JAKARTA, FOBIZ.ID – Samsung Electronics kembali merebut posisi puncak pasar memori DRAM global pada kuartal IV 2025. Kenaikan pendapatan yang signifikan mendorong raksasa teknologi asal Korea Selatan itu kembali unggul atas kompetitornya, SK hynix, setelah sempat tergeser pada awal tahun.
Menurut laporan industri terbaru, pangsa pasar Samsung naik menjadi 34,8 persen, sedikit lebih tinggi dari SK hynix yang berada di kisaran 34,4 persen. Lonjakan permintaan global untuk memori berkinerja tinggi—terutama untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) dan pusat data—menjadi pendorong utama pemulihan bisnis DRAM Samsung.
Permintaan Memori Melonjak Akibat Boom AI
Pasar memori global mengalami peningkatan permintaan signifikan sepanjang 2025. Perusahaan teknologi dan penyedia layanan cloud memperluas kapasitas server untuk memenuhi kebutuhan model AI generatif. Kondisi ini mendongkrak harga DRAM dan HBM (High-Bandwidth Memory), sehingga meningkatkan margin keuntungan Samsung.
Strategi Produksi Dorong Penguatan Posisi
Setelah kehilangan posisi pertama pada awal tahun akibat dominasi SK hynix di segmen HBM, Samsung melakukan penguatan strategi produksi. Perusahaan menyeimbangkan pasokan DRAM konvensional dan HBM, serta menyesuaikan kapasitas produksi mengikuti tren pasar. Langkah ini terbukti efektif meningkatkan pendapatan dan memperbaiki posisi kompetitif Samsung.
Dampak terhadap Industri dan Konsumen
Kembalinya Samsung ke posisi puncak mengindikasikan persaingan ketat di industri semikonduktor. Fluktuasi harga memori diperkirakan masih akan terjadi hingga pertengahan 2026, seiring tingginya permintaan chip untuk komputasi AI. Hal ini dapat berpengaruh pada harga perangkat elektronik seperti PC, laptop, dan server.
Prospek 2026: Persaingan Masih Ketat
Pengamat industri menilai persaingan antara Samsung dan SK hynix akan semakin tajam, terutama pada pengembangan HBM generasi berikutnya. Samsung juga dikabarkan sedang menyiapkan HBM4 untuk meningkatkan performa pada aplikasi AI besar, sebuah langkah yang dapat menentukan dominasi pasar tahun depan. (*)
