Tag: Hanafing

  • Filanesia Manajemen Gandeng Hanafing Dirikan Academy Football

    Filanesia Manajemen Gandeng Hanafing Dirikan Academy Football

    MAKASSAR, FOBIZ.ID – Filanesia Manajemen dalam waktu dekat akan mendirikan Academy Football sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan prestasi sepak bola usia dini di Sulawesi Selatan.

    Keberadaan Academy Football ini nantinya diharapkan menjadi wadah yang melahirkan atlet-atlet sepak bola berprestasi berstandar nasional dan internasional.

    Sebagai bentuk keseriusan Filanesia Manajemen mendirikan Academy Footbal, pelatih yang juga legendaris pesepakbola tanah air, Muhammad Hanafing Ibrahim pun digandeng sebagai Direktur Teknik di Academy Football Filanesia.

    “Sejak Filanesia Manajemen didirikan tahun 2020, kami memiliki visi melakukan pembinaan usia dini,” kata Direktur Filanesia Manajemen, M Arif Rijal, Kamis (01/06/2023).

    Sehingga itu, kompetisi-kompetisi yang dilakukan Filanesia Manajemen sejak 2020, pesertanya hanya terfokus pada usia 10 tahun dan 12 tahun.

    Terkait dipilihnya Hanafing menjadi Direktur Teknik Academy Football Filanesia Manajemen, menurut Arif, selain Hanafing berasal dari Sulawesi Selatan tepatnya Kabupaten Gowa, dia juga memiliki komitmen kuat membangkitkan kembali pemain-pemain bola berprestasi khususnya di Kabupaten Gowa.

    “Beliau menginginkan melahirkan pemain-pemain profesional yang berlaga bukan hanya di kanca nasional tetapi juga di kanca internasional, beliau juga mengetahui bahwa potensi pemain sepak bola di kabupaten Gowa sangat banyak,” ucap Arif.

    Filanesia Manajemen Tidak Hanya Ingin Kompetisi Berakhir Euforia

    Arif menjelaskan kehadiran Academy Football Filanesia untuk mengubah metode yang selama ini dilakukan, dimana setiap kompetensi-kompetisi hanya berakhir euforia bagi tim yang juara, setelah itu tidak ada tindak lanjut.

    “Insyaallah kami ingin merubah metode yang tidak hanya berakhir euforia bagi tim-tim pemenang,” ucapnya.

    Metode yang akan dilakukan nantinya, setelah kompetisi berakhir pihaknya akan menindaklanjuti dengan menyeleksi atau memilih pemain-pemain berbakat untuk dibina kembali di Academy Football Filanesia.

    “Walaupun pemain-pemain berbakat ini menjalani pembinaan di Filanesia Academy Football nantinya bukan berarti pemain tersebut terputus dengan SSB asalnya,” ucap Arif.

    Bahkan ke depan nantinya, tambah Arif jika pemain yang dibina Filanesia Academy Football menjadi pemain profesional maka SSB asal pemain akan mendapatkan hak opsi.

    “Sehingga secara tidak langsung SSB yang pemainnya sukses menjadi pemain profesional akan mendapatkan tambahan pendapatan sehingga SSB tersebut bisa mandiri,” jelas Arif. (*)