekerja, tidak dipungkiri diluar sana masih banyak teman-teman pekerja yang belum sadar jika mereka sudah punya partai dan lebih memilih menjual suaranya demi keuntungan sesaat,” ucap irwan.

    Sementara itu, caleg dapil 2 Hasni Syamsuddin nomor urut 3. Terlihat lebih semangat memperkenalkan yang menjelaskan programnya ke buruh pelabuhan dan pengguna jalan.

    “Saya Hasni Caleg dapil 2 nomor urut 3, kawasan pelabuhan ini merupakan daerah pemilihan ku, mohon bantuan dan doanya supaya ada juga perwakilan teman-teman buruh pelabuhan dan masyarakat sekitar di DPRD Makassar, ” jelas Hasni.

    Sebagai pengurus KPRM Makassar, tentu Hasni sudah sangat berpengalaman dalam membela dan mperjuangkan hak-hak kaum miskin kota yang selama ini mengalami penindasan. (*)

     

     

  • Presiden Partai Buruh, Sikapi pasca Keputusan MKMK, Sarankan MK Segera Putus Perkara Baru Usia Capres

    Presiden Partai Buruh, Sikapi pasca Keputusan MKMK, Sarankan MK Segera Putus Perkara Baru Usia Capres

    Bagi kelompok yang pro pada aturan capres/cawapres boleh berusia dibawah 40 tahun sepanjang pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilu atau pilkada (elected official), Putusan MKMK barangkali bisa diterima karena tidak menganulir Putusan MK nomor 90/PUU-XXI/2023.

    Tetapi bagi kelompok yang kontra, boleh jadi mereka tetap merasa tidak puas pada putusan MKMK yang tidak menyoal aturan usia capres/cawapres yang sudah diputus sebelumnya oleh MK sehingga menyebabkan Putusan Mahkamah nomor 90/PUU-XXI/2023 tetap dinyatakan berlaku.

    Nah, Partai Buruh tentu tidak akan masuk dalam pergulatan pro-kontra tersebut. Biarlah isu itu menjadi diskursus publik sebagai bagian dari kebebasan berpendapat.

    “Tetapi yang menjadi ‘concern’ kami dari kasus ini adalah bagaimana kehormatan lembaga MK dapat segera dipulihkan dan aturan konstitusi benar-benar dapat ditegakkan selurus-lurusnya,” ucapnya.

    Partai Buruh adalah partai politik yang taat pada konstitusi. Kami ingin MK kembali menjadi lembaga pengawal konstitusi yang dipercaya, dihormati, dan disegani seperti masa-masa awal lembaga ini dipimpin oleh Profesor Jimly Asshiddiqie. Disinilah fokus Partai Buruh dalam menyikapi isu usia capres/cawapres.

    Oleh sebab itu, agar polemik usia capres/cawapres tidak menggangu suasana Pemilu, dan keraguan masyarakat terhadap independensi MK untuk mengadili perselisihan hasil Pemilu kelak dapat dipulihkan, Partai Buruh menyarankan agar MK dapat segera memutus perkara baru pengujian usia capres/cawapres yang teregister dengan nomor perkara 141/PUU-XXI/2023.

    Dalam pandangan saya, adanya perkara baru tentang pengujian usia capres/cawapres yang diajukan ke MK dapat dijadikan momentum oleh Mahkamah untuk mengakhiri polemik ini secara lebih capat. Kalau hari ini (8/11/2023) perkara tersebut akan disidangkan, sebaiknya langsung saja dijatuhkan putusan agar segala sesuatunya menjadi lebih ‘clear’.

    Saya tidak tahu apakah hal itu bisa dilakukan atau tidak oleh MK. Tetapi saya berpendapat sepanjang tidak melanggar hukum acara, ya sudah langsung saja perkara itu diputuskan pada sidang hari ini. Apalagi berdasarkan jadwal KPU, tanggal 8 November hari ini adalah hari terakhir proses pencalonan yang membuka ruang penggantian capres-cawapres yang sudah didaftarkan sebelumnya. Versi lainnya saya baca Ketua KPU menyebut waktunya bisa sampai dengan tanggal 13 November.

    Seingat saya, dulu pernah ada perkara tentang hak memilih untuk Pilpres tahun 2009 yang perkaranya langsung diputuskan oleh MK pada sidang pertama.

    Jadi sekali sidang langsung diputus oleh MK. Barangkali ini bisa menjadi yurisprudensi untuk memutus perkara 141/PUU-XXI/2023 secara lebih cepat agar partai politik yang sudah mendaftarkan capres-cawapres dapat menyesuaikan diri.

    Soal perkara 141/PUU-XXI/2023 nantinya akan diputus dengan substansi yang sama dengan perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 atau akan muncul tafsir baru dari Mahkamah tentang ketentuan batas usia capres-cawapres, Partai Buruh akan menghormatinya.

    Bagi kami, yang terpenting dari persoalan ini adalah bukan soal berapa batasan usia capres/cawapres.

    Bukan pula soal siapa pihak yang akan diuntungan dari aturan tersebut. Tetapi yang terpenting bagi Partai Buruh adalah bagaimana konstitusi benar-benar dapat ditegakkan setegak-tegaknya, dan sehormat-hormatnya oleh para Hakim Konstitusi. (*)

  • Partai Buruh Galang Dana untuk Rakyat Palestina dan Tuntut Kenaikan Upah 15 Persen

    Partai Buruh Galang Dana untuk Rakyat Palestina dan Tuntut Kenaikan Upah 15 Persen

    MAKASSAR, FOBIZ.ID – Partai Buruh exco Sulawesi Selatan melakukan penggalangan dana untuk rakyat Palestina yang menjadi korban perang di depan Kantor Gubernur Sulsel Jl. Urip Sumiharjo, Senin (30/10/2023).

    Dana yang terkumpulkan dari sumbangan pengguna jalan kemudian akan diserahkan pada lemba-lembaga yang akan membawa dana tersebut ke Palestina.

    Selain melakukan penggalangan dana partai buruh yang tergabung bersama elemen-elemen serikat buruh seperti, PSBM, FSPMI, GSBN dan beberapa caleg Partai Buruh Sulsel dan Makassar.

    “Hari ini kita lakukan aksi bela Palestina dan aksi tuntutan kenaikan upah 15 persen,” kata Taufik yang merupakan Caleg Partai Buruh Sulsel Dua Makassar B.

    Taufik menambahkan dana yang terkumpulkan akan diserahkan ke BMN Baitulmaal Muamalat.

    Sementara itu, apa Irwan yang juga Caleg Partai Buruh dapil Makassar 3, menyampaikan sebagai negara yang mayoritas berpenduduk muslim sudah menjadi kewajiban untuk membantu saudaranya.

    “Kita tidak boleh lupa sejarah, Palestina lah salah satu negara yang telah mengakui kemerdekaan kita,” ucap Irwan.

    Terlepas dari persaudaraan, Irwan juga mengatakan ini adalah persoalan kemanusiaan, sehingga itu dia meminta kepada semua masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menyuarakan kebebasan dan kemerdekaan Palestina. (*)

     

  • Presiden Partai Buruh Hadiri Bimtek di Makassar

    Presiden Partai Buruh Hadiri Bimtek di Makassar

    MAKASSAR, FOBIZ.ID – Presiden Partai Buruh, Said Iqbal diagendakan hari ini, Kamis (26/10/2023) menjadi pembicara dalam bimbingan teknis (Bimtek) yang digelar Partai Buruh exco Sulawesi Selatan, di Arbor Eiz Hotel, Jl. Perintis kemerdekaan, Makassar.

    Menurut informasi, Said Iqbal tiba di Makassar dari Jakarta pada pukul 10:00 Wita dan langsung menuju hotel guna mengisi acara bintek yang dihadiri para Caleg se – Sulsel.

    “Selain dihadiri langsung Presiden Partai Buruh Ir. H. Said Iqbal, ME, juga hadir Ketua Bappilu Partai Buruh Ilhamsyah dan Katimsus Partai Buruh Said Salahuddin, SH, MH,” ucap Ketua Partai Buruh exco Sulsel, Akhmad Rianto.

    Adapun Bimtek para Caleg ini, kata Rinto rencananya akan dimulai jam 9 pagi hingga sore. (*)

     

  • Irwan Mantan Wartawan yang Memutuskan Terjun Dunia Politik

    Irwan Mantan Wartawan yang Memutuskan Terjun Dunia Politik

    Irwan merupakan calon anggota DPRD Kota Makassar asal Partai Buruh untuk daerah pemilihan tiga (Dapil III) meliputi Kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Biringkanaya.

    Irwan yang akrab disapa Iwan Mapparenta merupakan pria keturunan Bugis Bone dan Wajo. Lahir di Ambon 22 Juni 1982.

    Sebelum memasuki masa sekolah, Irwan menghabiskan masa kecilnya di Kabupaten Luwu Timur, tepatnya di Malili.

    Setelah memasuki sekolah dasar dia pun mengikuti orangtuanya tinggal di Palakka, Kabupaten Bone. Lalu melanjutkan sekolah menegah pertama di SMP Negeri 1 Watampone.

    Hanya beberapa bulan di SMA Negeri 3 Palakka dia pun memutuskan pindah sekolah di SMA Negeri 15 Makassar.

    Dari SMA Neg 15 Makassar dia melanjutkan pendikan di Universitas Musim Indonesia (UMI) Fakultas Hukum tahun 2002.

    Disini dia memilih jurusan perdata. Namun pria yang berdomisi di perumahan Bumi Bung Permai, Tamalanrea Jaya Makassar ini, lebih memilih profesi sebagai wartawan.

    “Kenapa saya tidak memilih jurusan pidana, atau jurusan lainnya tapi memilih jurusan perdata. Karena saya ini berasal dari kampung dimana begitu banyak persoalan sengketa tanah yang belum terselesaikan dan bahkan akan terjadi. Dengan mengetahui ilmunya tentu saya bisa bermanfaat bagi orang banyak yang hak-haknya bisa saja dirampas,” ucap Irwan.

    Pemilik nomor urut 4 di dapil tiga ini menambahkan terkait ketertarikanya terhadap profesi Jurnalis, semuanya tidak terlepas dari kebijakan-kebijakan pemerintah yang tak berpihak pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat banyak.

    “Waktu masih mahasiwa, setiap ada kebijakan pemerintah khususnya rencana kenaikan harga BBM, saya bersama kawan-kawan selalu turun ke jalan melakukan aksi protes tapi hasilnya tidak terlalu efektif,” kata Irwan.

    Dari sinilah, Irwan berpikir bagaimana jika aksi protes di jalan dia ganti menjadi aksi protes di media berupa tulisan.

    Setelah membulatkan niatnya, dia pun mulai bergabung di tabloid dan majalah mingguan, karena saat itu hanya media inilah yang mau menerima calon wartawan yang belum berpengalaman.

    Setelah dia merasa cukup dengan dasar-dasar wartawan, Irwan pun mulai mencoba mendaftar sebagai reporter di Radio Suara Celebes, di Makassar.

    Irwan menjelaskan, saat dirinya bergabung di Radio Suara Celebes dirinya masih berstatus mahasiswa sehingga, perusahaan menempatkan di DPRD Sulsel dan DPRD Makassar sebagai wartawan politik, mungkin pertimbangan dekat dari kampusnya.

    Setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, dia pun kembali ke Bone, otomatis profesi jurnalistiknya di Kota Makassar harus dia lepas.

    Namun setelah pulang kampung, dia kembali mendapatkan tawaran menjadi wartawan di salah satu media cetak yang akan didirikan di Kabupaten Bone sebagai perusahaan media anak perusahan Koran Fajar.

    Tentu tawaran itu tak dia sia-siakan. Walaupun dirinya belum pernah melihat siapa bos dan orang-orang yang akan menjadi timnya.

    “Yang lucu saat itu, ketika saya ditanya wartawan mana. Saya cuma bisa bilang Radar Bone,” ucap Irwan.

    Karena saat itu belum ada yang tahu kalau akan ada koran harian lokal di Kabulaten Bone. “Bisalah saya dikatakan sebagai wartawan pertama Radar Bone,” ucap Irwan.

    Waktu di Radar Bone, dia dipercayakan menagani pemberitaan hukum dan kriminal. Namun setelah Radar Bone berjalan normal malah dirinya pamit dari perusahaan.

    “Saat itu saya pamit, karena masih mau mengembangkan ilmu kewartawanan, kebetulan saat itu ada penawaran datang dari pihak Majalah Tempo,” ucap Irwan.

    Karena harus bekerja untuk Koran Tempo, Irwan pun harus kembali ke Makassar, karena saat itu tempo lagi mengembangkan bisnis medianya di Makassar.

    “Saya bergabung dengan koran tempo Makassar, sejak awal berdirinya. Disini kita tidak hanya bekerja untuk koran tempo Makassar tetapi juga untuk mengisi berita-berita di media online tempo dan sesekali mendapatkan penugasan menulis di Majalah Tempo,” papar Irwan.

    Tidak kurang dari lima tahun Irwan menjadi keluarga besar tempo. Dan akhirnya dia memutuskan mendirikan perusahan media online, namun saat itu bisnis media online belum terlalu bagus, sehingga dia kembali bergabung dengan beberapa media cetak di Makassar.

    Dalam perjalanan perkembangan teknologi, media cetak pun berangsur-angsur ditinggalkan, bahkan tidak sedikit perusahan media yang harus menutup bisnisnya akibat tingginya biaya yang harus dikeluarkan.

    Irwan yang sudah berpindah-pindah media, kembali memutuskan mendirikan media berita online atas dasar pengamanan yang dimilikinya.

    “Saya pindah-pindah media tentu bukan belajar dasar-dasar Jurnalistik 5 W + 1 H dan 1 S, tetapi tujuan saya mempelajari menajemen media,” ucap Direktur FOBIZ.ID ini.

    Irwan yang sudah cukup banyak menyaksikan ketidak adilan dalam masyarakat selama dia menjadi wartawan akhirnya memutuskan terjun ke dunia politik dengan harapan bisa menjadi bagian pembuat kebijakan yang pro rakyat. (*)

  • Caleg Dapil 1 Panaskan Mesin Politik

    Caleg Dapil 1 Panaskan Mesin Politik

    MAKASSAR, FOBIZ.ID – Calon anggota legislatif dapil Makassar 1, asal Partai Buruh, Muhammaddin, SE mulai panaskan mesin politiknya.

    Bertempat dikediamannya di Jl. Anuang. Muhammad Din, menggelar rapat tertutup bersama tim intinya dari beberapa kelurahan yang ada di Kecamatan Makassar, Kecamatan Rappocini dan Ujung Pandang.

    Dalam pertemuan tertutup itu, Caleg Nomor Urut 2 ini. Selain memberikan pembekalan strategi untuk tim pemenangannya dia juga membagikan atribut Partai Buruh serta baju ciri khas partai buruh dan dirinya kepada tim yang hadir.

    “Tentu sebagai salah satu caleg akan berbuat maksimal agar bisa merebut simpati pemilih yang ada di didapilku,” ucap Muhammaddin.

    Selain sudah mengukuhkan timnya, pengusaha pallu basa yang berjualan di jalan Domba, Makassar ini juga gencar melakukan sosialisasi di wilayahnya seusai menutup warung dagangannya. (*)