Kategori: TIPS

  • 7 Tips Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga di Sulawesi Selatan

    7 Tips Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga di Sulawesi Selatan

    MAKASSAR, FOBIZ.ID — Mengelola pengeluaran rumah tangga menjadi tantangan tersendiri bagi banyak keluarga di Sulawesi Selatan. Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, hingga pengeluaran tak terduga membuat perencanaan keuangan menjadi semakin penting.

    Agar keuangan keluarga tetap stabil, berikut beberapa tips menghemat pengeluaran rumah tangga yang bisa diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

    1. Susun Anggaran Bulanan Secara Realistis

    Langkah awal yang penting adalah menyusun anggaran bulanan sesuai kemampuan. Catat seluruh pemasukan dan alokasikan untuk kebutuhan pokok seperti pangan, listrik, air, pendidikan, dan transportasi.

    Dengan anggaran yang jelas, pengeluaran bisa lebih terkontrol dan tidak melewati batas kemampuan.

    2. Prioritaskan Kebutuhan Pokok Keluarga

    Utamakan pengeluaran untuk kebutuhan dasar rumah tangga. Kurangi pembelian barang yang bersifat konsumtif atau hanya berdasarkan keinginan sesaat.

    Prioritas ini membantu keluarga tetap aman secara finansial meski terjadi perubahan harga.

    3. Biasakan Berbelanja di Pasar Tradisional

    Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, pasar tradisional masih menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan harian. Harga bahan pangan di pasar tradisional umumnya lebih terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kualitas yang diinginkan.

    Membandingkan harga antar pedagang juga dapat membantu mendapatkan harga terbaik.

    4. Manfaatkan Produk Lokal

    Menggunakan produk pangan lokal, seperti hasil pertanian dan perikanan daerah, selain mendukung perekonomian lokal juga dapat menekan pengeluaran rumah tangga.

    Produk lokal biasanya lebih segar dan tidak melalui rantai distribusi panjang yang memicu kenaikan harga.

    5. Kelola Penggunaan Listrik dan Air

    Pengeluaran rutin seperti listrik dan air sering kali membengkak tanpa disadari. Membiasakan mematikan peralatan listrik saat tidak digunakan dan menggunakan air secara efisien dapat menghemat biaya bulanan.

    6. Siapkan Dana Cadangan

    Dana cadangan penting untuk menghadapi kebutuhan mendadak, seperti biaya kesehatan atau perbaikan rumah. Menyisihkan sebagian kecil penghasilan secara rutin dapat membantu menghindari utang konsumtif.

    7. Evaluasi Pengeluaran Secara Berkala

    Lakukan evaluasi pengeluaran rumah tangga setiap bulan. Dari evaluasi ini, keluarga dapat mengetahui pos pengeluaran mana yang bisa ditekan atau dioptimalkan.

    Dengan disiplin dan perencanaan yang tepat, pengeluaran rumah tangga di Sulawesi Selatan dapat dikelola secara lebih bijak dan berkelanjutan.

  • Tips Memilih Liburan Akhir Tahun Aman Saat Musim Hujan

    Tips Memilih Liburan Akhir Tahun Aman Saat Musim Hujan

    Jumat, 19 Desember 2025 | 11.00 WIB

    FOBIZ.ID, JAKARTA — Liburan akhir tahun menjadi momen favorit masyarakat untuk berwisata bersama keluarga maupun pasangan. Namun, kondisi cuaca Desember yang didominasi musim hujan menuntut perencanaan lebih matang agar liburan tetap aman, nyaman, dan berkesan. Sejumlah pakar menilai, pemilihan angle liburan yang tepat menjadi kunci utama.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa intensitas hujan di sebagian besar wilayah Indonesia cenderung meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru.
    “Pada bulan Desember, sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki puncak musim hujan. Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas luar ruang dan selalu memantau informasi cuaca terkini,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto.

    Wisata Tropis dengan Pola Waktu Fleksibel

    Destinasi tropis seperti Bali masih menjadi pilihan utama saat libur akhir tahun. Meski hujan kerap turun, waktu cerah pada pagi hingga siang hari tetap bisa dimanfaatkan untuk aktivitas luar ruang.

    Pengamat pariwisata nasional Budi Santoso menilai Bali tetap relevan karena infrastruktur wisatanya yang matang.

    “Wisatawan bisa mengatur pola liburan pagi untuk aktivitas pantai, sementara sore dan malam difokuskan pada kuliner atau hiburan indoor,” kata Budi.

    Healing Alam Pegunungan dan Danau

    Bagi wisatawan yang menginginkan suasana lebih tenang, kawasan pegunungan dan danau seperti Malang–Batu atau Danau Toba menjadi pilihan ideal di akhir tahun. Udara sejuk dan panorama alam menjadi daya tarik utama.

    Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Hariyadi Sukamdani, menyebut tren wisata healing semakin diminati.

    “Tren liburan saat ini tidak selalu soal keramaian. Banyak wisatawan memilih healing, menikmati alam, dan memperlambat ritme aktivitas,” ujar Hariyadi.

    Festival dan Event Akhir Tahun Jadi Daya Tarik

    Selain wisata alam, momen akhir tahun juga identik dengan festival dan event besar, mulai dari perayaan Natal, Tahun Baru, hingga konser dan festival budaya di sejumlah kota wisata.

    Menurut Hariyadi, event akhir tahun memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi daerah.

    “Event menjadi magnet wisata yang kuat, selama didukung pengelolaan keramaian dan keamanan yang baik,” jelasnya.

    Keamanan dan Cuaca Tetap Jadi Prioritas

    BMKG mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan ke wilayah rawan bencana seperti banjir dan longsor selama musim hujan.

    “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan menghindari perjalanan ke wilayah berisiko tinggi saat hujan lebat,” tegas Guswanto.

    Dengan perencanaan matang dan penyesuaian aktivitas terhadap cuaca, liburan akhir tahun tetap bisa dinikmati secara optimal meski berada di musim hujan. (*)

    Redaksi : FOBIZ.ID

     

  • Modus Baru Kejahatan Siber: Google Peringatkan Bahaya Aplikasi VPN Palsu yang Menguras Uang dan Mencuri Data Pengguna Android

    Modus Baru Kejahatan Siber: Google Peringatkan Bahaya Aplikasi VPN Palsu yang Menguras Uang dan Mencuri Data Pengguna Android

    JAKARTA, FOBIZ.ID – Gelombang ancaman siber kembali meningkat. Google memperingatkan pengguna Android mengenai munculnya aplikasi VPN palsu yang sengaja dirancang untuk mencuri data pribadi dan menguras rekening korban. Modus ini berkembang cepat dalam dua bulan terakhir, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan privasi dan konektivitas aman.

    Aplikasi Menyamar, Data Pengguna Jadi Target

    Pelaku memanfaatkan pola mencari keamanan cepat. Mereka membuat aplikasi yang tampilannya menyerupai VPN populer ikon meyakinkan, rating palsu, dan janji layanan premium gratis. Begitu aplikasi terpasang, ia mulai meminta izin yang tidak lazim, seperti akses notifikasi, SMS, dan Accessibility Services. Izin inilah yang menjadi pintu masuk untuk mengambil alih perangkat.

    Setelah korban mengaktifkan izin itu, aplikasi mulai bekerja sebagai mata-mata. Ia membaca pesan masuk, menangkap kode OTP, hingga memantau aktivitas di aplikasi perbankan. Dalam banyak kasus, korban baru sadar ketika saldo rekening menurun atau transaksi misterius muncul di notifikasi bank.

    Teknik Kejahatan yang Makin Canggih

    Modus ini bukan sekadar pencurian data biasa. Banyak aplikasi VPN palsu yang dibangun dengan modul malware modern, termasuk banking trojan dan info stealer yang sulit terdeteksi. Malware ini dapat:

    • mengamati setiap ketikan,
    • mengambil screenshot diam-diam,
    • memodifikasi tampilan layar untuk menipu pengguna,
    • serta melakukan transaksi atas nama korban.

    Sebagian besar aplikasi ini tidak tersedia di toko resmi, tetapi disebar melalui iklan pencarian, situs streaming ilegal, hingga grup Telegram. Namun, beberapa kasus menunjukkan aplikasi semacam ini sempat lolos ke toko aplikasi sebelum akhirnya dihapus.

    Mengapa Serangannya Meningkat?

    Ada dua faktor utama. Pertama, minat masyarakat terhadap VPN melonjak akibat meningkatnya kebutuhan privasi dan akses konten global. Kedua, banyak pengguna tergoda oleh aplikasi dengan label “gratis tanpa batas”. Celah inilah yang dimanfaatkan para pelaku, karena pengguna jarang memverifikasi siapa pengembangnya atau izin apa saja yang diminta aplikasi.

    Selain itu, teknik pengamanan perangkat yang semakin kuat membuat pelaku memilih jalur sosial–teknis: membuat aplikasi yang seolah-olah legal dan membujuk korban memberikan izin sendiri.

    Dampak untuk Pengguna Indonesia

    Indonesia menjadi sasaran empuk. Penggunaan Android sangat tinggi, adopsi mobile banking dan dompet digital terus tumbuh, sementara literasi keamanan masih belum merata. Kombinasi ini membuat banyak pengguna lebih fokus pada janji “VPN cepat dan gratis” ketimbang memeriksa risiko keamanan.

    Jika perangkat terinfeksi, dampaknya tidak hanya pada kebocoran data, tetapi juga potensi:

    • pencurian saldo rekening,
    • penyalahgunaan akun e-commerce,
    • hingga pengambilalihan identitas digital.

    Cara Mengenali dan Menghindari VPN Palsu

    Google menyarankan beberapa langkah sederhana untuk mencegah korban baru:

    1. Periksa pengembang aplikasi. Pastikan nama developer jelas dan memiliki situs resmi.

    2. Perhatikan izin yang diminta. VPN yang normal tidak membutuhkan akses ke SMS, panggilan, atau Accessibility Services.

    3. Jangan memasang APK dari luar toko resmi. Banyak malware beredar melalui situs pihak ketiga.

    4. Aktifkan Google Play Protect. Fitur ini memberi peringatan jika aplikasi berperilaku mencurigakan.

    5. Gunakan VPN yang sudah terverifikasi. Pilih aplikasi dengan reputasi baik dan model bisnis transparan.

    Jika pengguna merasa pernah memasang aplikasi mencurigakan, segera cabut semua izin, hapus aplikasinya, dan lakukan pemeriksaan di aplikasi perbankan serta email.

    Serangan yang Akan Terus Berkembang

    Peringatan Google menegaskan bahwa kejahatan siber kini memanfaatkan kebutuhan digital masyarakat. Aplikasi yang seolah menawarkan keamanan justru dapat menjadi jalan masuk pencurian. Pelaku tidak lagi mengandalkan metode kasar, tetapi menyusun aplikasi yang tampak profesional agar korban tidak curiga.

    Karena itu, kewaspadaan menjadi kunci. Setiap pengguna perlu lebih kritis sebelum memberikan izin, terutama kepada aplikasi yang mengaku melindungi privasi. Di tengah meningkatnya ancaman, langkah pencegahan sederhana seperti menginstal aplikasi dari sumber tepercaya dan rutin mengecek izin aplikasi bisa menyelamatkan data dan uang. (*)

  • INSPIRASI AKHIR PEKAN: Ayam Suwir Pedas Manis, Menu Praktis Favorit Keluarga di Hari Libur

    INSPIRASI AKHIR PEKAN: Ayam Suwir Pedas Manis, Menu Praktis Favorit Keluarga di Hari Libur

    MAKASSAR – FOBIZ.ID | Akhir pekan adalah momen yang dinanti-nanti oleh banyak ibu rumah tangga untuk berkumpul bersama keluarga. Salah satu hal yang selalu jadi perhatian adalah urusan dapur. Tak sedikit ibu-ibu yang mengaku bingung harus masak apa agar tetap hemat, lezat, dan disukai seluruh anggota keluarga.

    Salah satu menu yang kini kembali populer dan viral di media sosial adalah ayam suwir pedas manis. Hidangan ini dikenal praktis, tahan lama, dan cocok disantap bersama nasi hangat atau dijadikan lauk bekal.

    Tak hanya disukai orang dewasa, rasa manis dan pedasnya yang seimbang juga aman untuk anak-anak. Menu ini juga sering dipilih oleh ibu-ibu yang ingin menyiapkan masakan dalam jumlah banyak untuk keperluan liburan atau acara kumpul keluarga.

    Resep Ayam Suwir Pedas Manis

    Berikut bahan dan cara memasaknya:

    Bahan-bahan:

    • 500 gram dada ayam, direbus dan disuwir
    • 5 siung bawang merah
    • 3 siung bawang putih
    • 10 buah cabai merah keriting (atau sesuai selera)
    • 3 sdm kecap manis
    • 1 sdm saus tiram
    • 1 sdm gula merah
    • Garam dan kaldu bubuk secukupnya
    • Minyak goreng untuk menumis

    Cara memasak:

    • Haluskan bawang merah, bawang putih, dan cabai.
    • Tumis bumbu halus hingga harum.
    • Masukkan ayam suwir, aduk rata.
    • Tambahkan kecap, saus tiram, gula merah, dan bumbu lainnya.
    • Masak hingga bumbu meresap dan sedikit kering.

    Tips:

    Tambahkan daun jeruk agar lebih harum.

    Simpan dalam wadah tertutup, tahan hingga 3 hari di kulkas.

    Menu ini tidak hanya lezat, tapi juga cocok dijadikan stok lauk siap saji di rumah. (*)