Turnamen Jadi Ajang Pembinaan Atlet
Dalam wawancara dengan FOBIZ.ID, Minggu (2/8/2026), Pelatih Tapak Suci PIMDA 177 Kabupaten Gowa, Muh. Farid Dito, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi momentum penting bagi atlet untuk meningkatkan kualitas teknik maupun mental bertanding.
“Open Turnamen Pencak Silat Makassar Beach Champion I merupakan ajang yang sangat positif dalam mengembangkan prestasi atlet, khususnya generasi muda. Kami berharap turnamen seperti ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai wadah bagi atlet untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mempererat silaturahmi antarperguruan dan daerah.”
Menurutnya, pencapaian yang diraih para atlet tidak hanya menjadi kebanggaan organisasi, tetapi juga membuktikan efektivitas program pembinaan yang selama ini dijalankan.
Keberhasilan Berkat Kerja Sama Semua Pihak
Muh. Farid Dito menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, orang tua, serta jajaran Pimpinan PIMDA 177 Tapak Suci Kabupaten Gowa yang terus memberikan dukungan selama proses pembinaan.
“Alhamdulillah, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para atlet, pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Dukungan tersebut menjadi semangat bagi atlet untuk terus memberikan hasil terbaik.”
Ia menegaskan, prestasi tersebut menjadi motivasi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pembinaan atlet pada berbagai kelompok usia.
Pembinaan Atlet Terus Diperkuat
Ke depan, Tapak Suci PIMDA 177 Kabupaten Gowa akan memperkuat program latihan yang lebih terarah, meningkatkan kualitas pelatih, memperluas pembinaan usia dini, serta memperbanyak keikutsertaan atlet pada kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.
“Kami ingin mencetak atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan sesuai ajaran Tapak Suci,” tegas Muh. Farid Dito.
Dengan capaian tersebut, Tapak Suci PIMDA 177 Kabupaten Gowa optimistis dapat terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, hingga Indonesia pada berbagai kejuaraan pencak silat. (*)
