Tag: fobiz

  • Media Nasional LMN News Group Jadi Sponsor Tunggal APPI Street Football Futsal Vol. 1 di Mariso

    Media Nasional LMN News Group Jadi Sponsor Tunggal APPI Street Football Futsal Vol. 1 di Mariso

    FOBIZ.ID, MAKASSAR – Media Nasional Lintas Mata Nusantara (LMN) News Group menjadi sponsor tunggal dalam pelaksanaan APPI Street Football Futsal Vol. 1 Tahun 2026 yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI) Kecamatan Mariso.

    Pembukaan turnamen berlangsung di Jalan Nuri, Kecamatan Mariso, Makassar, Minggu (30/8/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 24 klub dari berbagai kelurahan dan kelompok pemuda di Kecamatan Mariso.

    Pembukaan kompetisi futsal tersebut berlangsung meriah dan dihadiri Ketua Umum DPP APPI H. Irfan Darmawan, NM., SH., Ketua DPC APPI Kecamatan Mariso Dedi Syamsul Bachri, serta jajaran pengurus APPI dari 15 kecamatan di Kota Makassar.

    Hadir pula Srikandi APPI, Satgas APPI, LKBH APPI, Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemkot Makassar H. Ahmad Namsum, S.Ag., M.M., yang mewakili Wali Kota Makassar.

    Selain itu, turut hadir Camat Mariso Andi Syahrir Mappatoba, SE., perwakilan Kapolsek Mariso, perwakilan Danramil Mariso, pimpinan redaksi LMN News Group, tokoh masyarakat, pemuka agama, sejumlah organisasi masyarakat, kelompok pemuda, peserta turnamen serta warga sekitar.

    Ketua Panitia APPI Street Football Futsal Vol. 1 Tahun 2026, Syamsul Ramadhan, mengatakan sebanyak 24 klub ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

    “Alhamdulillah, sampai pelaksanaan kegiatan ini ada 24 klub yang ikut berkompetisi. Kami berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan selama pertandingan,” ujar Syamsul.

    Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah bagi pemuda untuk menyalurkan bakat sekaligus memperkuat silaturahmi antarpemuda di Kecamatan Mariso.

    LMN News Group Dukung Pembinaan Pemuda

    Pelaksanaan APPI Street Football Futsal Vol. 1 Tahun 2026 mendapat dukungan penuh dari PT Media Nasional Lintas Mata Nusantara (LMN) News Group sebagai sponsor tunggal.

    Pemimpin Redaksi Media Nasional LMN News Group yang akrab disapa Bang Jhoe mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.

    “Kegiatan seperti ini adalah wadah terbaik bagi pemuda untuk menyalurkan energi dan bakat ke arah yang positif. Sepak bola bukan hanya soal kemenangan, melainkan soal persaudaraan, kedisiplinan, dan kerja sama tim,” ujarnya.

    Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan potensi pemain muda, khususnya yang berasal dari Kecamatan Mariso dan wilayah Kota Makassar.

    “Kami berharap ajang ini menjadi awal lahirnya bibit-bibit pemain berbakat dari kecamatan yang ada di Makassar, khususnya Mariso,” katanya.

    Oplus_131072

    APPI Dorong Pemuda Aktif dalam Kegiatan Positif

    Ketua Umum DPP APPI, H. Irfan Darmawan, mengapresiasi pelaksanaan APPI Street Football Futsal Vol. 1 Tahun 2026 yang digagas DPC APPI Kecamatan Mariso.

    Darmawan mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan pemuda melalui olahraga.

    “Olahraga mengajarkan banyak hal kepada pemuda, mulai dari kedisiplinan, kerja sama tim, sportivitas hingga rasa tanggung jawab. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus kita dorong,” ujar Darmawan.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Media Nasional LMN News Group yang memberikan dukungan sebagai sponsor tunggal dalam pelaksanaan turnamen tersebut.

    “Kami mengapresiasi dukungan Media Lintas Mata Nusantara News Group dalam kegiatan ini. Semoga kolaborasi ini terus terjalin untuk mendukung pengembangan pemuda melalui olahraga, membangun sportivitas dan kebersamaan, serta mengarahkan generasi muda agar terhindar dari tindakan dan kegiatan negatif,” katanya.

    Darmawan berharap APPI Street Football Futsal Vol. 1 dapat menjadi awal pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Kecamatan Mariso.

    Jadi Wadah Pencarian Bibit Atlet

    Tokoh masyarakat Kecamatan Mariso sekaligus Koordinator Kecamatan (Korcam) KONI Kecamatan Mariso, Hery Daeng Ngemba, turut mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut.

    Menurutnya, kompetisi futsal dapat menjadi sarana untuk melihat potensi atlet muda yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Kompetisi futsal seperti ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi menjadi wadah untuk mencari bakat-bakat muda yang potensial,” ujarnya.

    Daeng Ngemba juga mengapresiasi dukungan Media LMN News Group terhadap kegiatan olahraga pemuda di Kecamatan Mariso.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Media Lintas Mata Nusantara News Group atas perhatian dan dukungannya terhadap kegiatan olahraga di Kecamatan Mariso. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan kegiatan olahraga dan pembinaan pemuda,” katanya.

    Ia berharap APPI Street Football Futsal dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga melahirkan bibit atlet muda sekaligus mempererat silaturahmi antarpemuda di Kecamatan Mariso. (Tim)

  • BNI wondrX 2026 Hadirkan Hampir 400 Tenant dan 100 Ribu Pengunjung, dari Rumah Impian hingga Solusi Pengembangan Usaha

    BNI wondrX 2026 Hadirkan Hampir 400 Tenant dan 100 Ribu Pengunjung, dari Rumah Impian hingga Solusi Pengembangan Usaha

    FOBIZ.ID, JAKARTA – BNI wondrX 2026 menghadirkan hampir 400 tenant dari berbagai sektor untuk menjawab beragam kebutuhan masyarakat.

    Digelar pada 21–23 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang, ajang ini tidak hanya menjadi tempat masyarakat mencari produk, tetapi juga ruang untuk memperoleh edukasi, berkonsultasi, dan menyiapkan rencana finansial maupun bisnis.

    Lebih dari 100 ribu pengunjung hadir selama tiga hari penyelenggaraan BNI wondrX 2026.

    Mereka datang dengan kebutuhan yang beragam, mulai dari mencari rumah impian bersama keluarga, mengeksplorasi kendaraan dan kebutuhan perjalanan, meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan, hingga mencari solusi pembiayaan untuk mengembangkan usaha.

    Mengusung tema “One Ecosystem, Continuous Motion”, BNI wondrX 2026 mempertemukan berbagai kebutuhan tersebut dengan solusi finansial dan gaya hidup dalam satu ekosistem.

    Konsep ini memungkinkan pengunjung bergerak dari mencari inspirasi, mengeksplorasi pilihan, berkonsultasi, hingga mulai menyiapkan keputusan sesuai kebutuhannya.

    CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menilai transformasi perbankan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat.

    Menurutnya, peran BNI tidak hanya terlihat dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuan menghubungkan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.

    “Kehadiran wondr by BNI dan penguatan layanan digital BNI menunjukkan bagaimana transformasi perbankan harus berangkat dari kebutuhan manusia, bukan hanya dari kepentingan BNI. Semoga BNI terus tumbuh sehat, melayani dengan sepenuh hati, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” ujar Rosan saat membuka BNI wondrX 2026.

    Hampir 400 Tenant dalam Satu Ekosistem

    Keragaman tenant menjadi salah satu daya tarik BNI wondrX 2026. Sebanyak 31 tenant Automotive memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat berbagai pilihan kendaraan sekaligus memperoleh informasi mengenai alternatif pembiayaan.

    Di sektor perjalanan, terdapat 25 tenant Travel yang membantu masyarakat mempersiapkan perjalanan, mulai dari tiket dan akomodasi hingga kebutuhan paspor dan visa.

    Sementara itu, 141 tenant Retail and Lifestyle menghadirkan berbagai produk gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari. Pengunjung juga dapat menikmati beragam pilihan kuliner dari 130 tenant Food and Beverage.

    BNI turut menghadirkan tujuh tenant di Emerald Lounge yang menyediakan layanan khusus bagi nasabah BNI Emerald.

    Komposisi tenant tersebut membuat kebutuhan finansial hadir dalam konteks kehidupan sehari-hari.

    Masyarakat tidak hanya ditawarkan produk perbankan, tetapi juga dapat melihat bagaimana layanan finansial dapat digunakan untuk mendukung berbagai rencana, mulai dari memiliki kendaraan hingga mengembangkan usaha.

    Rumah Impian Jadi Bagian dari Rencana Keluarga

    Salah satu area yang menjadi perhatian pengunjung adalah Housing. Sebanyak 20 tenant Housing menghadirkan pilihan properti dari berbagai pengembang.

    Sela, pengunjung asal Jakarta yang datang bersama keluarganya, mengaku tertarik dengan berbagai pilihan rumah yang ditampilkan.

    “Ada lagi yang menarik perhatian aku di BNI wondrX, yaitu banyak booth rumah impian yang kayaknya cocok banget untuk rumah masa depan. Aku sudah lihat-lihat, bahkan anak aku juga ikut memilih rumah mana yang cocok untuk kami,” kata Sela.

    Bagi Sela, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan melihat properti. Beragam pilihan rumah justru menjadi bahan diskusi bersama keluarga untuk membicarakan hunian yang ingin dimiliki pada masa mendatang.

    Di area Housing, pengunjung dapat membandingkan berbagai pilihan properti sekaligus memperoleh informasi mengenai KPR BNI Griya.

    Masyarakat juga dapat melakukan pre-assessment untuk mendapatkan gambaran awal mengenai kemampuan pembiayaan sebelum menentukan pilihan properti.

    Dengan konsep tersebut, BNI wondrX 2026 membantu menghubungkan kebutuhan hunian dengan solusi pembiayaan sehingga pengunjung dapat lebih siap mempertimbangkan rencana kepemilikan rumah.

    Edukasi Finansial untuk Tingkatkan Pemahaman

    Selain menghadirkan produk dan layanan, BNI wondrX 2026 memberikan ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai keuangan.

    Mia, pengunjung asal Bandung, mengikuti sesi edukasi finansial bersama Theo Derick. Ia mengaku mendapatkan sejumlah wawasan yang membuatnya kembali memperhatikan cara mengelola keuangan.

    “Aku sempat dapat banyak tips dan trik tentang finansial bareng Theo Derick. Jujur, penjelasannya bikin aku benar-benar melek lagi soal keuangan,” ujar Mia.

    Bagi Mia, edukasi finansial yang disampaikan melalui konteks kehidupan sehari-hari membuat pembahasan keuangan terasa lebih dekat dan mudah dipahami.

    Sesi edukasi tersebut sekaligus melengkapi pengalaman pengunjung yang datang untuk mengeksplorasi berbagai tenant.

    Masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai produk, tetapi juga perspektif untuk membantu mempertimbangkan keputusan finansial secara lebih matang.

    Solusi Pengembangan Usaha

    BNI wondrX 2026 juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan pelaku usaha. Mia, yang memiliki bisnis, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR).

    “Karena aku juga punya bisnis, aku sempat mampir untuk tanya-tanya soal Kredit Usaha Rakyat. Ternyata informasinya sangat membantu aku,” lanjut Mia.

    Kehadiran Mia menggambarkan bagaimana kebutuhan personal dan bisnis dapat bertemu dalam satu kunjungan. Setelah memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan, ia juga mendapatkan informasi pembiayaan yang dapat dipertimbangkan untuk mendukung bisnisnya.

    Semangat pemberdayaan UMKM turut terlihat melalui kehadiran 44 UMKM binaan di UMKM Center by Xpora.

    Kehadiran UMKM tersebut menunjukkan bahwa BNI wondrX 2026 tidak hanya membuka akses pasar dan transaksi, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha dengan informasi mengenai pembiayaan dan layanan finansial.

    Bagi pelaku UMKM, kesempatan berkonsultasi secara langsung dapat membantu memahami pilihan pembiayaan serta persiapan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha.

    Dari Rumah Impian hingga Pengembangan Bisnis

    Hampir 400 tenant yang hadir di BNI wondrX 2026 memperlihatkan luasnya kebutuhan masyarakat yang dapat difasilitasi dalam satu ekosistem.

    Mulai dari rumah impian, kendaraan, perjalanan, kebutuhan gaya hidup, kuliner, edukasi finansial, hingga pembiayaan usaha, seluruhnya ditempatkan dalam pengalaman yang memungkinkan pengunjung mencari informasi sekaligus berkonsultasi.

    Lebih dari 100 ribu pengunjung yang hadir juga menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pengalaman yang menggabungkan kebutuhan sehari-hari dengan solusi finansial.

    Melalui tema “One Ecosystem, Continuous Motion”, BNI wondrX 2026 mendorong masyarakat bergerak dari sekadar melihat pilihan menjadi memahami kebutuhan, melakukan konsultasi, dan mulai menyusun rencana.

    Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan edukasi, konsultasi, dan solusi finansial yang dapat mendukung rencana masa depan.

    Dengan demikian, keberhasilan BNI wondrX 2026 tidak hanya tercermin dari hampir 400 tenant dan lebih dari 100 ribu pengunjung. Lebih jauh, ajang ini menghadirkan pengalaman yang memungkinkan masyarakat menemukan solusi sesuai tahap kehidupan dan kebutuhan usaha masing-masing.

    BNI wondrX 2026 akhirnya menjadi ruang yang mempertemukan inspirasi, informasi, edukasi, dan solusi finansial dalam satu ekosistem.

    Dari keluarga yang mulai mencari rumah masa depan hingga pelaku usaha yang mencari dukungan pembiayaan, setiap kunjungan dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan rencana berikutnya. (*)

  • BNI wondrX 2026 Tuntas, 44 UMKM Binaan Didorong Tembus Pasar Global

    BNI wondrX 2026 Tuntas, 44 UMKM Binaan Didorong Tembus Pasar Global

    FOBIZ.ID, JAKARTA – Gelaran BNI wondrX 2026 resmi berakhir setelah berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

    Meski acara telah tuntas, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan dukungan terhadap 44 UMKM binaan terus berlanjut, termasuk untuk mendorong mereka memperluas pasar hingga ke tingkat global.

    Melalui UMKM Center by Xpora, BNI menghadirkan 44 UMKM dari berbagai sektor yang telah melalui proses kurasi dan pendampingan.

    Selama BNI wondrX 2026, para pelaku usaha mendapat kesempatan memperkenalkan produk secara langsung, meningkatkan transaksi melalui berbagai program promosi, serta menjangkau konsumen melalui live shopping.

    BNI menilai rangkaian tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan usaha yang tidak berhenti ketika acara berakhir.

    UMKM Center by Xpora menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha untuk memperoleh dukungan lanjutan sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing.

    Dukungan Terus Berlanjut Setelah wondrX 2026

    Setelah memperoleh eksposur, transaksi, dan pengalaman berinteraksi dengan konsumen selama BNI wondrX 2026, para pelaku UMKM akan mendapatkan tindak lanjut melalui ekosistem layanan BNI.

    Dukungan tersebut mencakup digitalisasi transaksi, akses pembiayaan, pendampingan usaha, hingga perluasan pasar.

    Pendekatan ini diarahkan agar pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
    Salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan adalah wondr Merchant.

    Melalui platform tersebut, merchant dapat melakukan pendaftaran QRIS, menerima notifikasi transaksi secara real-time, serta memantau laporan transaksi harian dalam satu platform.

    wondr Merchant juga menyediakan fasilitas settlement hingga lima kali sehari. Fitur tersebut membantu pelaku usaha mengelola arus kas dan mempercepat ketersediaan dana untuk mendukung kebutuhan operasional.

    Data transaksi dan laporan harian juga dapat membantu UMKM melakukan pencatatan usaha secara lebih tertata, mengevaluasi performa penjualan, serta menyusun strategi pengembangan berdasarkan informasi yang lebih terukur.

    BNI Siapkan Solusi untuk Bisnis yang Berkembang

    Bagi UMKM yang mulai meningkatkan skala usaha dan membutuhkan pengelolaan transaksi lebih kompleks, BNI menyediakan BNIdirect Bisnis dengan New Feature Capability.

    Solusi tersebut mendukung pengelolaan transaksi dan cash management secara lebih terintegrasi. Fasilitas ini menjadi relevan bagi pelaku usaha yang mengalami peningkatan volume transaksi, memperluas kegiatan operasional, atau membutuhkan pengelolaan arus kas yang lebih terstruktur.

    Dengan kombinasi wondr Merchant dan BNIdirect Bisnis, BNI dapat mendampingi UMKM berdasarkan tahapan pertumbuhan bisnis, mulai dari digitalisasi penerimaan pembayaran hingga pengelolaan transaksi usaha yang semakin berkembang.

    Akses Pembiayaan untuk Tingkatkan Skala Usaha

    Dukungan terhadap 44 UMKM binaan juga diarahkan pada akses pembiayaan sesuai kebutuhan, kapasitas, dan kesiapan bisnis masing-masing.

    Pembiayaan dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja maupun investasi guna meningkatkan kapasitas usaha.

    BNI mengarahkan pembiayaan agar tidak berdiri sendiri, tetapi dapat terhubung dengan riwayat transaksi, pengelolaan keuangan, dan rencana pertumbuhan bisnis.

    Akses pembiayaan diharapkan membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi, memenuhi permintaan pasar, serta memperkuat operasional ketika usaha mulai berkembang.

    Xpora Buka Peluang Menuju Pasar Global

    Melalui Xpora, BNI melanjutkan pendampingan untuk meningkatkan kapabilitas usaha dan memperluas jangkauan pasar para pelaku UMKM.

    Pendampingan dapat mencakup kesiapan produk, pemasaran, pengelolaan bisnis, hingga kapasitas produksi sesuai dengan peluang pertumbuhan masing-masing usaha.

    Pengalaman berinteraksi langsung dengan konsumen dan memanfaatkan live shopping selama BNI wondrX 2026 menjadi bekal bagi pelaku usaha untuk memahami respons pasar.

    Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi produk dan menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat.

    Dalam jangka panjang, BNI mendorong UMKM binaannya agar tidak hanya mampu berkembang di pasar domestik, tetapi juga semakin siap memanfaatkan peluang ekspansi ke pasar global.

    “Ke depan, kami akan terus memperkuat pendekatan end-to-end, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga solusi transaksi, digitalisasi, dan pendampingan usaha. Dengan demikian, UMKM Center by Xpora bukan sekadar event, tetapi bagian dari ekosistem untuk mendorong UMKM naik kelas, lebih produktif dan Go Global,” jelas SEVP Commercial & SME BNI Andy Yusdiman.

    Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, keberlanjutan dukungan tersebut sejalan dengan upaya pemberdayaan UMKM dan peningkatan kapabilitas pelaku usaha.
    BNI menegaskan, berakhirnya BNI wondrX 2026 bukan menjadi akhir dari dukungan bagi 44 UMKM binaan.

    Semangat “One Ecosystem, Continuous Motion” menjadi bagian dari upaya melanjutkan eksposur dan transaksi yang telah tercipta menjadi digitalisasi, pembiayaan, penguatan kapasitas, serta peluang pasar yang lebih luas.

    Dengan dukungan yang berkelanjutan tersebut, 44 UMKM binaan BNI diharapkan semakin produktif, berdaya saing, naik kelas, dan mampu menembus pasar global. (*)

  • Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar Peringati HUT ke-81 RI, Muh.Syahid Masyhudi Serukan Pengabdian dan Integritas

    Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar Peringati HUT ke-81 RI, Muh.Syahid Masyhudi Serukan Pengabdian dan Integritas

    FOBIZ.ID, GOWA – Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman kantor, Jalan Raya Malino KM 18, Desa Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (17/8/2026).

    Upacara yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut diikuti seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar.

    Rangkaian kegiatan meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan, serta penyampaian amanat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar, Muh. Syahid Masyhudi, selaku pembina upacara.

    Dalam amanatnya, Muh. Syahid Masyhudi mengajak seluruh jajaran menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai pengingat atas perjuangan para pahlawan sekaligus momentum untuk meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

    Menurutnya, kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan, pengorbanan, darah, dan keringat para pahlawan.

    “Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini bukanlah hadiah yang datang begitu saja, melainkan buah tetesan darah, keringat, dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan bangsa. Oleh karena itu, menjaga dan mengisinya dengan karya nyata adalah bentuk penghormatan tertinggi yang dapat kita berikan,” ujarnya.

    Jaga Kedaulatan di Ruang Digital

    Muh. Syahid Masyhudi menegaskan bahwa menjaga kedaulatan negara tidak hanya dilakukan di wilayah darat, laut, dan udara. Menurutnya, ruang digital serta spektrum frekuensi radio juga menjadi bagian strategis yang perlu dijaga.

    Ia mengingatkan jajaran Balai Monitor Makassar untuk memastikan penggunaan spektrum frekuensi radio berlangsung tertib, aman, dan sesuai ketentuan.

    Spektrum frekuensi radio, kata dia, merupakan sumber daya alam strategis nasional sehingga ketersediaan, ketertiban, dan keamanannya harus terus dijaga.

    Selain itu, ia meminta seluruh pegawai menjalankan tugas dengan mengedepankan integritas dan profesionalisme, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Pelayanan publik diharapkan berlangsung cepat, transparan, dan akuntabel serta bebas dari pungutan liar, penyalahgunaan kewenangan, dan pelanggaran disiplin.

    Perkuat Persatuan dan Literasi Digital

    Dalam seruan kebangsaannya, Muh. Syahid Masyhudi juga mengajak seluruh pegawai menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

    Ia meminta jajaran menolak ujaran kebencian, berita bohong atau hoaks, serta berbagai tindakan yang dapat memicu perpecahan.

    Peningkatan literasi dan keamanan digital juga menjadi salah satu perhatian yang disampaikan dalam amanat tersebut.

    Pegawai didorong berperan aktif menyebarkan informasi yang benar dan mengedukasi masyarakat agar menggunakan teknologi secara bijak.

    “Mari kita jadikan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai api penyemangat untuk terus bekerja tulus, bersih, dan berdedikasi. Kemerdekaan memiliki makna ketika kita mampu memberikannya makna lewat pengabdian dan kinerja terbaik kita untuk bangsa dan negara,” tegasnya.

    Upacara peringatan HUT ke-81 RI di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

    Momentum tersebut menjadi bagian dari komitmen jajaran Balai Monitor Makassar untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas negara. (ARYA)

  • Polsek Makassar Benarkan TR Datang Bawa Parang, Namun Ironis Korban Kedua Bersaudara di Sel Karena Penganiayaan

    Polsek Makassar Benarkan TR Datang Bawa Parang, Namun Ironis Korban Kedua Bersaudara di Sel Karena Penganiayaan

    FOBIZ.ID, MAKASSAR – Penyidik Unit 1 Polsek Makassar membenarkan bahwa seorang pria berinisial TR datang ke rumah dua bersaudara, Taufik alias Opik (29) dan Ade (24), di Jalan Kerung-Kerung Lorong 12 (Santaria), Kelurahan Bara-Baraya, Kecamatan Makassar, dengan membawa sebilah parang.

    Hal itu disampaikan Penyidik Unit 1 Polsek Makassar, Syawaluddin, didampingi Kamaluddin, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2026).

    Menurut penyidik, pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh TR saat menjalani pemeriksaan.

    “Dia (TR) mengakui datang ke lokasi dan membawa parang. Alasannya, parang itu dibawanya karena baru pulang bekerja. Parang tersebut juga sudah kami amankan sebagai barang bukti,” ujar kedua penyidik.

    Meski demikian, Kamaluddin menegaskan perkara yang saat ini ditangani penyidik bukan terkait dugaan pencurian ayam yang sempat menjadi pemicu perselisihan, melainkan dugaan penganiayaan dan pembusuran berdasarkan laporan yang diajukan pihak TR.

    “Perkara yang kami tangani bukan masalah ayam, tetapi dugaan penganiayaan dan pembusuran yang dilaporkan oleh TR. Kami sudah memeriksa lima orang saksi. Saat laporan dibuat, yang datang melapor adalah pihak keluarga karena TR masih menjalani perawatan di rumah sakit dengan luka di wajah dan busur tertancap di lutut. Setelah kondisinya membaik, barulah kami meminta keterangan dari TR,” kata Kamaluddin.»

    Dalam perkara tersebut, Taufik dan Ade telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Makassar sejak Sabtu malam (18/7/2026).

    Di sisi lain, pihak keluarga membantah tuduhan bahwa kedua bersaudara melakukan penganiayaan. Mereka mengklaim Taufik dan Ade justru menjadi korban penyerangan.

    Ibu Taufik mengatakan, setelah persoalan ayam selesai dan telah dikembalikan kepada pemiliknya, TR kembali mendatangi rumah mereka menjelang waktu magrib bersama sejumlah orang.

    “TR datang lagi sore mau magrib ke rumah, bawa parang, dan banyak temannya. Ada yang melepaskan busur dari belakang dan melempari rumah menggunakan batu,” ujarnya.

    Menurutnya, saat itu Taufik hanya berusaha membela diri setelah TR mengacungkan parang ke arahnya. Ia menduga luka di wajah yang dialami TR terjadi ketika keduanya bergumul.

    “Kalau polisi mengatakan ada luka di wajah TR, luka itu akibat TR terjatuh terkena batu saat anak saya bergumul ketika TR mengarahkan parang,” katanya.

    Pihak keluarga juga mengaku telah melaporkan dugaan penyerangan yang dialami Taufik dan Ade ke Polsek Makassar dan berharap laporan tersebut diproses secara objektif.

    Terpisah, penyidik Polsek Makassar, Steviardi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari keluarga kedua bersaudara tersebut.

    “Laporan LP-nya baru masuk. Kami masih menunggu disposisi dari pimpinan. Yang jelas, prosesnya tetap berjalan secara objektif sesuai ketentuan serta tahapan hukum yang berlaku,” ujar Steviardi. (Tim)

  • Ratusan Penonton Padati Golden Theater, Bayu Skak Ajak Bangga Film Berbahasa Jawa

    Ratusan Penonton Padati Golden Theater, Bayu Skak Ajak Bangga Film Berbahasa Jawa

    FOBIZ.ID, TULUNGAGUNG – Antusiasme masyarakat terhadap film berbahasa daerah kembali terlihat dalam agenda temu sapa pemain film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih yang digelar di Golden Theater Tulungagung, Sabtu (30/5/2026) malam.

    Ratusan penonton memadati area bioskop untuk bertemu langsung dengan para pemeran film yang tengah menjadi perbincangan publik tersebut.

    Sejak sore hari, pengunjung mulai berdatangan memenuhi lokasi acara. Kehadiran Bayu Skak bersama para pemain lainnya disambut meriah oleh penggemar yang ingin melihat lebih dekat sosok pemeran favorit mereka sekaligus mendengar cerita di balik proses produksi film tersebut.

    Suasana hangat dan penuh keakraban langsung terasa ketika para pemain menyapa penonton. Gelak tawa beberapa kali pecah saat para pemeran membagikan pengalaman selama syuting dan berinteraksi dalam sesi tanya jawab bersama penggemar.

    Dalam kegiatan itu, Bayu Skak yang memerankan karakter Bagas hadir bersama Firza Valaza sebagai Dicky, Tutus Thomson pemeran Ndaru, Yongki Setyabudi pemeran Papa Johan, serta Cak Ukil. Mereka tidak hanya berbincang mengenai film, tetapi juga menghibur penonton dengan mengajak bernyanyi bersama lagu populer dari film Yowis Ben, yakni Gandolane Ati dan Gak Iso Turu.

    Atmosfer bioskop berubah menjadi ruang kebersamaan yang dipenuhi semangat dan antusiasme. Candaan khas Jawa Timur yang dilontarkan para pemain membuat suasana semakin hidup dan akrab.

    Di hadapan para penggemar, Bayu Skak menyampaikan apresiasinya atas dukungan masyarakat Jawa Timur terhadap perkembangan film berbahasa daerah.

    Menurutnya, karya yang mengangkat identitas lokal tetap mampu bersaing di industri perfilman nasional tanpa harus meninggalkan akar budaya.

    “Dengan film bahasa daerah kita tidak perlu malu. Kita bisa bersaing di kancah nasional dan tidak kalah saing. Semua ini juga berkat masyarakat Tulungagung dan Jawa Timur,” ujar Bayu Skak yang disambut tepuk tangan meriah penonton.

    Kita bisa membawa film dengan logat Jawa menjadi tontonan nasional. Orang tua kita selalu bilang, ‘dadi wong Jowo ojo ilang Jawane’,” tambah Bayu Skak.

    Pernyataan tersebut menjadi penegasan komitmen Bayu Skak dalam menghadirkan karya yang dekat dengan kehidupan masyarakat Jawa Timur melalui bahasa, logat, dan budaya lokal yang selama ini menjadi ciri khas film-film produksinya.

    Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih sendiri merupakan kelanjutan kisah lima sahabat yang harus menghadapi teror mistis di tengah situasi mencekam.

    Unsur horor yang dipadukan dengan komedi khas ala Bayu Skak membuat film ini memiliki warna tersendiri dibandingkan film horor pada umumnya.

    Sejak tayang perdana pada 27 Mei 2026, film produksi Starvision dan Skak Studios tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.

    Banyak penonton mengaku merasa dekat dengan cerita, bahasa, dan humor yang ditampilkan dalam film tersebut.

    Harianto selaku Event Organizer (EO) dari Kapture Production dan Manajemen mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat Tulungagung terhadap rangkaian promosi film tersebut.

    “Alhamdulillah di Tulungagung pecah, sangat lancar dan sukses. Apresiasi publik sangat luar biasa. Teman-teman penonton di sini sangat kompak. Sebelum ke sini, tour para pemain Sekawan Limo 2 sudah berlangsung di Kediri, Pekalongan, Madiun, dan Blitar, lalu ke Tulungagung sebelum melanjutkan perjalanan ke Surabaya,” ujarnya.

    Menurut Harianto, mendampingi promosi film di berbagai kota menghadirkan tantangan tersendiri. Namun hal tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sukses.

    “Ketika berbicara tentang industri perfilman tentu ada tekanan yang harus diterima dan dihadapi. Itu menjadi tantangan bagaimana setiap acara di kota mana pun bisa berjalan lancar,” katanya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya masih dipercaya bekerja sama dengan sejumlah rumah produksi dari Jakarta dalam mendukung promosi perfilman di wilayah Kediri dan sekitarnya.

    “Sudah cukup lama kami dipercaya. Karena itu kami punya tanggung jawab besar untuk mewakili wajah Kediri dan sekitarnya agar tetap mendapatkan kepercayaan dari production house luar daerah,” ungkapnya.

    Harianto menyebut hingga akhir Mei 2026 jumlah penonton Sekawan Limo 2: Gunung Klawih telah menembus 500 ribu penonton secara nasional. Ia optimistis film tersebut mampu mencapai status box office.

    “Ini sebuah rekor yang sangat bagus. Kami berharap bisa tembus satu hingga tiga juta penonton. Saya yakin film ini akan box office,” tegasnya.

    Sementara itu, salah seorang penonton, Wulan Nurhayati, mengaku menikmati keseluruhan cerita film karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menyimpan pesan moral yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

    “Filmnya keren, horor tetapi tetap lucu. Ada pesan yang bisa dipelajari, yaitu setiap masalah pasti ada jalan keluarnya dan tidak semuanya harus ditempuh dengan cara instan,” katanya.

    Hal senada disampaikan Tanti Wulan yang menilai film karya Bayu Skak memiliki kombinasi cerita yang lengkap.

    “Lucu, seru, dan ceritanya kompleks. Ada sedihnya, ada lucunya, ada horornya juga. Jadi tidak membosankan dan membuat penonton terus mengikuti alurnya. Saya berharap ada kelanjutan film ketiga,” ujarnya.

    Temu sapa di Tulungagung menjadi bagian dari rangkaian tur promosi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih di sejumlah kota di Jawa Timur.

    Membludaknya antusiasme penonton menjadi bukti bahwa film berbahasa daerah dengan identitas budaya yang kuat masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. (*)

  • Komitmen Jurnalis Diperlukan untuk Perangi Korupsi di Kediri Raya

    Komitmen Jurnalis Diperlukan untuk Perangi Korupsi di Kediri Raya

    Komitmen Jurnalis Diperlukan untuk Perangi Korupsi di Kediri Raya

    Opini: Mikael Risdiyanto Setyabudi (Jurnalis Pikiran Rakyat Media Network)

    FOBIZ.ID – Korupsi, merupakan ancaman serius bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk di wilayah Kediri Raya yang mencakup Kota Kediri dan Kabupaten Kediri.

    Praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak tatanan sosial, melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah, serta menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

    Dalam upaya memberantas korupsi, peran jurnalis menjadi sangat vital. Jurnalis bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga aktor kontrol sosial yang bertugas menjaga integritas kekuasaan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan wewenang.

    Karena itu, jurnalis di Kediri Raya diharapkan konsisten dan berkomitmen kuat dalam mengawal isu-isu korupsi.

    Pertama, konsistensi jurnalis dalam pemberitaan korupsi menjadi kunci utama agar pengawasan publik tidak berhenti di tengah jalan.

    Banyak kasus korupsi di daerah yang hanya ramai diberitakan pada awal pengungkapan, namun kemudian meredup tanpa kejelasan tindak lanjut.

    Hal ini sering terjadi karena tekanan politik, intervensi pihak tertentu, atau karena media kehilangan fokus.

    Untuk itu, jurnalis harus tetap memantau perkembangan kasus meskipun atensi publik mulai menurun.

    Dengan memberitakan secara berkelanjutan, jurnalis memastikan bahwa tidak ada ruang bagi aparat penegak hukum atau pejabat publik untuk menyembunyikan proses hukum di balik kesenyapan media.

    Konsistensi liputan juga membentuk ingatan kolektif masyarakat bahwa kasus korupsi tidak boleh diabaikan.

    Kedua, komitmen jurnalis dalam pemberantasan korupsi harus tercermin dari keberanian mereka melakukan investigasi yang mendalam.

    Banyak praktik korupsi dilakukan dalam kerangka sistem tertutup, seperti pengaturan proyek, permainan anggaran, atau gratifikasi yang tidak terlihat di permukaan.

    Tanpa kerja investigatif yang serius, kasus-kasus semacam ini sulit terbongkar.

    Di Kediri Raya, sektor-sektor seperti pendidikan, proyek infrastruktur, pengelolaan dana desa, dan perizinan usaha menjadi bidang yang rawan penyimpangan.

    Jurnalis harus terlatih dan berani melakukan penelusuran data, mewawancarai narasumber kunci, dan memverifikasi setiap informasi dengan teliti untuk memastikan pemberitaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Namun komitmen dan konsistensi saja tidak cukup jika tidak dibarengi integritas.

    Jurnalis harus bebas dari konflik kepentingan, termasuk tekanan pemilik media atau kepentingan pengiklan yang berpotensi melemahkan independensi redaksi.

    Di beberapa daerah, korupsi sulit diberantas bukan karena tidak ada data, tetapi karena media enggan mengangkat isu tersebut.

    Oleh sebab itu, jurnalis di Kediri Raya harus menjunjung etika jurnalistik dan berpegang teguh pada kepentingan publik di atas segalanya.

    Keteguhan integritas ini akan menjadi fondasi kuat bagi jurnalisme antikorupsi yang berdampak nyata.

    Selain itu, jurnalis juga harus memiliki komitmen untuk mengedukasi masyarakat mengenai dampak korupsi.

    Banyak warga yang belum memahami bahwa korupsi bukan sekadar persoalan pejabat mengambil uang negara, tetapi tindakan yang memiskinkan rakyat, menghambat layanan publik, dan menggerus peluang pembangunan.

    Dengan menghadirkan laporan, analisis, dan liputan mendalam, jurnalis dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan memperkuat budaya antikorupsi.

    Ketika publik memiliki pemahaman yang lebih baik, tekanan sosial terhadap pelaku korupsi akan semakin kuat, sehingga jurnalis tidak bekerja sendirian, melainkan bersama masyarakat sebagai agen perubahan.

    Di sisi lain, tantangan yang dihadapi jurnalis dalam pemberantasan korupsi tidak ringan.

    Intimidasi, ancaman fisik, tekanan politik, dan bahkan upaya kriminalisasi sering menghambat kerja-kerja jurnalis yang kritis.

    Di Kediri Raya, beberapa kasus sensitif seperti kasus suap pengisian perangkat desa/jual beli jabatan, penyimpangan proyek atau dugaan pungli terkadang menyentuh kepentingan elite lokal yang memiliki pengaruh besar.

    Maka, diperlukan dukungan kuat dari organisasi profesi, dukungan hukum, serta solidaritas sesama insan pers untuk memastikan jurnalis dapat bekerja tanpa rasa takut.

    Media juga perlu memperkuat sistem keamanan redaksi, termasuk penyimpanan data, keamanan digital, dan perlindungan terhadap sumber berita.

    Untuk memperkuat komitmen jurnalis, kolaborasi lintas-komunitas menjadi langkah penting.

    Jurnalis dapat bermitra dengan lembaga swadaya masyarakat antikorupsi, akademisi, dan komunitas transparansi anggaran.

    Kolaborasi ini memungkinkan jurnalis memperoleh data yang lebih lengkap, analisis yang lebih mendalam, serta jaringan dukungan yang lebih luas.

    Dengan demikian, pemberitaan mengenai korupsi tidak hanya berhenti pada laporan insidental, tetapi berkembang menjadi gerakan kolektif yang mampu memberikan tekanan moral dan politis terhadap lembaga penegak hukum.

    Pada akhirnya, pemberantasan korupsi di Kediri Raya membutuhkan peran jurnalis yang tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga memiliki visi jangka panjang untuk membangun pemerintahan yang bersih.

    Sikap konsistensi dan komitmen jurnalis akan menjadi pilar kuat bagi terciptanya budaya transparansi di tingkat lokal.

    Ketika jurnalis berdiri tegak di garis depan perlawanan terhadap korupsi, masyarakat mendapatkan jaminan bahwa praktik penyimpangan tidak akan dibiarkan tanpa sorotan.

    Dengan jurnalisme yang kokoh dan berintegritas, Kediri Raya dapat
    melangkah menuju masa depan yang lebih bersih, adil, dan bermartabat. (***)

  • Mikael Risdiyanto Setyabudi dan Keberanian Mengungkap Korupsi Desa

    Mikael Risdiyanto Setyabudi dan Keberanian Mengungkap Korupsi Desa

    FOBIZ.ID – KEDIRI – Di tengah derasnya arus informasi digital dan persaingan media berbasis kecepatan, konsistensi pada nilai dasar jurnalistik menjadi pembeda utama seorang wartawan.

    Mikael Risdiyanto Setyabudi, jurnalis Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) kanal flores.pikiran-rakyat.com, adalah salah satu contoh jurnalis yang memilih menempatkan integritas, ketelitian, dan kepentingan publik sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya.

    Mikael dikenal sebagai jurnalis yang fokus pada isu hukum dan tata kelola pemerintahan, khususnya persoalan korupsi di tingkat lokal.

    Ketertarikannya pada dunia jurnalistik tumbuh dari keyakinan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai pengawas kekuasaan.

    Bagi Mikael, jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan bentuk tanggung jawab sosial untuk memastikan publik mendapatkan informasi yang benar, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Nama Mikael mulai mendapat perhatian luas melalui liputan berkelanjutan terkait dugaan praktik suap dalam pengisian perangkat desa di Kabupaten Kediri sejak 2023.

    Isu ini ia angkat secara konsisten melalui PRMN, dengan pendekatan yang mengedepankan data, dokumen, dan proses hukum yang berjalan.

    Di saat banyak media cenderung menghindari isu sensitif di tingkat desa, Mikael justru memilih masuk lebih dalam, menelusuri fakta dari ruang sidang hingga keterangan para pihak yang terlibat.

    Dalam setiap laporannya, Mikael menampilkan gaya jurnalistik yang lugas dan terstruktur.

    Ia tidak mengandalkan sensasi, tetapi membangun narasi berdasarkan kronologi peristiwa, kesaksian di persidangan, serta pernyataan resmi aparat penegak hukum.

    Pendekatan ini membuat liputannya tidak hanya informatif, tetapi juga relevan sebagai rujukan publik untuk memahami persoalan hukum secara utuh.

    Keberanian Mikael dalam mengangkat kasus dugaan korupsi tersebut tidak terlepas dari risiko yang melekat pada jurnalisme daerah.

    Relasi kekuasaan yang dekat, tekanan sosial, hingga potensi intimidasi menjadi tantangan tersendiri.

    Namun, Mikael tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik, menerapkan asas praduga tak bersalah, dan menjaga keseimbangan informasi.

    Baginya, keberpihakan jurnalis bukan pada individu atau kelompok tertentu, melainkan pada fakta dan kepentingan publik.

    Karya-karya Mikael di PRMN juga mencerminkan karakter jurnalisme hukum yang kuat.

    Ia teliti mengurai proses hukum yang kerap dianggap rumit oleh masyarakat, lalu menyajikannya dalam bahasa yang mudah dipahami tanpa menghilangkan substansi.

    Dengan cara ini, Mikael berkontribusi memperluas literasi hukum publik, khususnya terkait praktik korupsi di tingkat pemerintahan desa.

    Dampak dari liputan berkelanjutan tersebut terasa nyata. Isu pengisian perangkat desa yang sebelumnya minim perhatian publik, menjadi bahan diskusi luas di masyarakat.

    Transparansi, akuntabilitas, dan integritas pemerintahan desa kembali menjadi sorotan.

    Dalam konteks ini, jurnalisme yang dijalankan Mikael berfungsi sebagai pengingat bahwa praktik korupsi, sekecil apa pun skalanya, memiliki konsekuensi serius bagi kepercayaan publik dan tata kelola pemerintahan.

    Sebagai jurnalis PRMN, Mikael juga menunjukkan komitmen tinggi terhadap profesionalisme. Ia telah menempuh Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan tanggung jawab profesi.

    Sertifikasi tersebut tercermin dalam kerapian struktur berita, ketepatan pemilihan diksi, serta konsistensi dalam verifikasi sumber.

    UKW bagi Mikael bukan sekadar pengakuan formal, melainkan sarana untuk menjaga kualitas dan kredibilitas karya jurnalistik.

    Di balik kerja jurnalistiknya, Mikael dikenal memiliki komitmen kuat terhadap nilai kebangsaan. Ketertarikannya pada isu korupsi berangkat dari pandangan bahwa praktik tersebut merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Ia meyakini bahwa pers memiliki peran penting dalam mencegah normalisasi korupsi, terutama di level pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    Dalam lanskap media yang kerap dihadapkan pada kompromi antara idealisme dan kepentingan pragmatis, sepak terjang Mikael Risdiyanto Setyabudi menjadi representasi jurnalis PRMN yang tetap setia pada nilai dasar profesi.

    Melalui liputan yang konsisten, berimbang, dan berbasis fakta, ia membuktikan bahwa jurnalisme yang berintegritas masih memiliki ruang dan dampak nyata bagi demokrasi.

    Bagi Mikael, jurnalisme bukan soal popularitas, melainkan keberanian untuk menyampaikan kebenaran. Dan dari kerja-kerja sunyi itulah, kepercayaan publik terhadap pers terus dirawat. (***)

  • Tapak Suci MTs Muhammadiyah Mamajang Tunjukkan Taring di Ajang Pencak Silat Makassar Championship 4 

    Tapak Suci MTs Muhammadiyah Mamajang Tunjukkan Taring di Ajang Pencak Silat Makassar Championship 4 

    FOBIZ.ID, MAKASSAR- Tapak Suci pelajar MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang berhasil menunjukkan taringnya dengan mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional Pencak Silat yang diselenggarakan Kementrian Kebudayaan RI digelar selama 3 Hari, pada 19 – 21 Desember 2025.

    Kegiatan Kejuaraan Nasional Pencak Silat 2025 Makassar Championship 4 digelar di Gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang Makassar, Sabtu (20/12/2025).

    Kejuaraan nasional ini merupakan bagian dari agenda pembinaan pencak silat yang memperebutkan Piala Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

    Ajang tersebut berlangsung selama tiga hari dan mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari pra usia dini, usia dini, pra remaja, remaja, hingga kelas mahasiswa, dewasa, dan umum.

    Tingginya jumlah peserta menjadikan kompetisi berlangsung ketat sejak babak penyisihan.

    Kontingen Tapak Suci dari MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang tersebut berhasil menyabet tiga medali di tengah persaingan ratusan pesilat dari berbagai daerah di Sulsel.

    Tiga atlet Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang yang berhasil naik podium masing-masing adalah

    1. Muh. Ryan: Meraih juara tiga pada kategori seni tunggal tangan kosong setelah menampilkan jurus dengan teknik yang rapi dan konsisten.

    2. Adelia : Juara 3 Kategori Fighter usia Dini

    3. Mahya Sitara: Juara 3 Kategori Fighter Usia Dini

    Adelia dan Mahya Sitara sama-sama meraih juara tiga pada kategori fighter usia dini, menunjukkan keberanian dan mental tanding yang kuat meski masih berada pada jenjang pelajar.

    Pembina Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang, Jumran, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perjuangan para atlet.

    Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang disiplin dan berkesinambungan.

    “Alhamdulillah, hasil ini adalah buah dari latihan rutin dan kedisiplinan anak-anak. Mereka menjalani latihan intensif selama kurang lebih tiga bulan dengan fokus pada teknik, fisik, dan mental bertanding,” kata Jumran dikutip dalam keterangannya kepada awak media.

    Menurutnya, pembinaan Tapak Suci di lingkungan madrasah tidak hanya diarahkan pada pencapaian prestasi semata, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa.

    Nilai sportivitas, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati selalu ditekankan dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan.

    “Kami ingin anak-anak ini tumbuh sebagai atlet yang berkarakter. Menang itu penting, tetapi sikap di arena jauh lebih penting. Itu yang terus kami tanamkan,” ujarnya.

    Dalam kejuaraan nasional ini, Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang menurunkan sebanyak 12 atlet yang terdiri dari delapan atlet putra dan empat atlet putri.

    Hingga hari pertama pertandingan, tiga atlet telah bertanding dan berhasil menyumbangkan medali, sementara sembilan atlet lainnya masih dijadwalkan turun bertanding pada hari berikutnya.

    Jumran berharap para atlet yang belum bertanding dapat memanfaatkan momentum ini untuk tampil maksimal dan menambah perolehan medali bagi kontingen Tapak Suci Cabang Mamajang.

    “Masih ada atlet yang akan bertanding. Kami berharap mereka tetap fokus, percaya diri, dan bisa memberikan hasil terbaik,” ucapnya.

    Partisipasi Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat 2025 menjadi bukti komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan minat dan bakat siswa di bidang olahraga bela diri.

    Prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berlatih, berprestasi, serta membawa nama baik madrasah dan Muhammadiyah di tingkat nasional. (Rls/Ars).

  • Jelang Muscab HIPMI Palopo, Dukungan ke Zulfikar Terus Menguat dari Berbagai Kader

    Jelang Muscab HIPMI Palopo, Dukungan ke Zulfikar Terus Menguat dari Berbagai Kader

    FOBIZ.ID, PALOPO – Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palopo, arus dukungan terhadap Zulfikar Syarifuddin sebagai calon ketua terus meningkat dari berbagai kader dan kelompok pelaku usaha muda.

    Nama Zulfikar kini muncul sebagai salah satu figur paling diperhitungkan untuk memimpin organisasi ini pada periode mendatang.

    Zulfikar, sebagai Adik kandung Wakil Walikota Palopo bukanlah orang baru dalam dunia usaha, tetapi juga sebagai anak muda Palopo yang memiliki rekam jejak kuat dalam membangun jejaring bisnis dan memfasilitasi kolaborasi lintas sektor.

    Kini menjelang Muscab HIPMI Palopo yang akan digelar 5 Februari 2026 mendatang, gelombang dukungan kepada Zulfikar berdatangan bukan hanya dari anggota aktif HIPMI, tetapi juga dari jaringan wirausaha muda lintas sektor yang melihat sosok Zulfikar sebagai representasi pemimpin masa depan enerjik, visioner, dan memiliki pengalaman bisnis yang luas.

    Di mata para kader, Zulfikar menampilkan karakter pemimpin yang tak sekadar hadir menjelang Muscab, tetapi telah lama menunjukkan komitmen terhadap pemberdayaan generasi muda Palopo.

    Beberapa kader HIPMI menilai bahwa dinamika usaha saat ini membutuhkan pemimpin yang mampu membaca perubahan pasar, memahami transformasi digital, serta memiliki jejaring yang kuat untuk membuka peluang kerja dan usaha baru.

    Zulfikar dianggap memenuhi seluruh kriteria tersebut. Meski berkarier di Jakarta, ia tetap menjaga hubungan dengan para pelaku usaha di Palopo dan kerap mendorong terciptanya kolaborasi antardaerah.

    Sejumlah tokoh muda turut menyampaikan bahwa pengalaman Zulfikar dalam mengelola bisnis di kota besar dapat menjadi modal berharga bagi HIPMI Palopo.

    Dengan koneksi yang lebih luas dan pemahaman yang lebih dalam mengenai tren bisnis nasional, ia dinilai mampu membawa organisasi ke level yang lebih kompetitif.

    “Kita butuh pemimpin yang tidak hanya paham teori, tetapi juga punya pengalaman nyata di lapangan. Zulfikar punya itu,” ujar Darsuni Dwi Putra Darwis salah satu anggota HIPMI Palopo, kepada awak media, Kamis (11/12/2025)

    Dukungan juga mengalir dari para pelaku UMKM, startup lokal, hingga komunitas wirausaha kreatif.

    Mereka berharap kehadiran Zulfikar dapat memperkuat akses pendanaan, pelatihan, serta membuka pintu kemitraan dengan berbagai perusahaan besar di luar daerah.

    Para pendukung meyakini bahwa jika HIPMI dipimpin figur yang progresif, maka Palopo dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah Luwu Raya.

    Momentum menuju Muscab pun semakin terasa. Diskusi-diskusi internal organisasi mulai mengarah pada gagasan transformasi HIPMI Palopo agar lebih relevan terhadap kebutuhan zaman.

    Para kader menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang mampu merangkul perubahan. Dalam konteks ini, Zulfikar dinilai hadir sebagai simbol penyegaran sekaligus harapan untuk membangun ekosistem wirausaha yang lebih solid.

    Menjelang hari pemilihan, konsolidasi dukungan tampak makin intens. Banyak pihak percaya bahwa jika terpilih, Zulfikar akan mampu membawa HIPMI Palopo menjadi organisasi yang lebih inovatif, responsif, dan berdaya saing tinggi sebuah langkah penting bagi masa depan pengusaha muda Palopo. (Rls/Yud)