FOBIZ.ID – Ekonomi & Kripto. Aktivitas investor besar atau crypto whales kembali menjadi sorotan setelah mereka tercatat memborong tiga aset kripto utama di tengah pelemahan pasar global. Di awal Desember 2025, saat sebagian besar altcoin mengalami koreksi, tiga token justru menunjukkan sinyal akumulasi besar-besaran oleh para pemain bermodal jumbo.
Data on-chain yang dirilis oleh Pintu Research pada Minggu (7/12/2025) mencatat bahwa Pippin (PIPPIN), Fartcoin (FARTCOIN), dan Uniswap (UNI) menjadi target utama para whale. Lonjakan aktivitas pembelian ini memicu spekulasi bahwa para investor besar sedang mempersiapkan fase pemulihan pasar kripto.
PIPPIN Jadi Incaran Utama: Whales Serok 40,45 Juta Token
Token Pippin (PIPPIN) mencatat pembelian terbesar. Dalam beberapa hari terakhir, whales membeli lebih dari 40,45 juta PIPPIN, dengan nilai transaksi mencapai US$7,28 juta.
Lonjakan minat ini terjadi setelah harga PIPPIN naik hampir 30% sejak awal Desember, menjadikan token tersebut salah satu aset dengan pertumbuhan tercepat di kategori mid-cap.
Analis pasar menyebut akumulasi agresif ini sebagai sinyal bullish awal, meskipun volatilitas tetap tinggi.
FARTCOIN Mendadak Ramai Diborong, Nilai Pembelian Tembus US$10,70 Juta
Di posisi kedua, Fartcoin (FARTCOIN) mencatat pembelian sekitar 32,43 juta token atau setara US$10,70 juta.
Meski tergolong “meme coin”, aktivitas whale pada token ini menunjukkan bahwa minat spekulatif masih kuat di tengah pasar yang sedang lesu.
Beberapa analis mencatat bahwa whales cenderung masuk ke token berisiko tinggi saat pasar melemah, dengan harapan mendapatkan profit saat rebound.
Uniswap (UNI) Masuk Radar Whale dengan Akumulasi Stabil
Token Uniswap (UNI) menjadi satu-satunya aset blue-chip yang masuk daftar akumulasi tertinggi minggu ini.
Whales menambah kepemilikan sekitar 0,80 juta UNI dalam 48 jam terakhir, dengan nilai transaksi mencapai US$4,98 juta.
Berbeda dari dua token sebelumnya, akumulasi UNI berjalan stabil dan tidak menunjukkan agresivitas ekstrem. Namun, investasi yang konsisten ini dipandang sebagai langkah aman bagi para investor besar untuk mengantisipasi kenaikan jangka menengah.
Mengapa Whales Mulai Masuk Pasar?
Analis melihat tiga faktor utama:
- Harga aset kripto sudah mencapai titik diskon (oversold) setelah koreksi panjang.
- Ekspektasi rebound menjelang kuartal pertama 2026, seiring naiknya adopsi institusional.
- Likuiditas pasar masih kuat, sehingga aset mid-cap dan meme coin tetap menarik untuk spekulasi jangka pendek.
Namun begitu, aktivitas whale bukan jaminan bahwa pasar akan langsung pulih. Risiko volatilitas tetap tinggi dan investor ritel diminta berhati-hati.
Di tengah tren bearish, para whale memilih memperbesar portofolio di tiga token: PIPPIN, FARTCOIN, dan UNI.
Langkah ini menjadi indikator awal bahwa fase akumulasi sedang berlangsung, sebuah tanda yang sering muncul sebelum pasar memasuki tren baru.
Bagi investor ritel, mengikuti pergerakan whales bisa menjadi referensi, namun tetap harus mempertimbangkan manajemen risiko secara disiplin. (*)

