FOBIZ.ID, MAKASSAR – Kebakaran terjadi di lantai UG Nipah Mall, Makassar, Minggu (9/8/2026). Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit setelah laporan pertama diterima petugas pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Fadli Welang, mengatakan laporan kebakaran diterima Posko Makassar Tulang sekitar pukul 09.48 Wita. Informasi tersebut berasal dari warga yang melintas di sekitar lokasi dan kemudian disusul laporan dari pihak pengelola mal.
“Laporan masuk awal itu ke posko sekitar jam 9 lewat 48 menit. Itu laporan dari warga sekitar yang melintas. Ada pun juga laporan dari pihak mal, itu juga sudah masuk,” kata Fadli.
Respons petugas terbilang cepat. Sejumlah armada dikerahkan dari beberapa posko untuk mencegah api meluas di dalam pusat perbelanjaan tersebut. Dari Posko Pengayoman dikerahkan lima unit, sementara dari Makassar Tulang diturunkan dua regu dengan total 18 unit.
Menurut Fadli, pemadaman awal dilakukan dari akses luar bangunan. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas kemudian masuk ke dalam mal dan menyusuri area hingga ke titik api untuk memastikan tidak ada sumber panas yang masih berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Untuk pemadaman, alhamdulillah kita melakukan kurang lebih dari 15 menit. Dan finish sampai selesai,” ujarnya.
Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Cakra, turut menangani proses penanggulangan kebakaran di lokasi.
Keterangan Cakra terkait proses penanganan, kondisi area terdampak, maupun langkah petugas setelah api berhasil dipadamkan menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana kondisi keamanan di dalam bangunan pascakebakaran.
Meski api telah berhasil dipadamkan, penanganan belum langsung dihentikan. Petugas masih melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap rawan untuk memastikan tidak ada api tersembunyi maupun konsentrasi panas yang dapat memicu kebakaran susulan.
Tim juga dibagi di setiap lantai untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
“Kita memastikan kondisi tahapan finishing-nya supaya betul-betul clear,” kata Fadli.
Langkah tersebut menjadi penting karena keberhasilan memadamkan api dalam waktu singkat belum otomatis menjamin seluruh area telah aman. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan tidak ada titik panas yang tertinggal, khususnya di area bangunan yang memiliki berbagai instalasi dan material yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Fadli mengatakan pihaknya tidak ingin berspekulasi mengenai sumber api dan menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian.
“Kalau untuk estimasi kejadian itu, nanti pihak polisian yang merilis,” katanya.
Dengan demikian, selain memastikan api benar-benar padam, penyelidikan mengenai sumber dan penyebab kebakaran menjadi hal yang perlu ditunggu. Pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui apakah kebakaran berkaitan dengan gangguan kelistrikan, aktivitas di area mal, atau faktor lainnya.
Hingga proses pemadaman dan penyisiran berlangsung, kondisi di lokasi dinyatakan kondusif. Petugas masih melakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan area benar-benar aman sebelum seluruh personel meninggalkan lokasi.
