Kategori: Entertainment

  • Bugis Waterpark Buka Promo Kemerdekaan, Tiket Masuk Mulai Rp17 Ribu

    Bugis Waterpark Buka Promo Kemerdekaan, Tiket Masuk Mulai Rp17 Ribu

    FOBIZ.ID, MAKASSAR – Bugis Waterpark Adventure menghadirkan promo tiket masuk dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program bertajuk Merdeka Flash Sale 17.45 ini menawarkan tiket masuk dengan harga mulai Rp17 ribu.

     

    Promo tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 15–16 Agustus 2026. Sementara tiket yang dibeli dapat digunakan untuk kunjungan pada 18–31 Agustus 2026.

     

    Harga Rp17 ribu berlaku bagi kategori New Downloader, jauh di bawah harga normal yang mencapai Rp80 ribu. Adapun pengguna aplikasi KallaFriends mendapatkan harga khusus Rp45 ribu.

     

    BWP Operation Manager Fadly Indra Pramudya mengatakan promo tersebut disiapkan untuk memberi pilihan rekreasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat selama periode perayaan kemerdekaan.

     

    “Kami ingin momentum kemerdekaan ini dapat dirayakan dengan cara yang menyenangkan bersama keluarga dan orang-orang terdekat,” ujar Fadly.

     

    Ia berharap penawaran tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi waktu libur bersama keluarga maupun orang terdekat.

     

    Merdeka Flash Sale 17.45 menjadi salah satu program Bugis Waterpark Adventure selama momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

  • Mahesa Wijaya, Penyanyi Muda Banyuwangi yang Konsisten Berkarya Sejak Usia Dini

    Mahesa Wijaya, Penyanyi Muda Banyuwangi yang Konsisten Berkarya Sejak Usia Dini

    BANYUWANGI – Nama Mahesa Wijaya atau yang memiliki nama asli Wahyu Adi Wijaya mulai dikenal masyarakat melalui bakat dan dedikasinya di dunia tarik suara. Lahir di Banyuwangi pada 4 April 2003, Mahesa merupakan salah satu penyanyi muda yang konsisten mengembangkan karier musiknya sejak usia dini.

    Kecintaannya terhadap musik tumbuh sejak masih kecil. Berbagai perlombaan menyanyi di lingkungan sekolah hingga tampil dalam sejumlah acara hiburan masyarakat menjadi bagian dari proses panjang yang membentuk perjalanan kariernya hingga saat ini.

    Dalam wawancara eksklusif, Mahesa mengungkapkan bahwa pengalaman tampil di berbagai kesempatan menjadi modal berharga untuk meningkatkan kemampuan dan rasa percaya dirinya sebagai seorang penyanyi.

    “Saya mulai mengenal dunia musik sejak masih kecil. Dari panggung sekolah hingga berbagai acara hiburan, semuanya menjadi pengalaman berharga yang membuat saya semakin yakin untuk menekuni dunia tarik suara,” ujar Mahesa.

    Menurutnya, perjalanan sebagai penyanyi tidak selalu berjalan mudah. Ia harus membagi waktu antara pendidikan, latihan vokal, serta berbagai aktivitas lain yang mendukung perkembangan kariernya di dunia musik.

    Namun, melalui konsistensi, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar, Mahesa mampu membangun kepercayaan diri untuk tampil di hadapan publik dan terus mengasah kualitas bermusiknya.

    Aktif Membawakan Lagu Pop Jawa dan Dangdut

    Selama meniti karier di dunia musik, Mahesa telah membawakan berbagai lagu yang mendapat perhatian dari masyarakat, baik melalui penampilan panggung maupun platform digital.

    Beberapa lagu yang pernah dibawakannya antara lain “Rasah Bali”, “Sambel Terasi”, “Nemu”, serta sejumlah lagu populer lainnya yang memperkaya pengalaman bermusiknya sebagai penyanyi muda.

    “Saya selalu berusaha membawakan lagu dengan penghayatan yang maksimal agar pesan yang ada di dalam lagu bisa sampai kepada pendengar,” katanya.

    Ia menilai setiap lagu memiliki karakter, cerita, dan tantangan tersendiri. Karena itu, Mahesa selalu berusaha memahami makna lagu sebelum membawakannya di atas panggung agar dapat memberikan penampilan terbaik kepada penonton.

    Ingin Terus Berkembang di Industri Musik

    Sebagai penyanyi muda asal Banyuwangi, Mahesa memiliki tekad untuk terus berkembang dan menghasilkan karya yang dapat diterima masyarakat luas. Ia juga berharap dapat membawa nama daerahnya melalui karya-karya musik yang positif dan menginspirasi.

    “Saya ingin terus belajar, meningkatkan kualitas vokal, dan menghasilkan karya yang bisa dinikmati banyak orang. Semoga ke depannya saya bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi dunia musik Indonesia,” ungkapnya.

    Di tengah persaingan industri hiburan yang semakin ketat, Mahesa memilih untuk fokus pada pengembangan kemampuan diri sekaligus menjaga hubungan baik dengan para pendukungnya. Baginya, dukungan masyarakat menjadi salah satu motivasi terbesar untuk terus berkarya.

    Aktif Berinteraksi Melalui Media Sosial

    Selain dikenal melalui berbagai penampilannya di acara hiburan, Mahesa juga aktif berinteraksi dengan para penggemar melalui media sosial. Melalui akun Instagram miliknya, @therealwijaya20, ia kerap membagikan aktivitas sehari-hari, dokumentasi penampilan, hingga informasi terbaru mengenai perjalanan kariernya.

    Dengan usia yang masih muda, semangat berkarya yang tinggi, dan pengalaman yang terus bertambah, Mahesa Wijaya menjadi salah satu talenta muda Banyuwangi yang patut diperhitungkan. Perjalanannya menunjukkan bahwa kerja keras, konsistensi, dan kecintaan terhadap musik dapat menjadi modal penting untuk meraih mimpi di industri hiburan.

    “Selama masih ada kesempatan untuk bernyanyi dan berkarya, saya akan terus memberikan yang terbaik untuk para pendengar dan masyarakat yang selalu mendukung perjalanan saya,” tutup Mahesa.

  • Doublehelix Indonesia Terapkan Standar ISO di Macawa Fest 2026

    Doublehelix Indonesia Terapkan Standar ISO di Macawa Fest 2026

    FOBIZ.ID, MAKASSAR – Doublehelix Indonesia menggelar Macawa Fest 2026 dengan mengusung standar manajemen mutu internasional berbasis ISO 9001:2015.

     

    Penerapan sistem ini diklaim menjadi fondasi utama dalam memastikan kualitas penyelenggaraan acara yang terukur, konsisten, dan berorientasi pada kepuasan pengunjung serta penampil.

     

    CEO Doublehelix Indonesia, dr. Ichal Tawil, mengatakan kualitas sebuah acara tidak hanya ditentukan oleh konsep, tetapi juga oleh eksekusi yang detail dan terstandar. “Dengan pendekatan ISO 9001:2015, kami memastikan setiap pengunjung dan performer merasakan kenyamanan, keamanan, dan kepuasan selama berada di Macawa Fest,” ujarnya, Jumat (17/4/2024).

     

    Dalam pelaksanaannya, Doublehelix menaruh perhatian pada berbagai aspek teknis, mulai dari desain panggung, sistem tata suara, hingga pengaturan alur pengunjung. Produksi panggung dirancang untuk mendukung visibilitas, keamanan, dan estetika, sementara kualitas audio dijaga agar merata dan nyaman di seluruh area acara.

     

    Selain itu, pengelolaan arus pengunjung menjadi fokus penting melalui perencanaan crowd management yang terstruktur. Sistem penunjuk arah, koordinasi tim operasional, serta pengarahan acara disiapkan guna meminimalkan hambatan selama kegiatan berlangsung.

     

    Di sisi komunikasi, strategi promosi dilakukan secara terintegrasi untuk memastikan informasi acara tersampaikan dengan jelas kepada publik. Pengawasan kualitas juga dilakukan menyeluruh sejak tahap pra-acara, pelaksanaan, hingga evaluasi pasca-acara.

     

    Menurut Ichal, pendekatan ini sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan pengalaman acara yang berkesan. Melalui Macawa Fest 2026, Doublehelix Indonesia berupaya menghadirkan hiburan sekaligus menetapkan standar baru dalam penyelenggaraan event di kawasan Indonesia Timur.

     

    Doublehelix Indonesia merupakan agensi kreatif dan penyelenggara acara yang berfokus pada pengembangan konsep berbasis pengalaman serta aktivasi merek dengan standar kualitas tinggi.

  • Macawa Fest: Dari Panggung Tawa ke Ruang Suara Anak Muda dan Kritik

    Macawa Fest: Dari Panggung Tawa ke Ruang Suara Anak Muda dan Kritik


    ‎FOBIZ.ID, MAKASSAR – Suasana malam di Makassar terasa sedikit berbeda pada Sabtu itu. Di dalam Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, gelak tawa pecah bersahutan, berpadu dengan riuh tepuk tangan penonton yang memenuhi ruangan.

    ‎Lampu panggung menyorot satu per satu komika yang naik, membawa cerita, keresahan, sekaligus sudut pandang khas anak muda.

    ‎Di tengah atmosfer penuh energi itu, Walikota Makassar Munafri Arifuddin hadir, menyatu dengan semangat yang sama menikmati sekaligus memberi ruang bagi kreativitas.

    ‎Macawa Fest 2026 bukan sekadar pertunjukan stand up comedy. Bagi banyak orang yang hadir, ini adalah ruang bebas. Ruang di mana anak-anak muda bisa berbicara tanpa sekat, menyuarakan apa yang mereka lihat, rasakan, dan pikirkan dengan cara yang jujur, lugas, dan kadang menyentil.

    ‎Munafri memahami itu. Dalam sambutannya, ia menyebut ajang ini sebagai salah satu panggung stand-up terbesar di kawasan Indonesia Timur. Namun lebih dari itu, ia melihatnya sebagai wadah penting bagi ekspresi generasi muda.

    ‎“Di sini kita belajar tentang kreativitas,” kira-kira begitu pesan yang ingin ia sampaikan. Bahwa keberanian untuk bicara tentang hal-hal sederhana hingga isu yang lebih dalam, adalah bagian dari kebebasan berekspresi yang perlu dijaga.

    ‎Ia juga mengingatkan penonton untuk benar-benar hadir, bukan sekadar datang. Menikmati setiap penampilan, mendengarkan setiap narasi yang dibangun di atas panggung.

    ‎“Jangan hanya komikanya yang bicara, kita juga sibuk bicara di samping,” pesannya ringan, tapi mengena.

    ‎Di sela-sela suasana santai itu, Munafri sempat bernostalgia. Ia bercerita tentang masa lalu tentang buku humor seperti Mati Ketawa ala Rusia, tentang kaset lagu yang harus diputar berulang-ulang hanya untuk memahami liriknya. Cara menikmati hiburan mungkin berubah, tetapi esensinya tetap sama, mencari tawa, menemukan makna.

    Dan malam itu, Makassar menemukan keduanya.

    ‎Macawa Fest bukan hanya soal lucu atau tidak. Seperti yang tertulis pada spanduk acara yang juga disinggung Munafri “percuma ganteng kalau tidak lucu.” Sebuah kalimat sederhana, tapi cukup menggambarkan esensi stand up, kejujuran yang dibungkus humor.

    ‎Di akhir sambutannya, Munafri mengajak semua yang hadir untuk tidak berhenti pada tawa. Ia membuka ruang kritik, bahkan meminta masyarakat untuk menyampaikan hal-hal yang belum baik di kota ini.

    ‎Bukan untuk diperdebatkan, tapi untuk diperbaiki bersama. Karena, seperti yang ia tekankan, persoalan tidak akan selesai jika hanya dibicarakan. Dibutuhkan keterlibatan dari semua pihak untuk membawa Makassar menjadi lebih baik.

    ‎Malam itu, di antara tawa dan cerita, ada satu hal yang terasa jelas, bahwa panggung kecil bisa melahirkan percakapan besar.

  • Pestakuler, Malam Tahun Baru Penuh Tawa di MaxOne Makassar

    Pestakuler, Malam Tahun Baru Penuh Tawa di MaxOne Makassar

    FOBIZ.ID, MAKASSAR -Di penghujung tahun, ketika waktu terasa berjalan lebih pelan, MaxOne Hotel & Resort Makassar memilih menghadirkan perayaan yang tak sekadar hingar bingar. Pada momen 31 Desember 2025 nanti suara tawa anak-anak, alunan musik, dan cahaya lampu pasar malam menyatu dalam PESTAKULER, Semarak Pasar Malam Akhir Tahun.

    Dimanan nantinya Anak-anak berlarian menuju komidi putar dan istana balon, mata mereka berbinar menunggu giliran bermain. Orang tua berjalan di belakang, menikmati momen sederhana yang sering luput di tengah kesibukan. Di sudut lain, aroma makanan dari food bazaar menguar, mengundang keluarga untuk duduk sejenak dan berbagi cerita.

    Bagi tamu yang menginap, kamar family friendly MaxOne menjadi tempat kembali setelah seharian menikmati perayaan. Ruang yang nyaman dan tenang menghadirkan rasa aman, seolah mengingatkan bahwa liburan terbaik adalah ketika keluarga bisa benar-benar bersama.

    Ammank, Director of Sales & Marketing MaxOne, menyebut PESTAKULER sebagai ruang kebersamaan. Menurutnya, perayaan Tahun Baru tak selalu harus riuh, tetapi bisa dirayakan dengan cara yang lebih hangat. “Kami ingin setiap keluarga pulang membawa cerita. Anak-anak bahagia, orang tua merasa tenang, dan momen ini menjadi kenangan,” ujarnya.

    Saat malam turun, panggung hiburan mulai mengambil peran. Musik dari Natinson, Liar Diluar, dan CR25 mengalun, diselingi drama musikal, Clown Kitchen Percussion, dan dance drama musikal. Detik demi detik menuju pergantian tahun diisi dengan sorak, tepuk tangan, dan harapan yang perlahan terucap.

    Menjelang hitung mundur, wajah-wajah kecil menengadah ke langit, menggenggam tangan orang tua mereka. Di momen itu, Tahun Baru terasa bukan tentang kembang api atau pesta besar, melainkan tentang kebersamaan yang utuh.

    Melalui PESTAKULER, MaxOne Hotel & Resort Makassar ingin menghadirkan Tahun Baru yang dikenang bukan karena keramaiannya, tetapi karena perasaan hangat yang tinggal lebih lama di hati. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa awal tahun terbaik selalu dimulai dari kebahagiaan keluarga.

     

  • Poltacoustic Rilis “Wang Sinawang”, Karya Ismail Hermansyah yang Sarat Makna Kehidupan

    Poltacoustic Rilis “Wang Sinawang”, Karya Ismail Hermansyah yang Sarat Makna Kehidupan

    Solo, Fobiz.id – Grup band Poltacoustic resmi merilis single terbaru berjudul “Wang Sinawang” pada 5 Juli 2025. Lagu ini dibawakan oleh Tiyo LDR dan menjadi salah satu karya yang menonjolkan kekuatan lirik serta pesan reflektif tentang kehidupan, takdir, dan keteguhan hati dalam menghadapi ujian hidup.

    “Wang Sinawang” ditulis dan dikomposeri oleh Ismail Hermansyah, yang kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam merangkai lirik sederhana namun penuh makna. Nama Ismail Hermansyah semakin ditegaskan sebagai penulis lagu yang konsisten mengangkat nilai-nilai kehidupan, khususnya dalam balutan bahasa Jawa yang dekat dengan realitas sosial masyarakat.

    Band Poltacoustic sebagai pengusung lagu ini berhasil menghadirkan nuansa akustik yang hangat dan emosional, selaras dengan karakter vokal Tiyo LDR yang tenang namun menyentuh. Proses produksi lagu ini berada di bawah arahan Ronald Dewa sebagai produser, yang memberi sentuhan musikal minimalis namun kuat dalam penyampaian pesan.

    Secara tematik, “Wang Sinawang” menggambarkan sudut pandang manusia dalam memandang kehidupan orang lain, yang sering kali tampak lebih baik dari kenyataan sebenarnya. Lagu ini juga mengajak pendengar untuk tidak meremehkan siapa pun, karena setiap orang memiliki perjalanan dan waktunya masing-masing.

    Berikut full lirik lagu “Wang Sinawang”:

    Verse :
    Tresno iki sing mbok gawe tatu
    Maturnuwun mpun tau di larani
    Mugo koe oleh ganti
    Ojo nganti ngelarani
    Sing koyo kekarepane wong tuamu

    Verse :
    Aku saiki manut dalane gusti
    Nalika tansah abot kahanane
    Esuk sore awan wengi
    Tak lakoni kuat ati
    Duh gusti maturnuwun cerito iki

    Reff :
    Urip pancen wangsinawang
    Ojo seneng nyepelekne
    Durung mesti sing di sawang
    Ora wong sepele

    Kabeh wis ono wancine
    Koe bakal ngonangi dewe
    Ojo getun jebul rakoyo sing mbok bayangne

    Sejak dirilis, “Wang Sinawang” telah tersedia di seluruh platform musik digital, sehingga dapat dinikmati oleh pendengar dari berbagai kalangan. Sementara itu, video klip resmi lagu ini juga sudah dapat disaksikan melalui channel YouTube Irama Production.

    Melalui karya ini, Ismail Hermansyah bersama Poltacoustic kembali menegaskan eksistensinya di industri musik dengan menghadirkan lagu yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga mengandung pesan mendalam tentang empati, kesabaran, dan penerimaan hidup.

  • Debby Peony Rilis Lagu Pop Rohani “Hidupi Aku Tuhan”

    Debby Peony Rilis Lagu Pop Rohani “Hidupi Aku Tuhan”

    Yogyakarta, Fobiz.id — Penyanyi rohani asal Solo, Debby Peony, kembali menghadirkan karya terbarunya berjudul “Hidupi Aku Tuhan”. Lagu ini resmi dirilis pada 12 Desember 2025 dan menjadi single kedua Debby Peony dalam perjalanan pelayanannya melalui musik rohani.

    Single “Hidupi Aku Tuhan” merupakan karya ciptaan Natanael Prasetyo Adi, yang juga berperan sebagai penulis lirik sekaligus produser. Aransemen musik, penyuntingan gambar, serta proses editing digarap oleh Andrey Arifianto, yang mengemas lagu ini dengan nuansa pop rohani yang lembut, khusyuk, dan penuh penghayatan.

    Secara tematik, lagu ini mengangkat pesan iman tentang ketergantungan hidup manusia sepenuhnya kepada Tuhan. Lirik-liriknya disusun dalam bentuk doa dan pengakuan iman, menegaskan bahwa kebenaran, kehidupan, kasih, dan kekudusan bersumber dari Tuhan semata. Pesan tersebut tergambar jelas melalui penggalan lirik “Ku benar karena KAU benar, ku hidup karena KAU hidup”.

    Melalui lagu ini, Debby Peony mengajak pendengar untuk terus berjalan di jalan Tuhan dan memancarkan kemuliaan-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Pengulangan lirik yang menekankan permohonan untuk dibungkus dengan kebenaran, dibasuh dengan hidup, serta diliputi kasih Tuhan, memberikan kesan reflektif dan mendalam.

    Dengan karakter vokal yang lembut dan penuh ketulusan, Debby Peony menghadirkan lagu ini sebagai ungkapan doa pribadi sekaligus sarana penguatan iman bagi para pendengar. Lagu ini juga telah mulai diperdengarkan di beberapa radio rohani di wilayah Solo, sebagai bentuk dukungan terhadap karya musik rohani lokal.

    Saat ini, single “Hidupi Aku Tuhan” sudah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, serta layanan streaming digital lainnya, sehingga dapat menjangkau pendengar rohani dari berbagai kalangan.

    Full Lirik Lagu “Hidupi Aku Tuhan”
    Penyanyi: Debby Peony
    Ciptaan / Lirik: Natanael Prasetyo Adi

    Ku benar karena KAU benar
    Ku hidup karena KAU hidup
    Ku sampai kepada MU
    Ku ikuti jalan MU

    Ku kasih karena KAU kasih
    Ku kudus karena KAU kudus
    Ku sampai kemuliaan MU
    Ku ikuti jalan MU

    Bungkus aku Tuhan dengan kebenaran MU
    Basuh aku Tuhan dengan hidup MU
    Lingkupi aku Tuhan dengan kasih MU
    Mampukan aku memancarkan kemuliaan MU

    Ku kasih karena KAU kasih
    Ku kudus karena KAU kudus
    Ku sampai kemuliaan MU
    Ku ikuti jalan MU

    Bungkus aku Tuhan dengan kebenaran MU
    Basuh aku Tuhan dengan hidup MU
    Lingkupi aku Tuhan dengan kasih MU
    Mampukan aku memancarkan kemuliaan MU

    Bungkus aku Tuhan dengan kebenaran MU
    Basuh aku Tuhan dengan hidup MU
    Lingkupi aku Tuhan dengan kasih MU
    Mampukan aku memancarkan kemuliaan MU

    Mampukan aku memancarkan kemuliaan MU

  • Bugis Waterpark Adventure Perkuat Pengalaman Wisata Lewat Maskot Ligo

    Bugis Waterpark Adventure Perkuat Pengalaman Wisata Lewat Maskot Ligo

     

    FOBIZ.ID, MAKASSAR – Bugis Waterpark Adventure resmi meluncurkan maskot bernama Ligo sekaligus memperkenalkan Rumah Kedua sebagai mitra kerja sama makanan dan minuman terbaru, Minggu, (2112/2025). Peluncuran ini disaksikan langsung oleh Manajemen KALLA Land, rekan media, serta pengunjung Bugis Waterpark Adventure.

    Chief Operating Officer KALLA Land, M. Natsir Mardan, mengatakan peluncuran maskot dan mitra kuliner tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan apresiasi kepada pelanggan. Menurutnya, inovasi ini dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pengalaman berlibur pengunjung.

    “Dengan menghadirkan maskot terbaru dan mitra makanan dan minuman yang membawa suasana berbeda, kami berharap dapat memberikan pengalaman liburan yang semakin memuaskan bagi masyarakat yang selalu memilih Bugis Waterpark Adventure. Inisiasi ini juga merupakan komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi berkelanjutan demi ruang rekreasi yang ramah keluarga,” ujarnya.

    BWP Operation Manager, Fadly Indra Pramudya, menjelaskan bahwa pemilihan maskot Ligo melalui proses panjang yang mempertimbangkan nilai budaya Bugis sebagai identitas utama Bugis Waterpark Adventure.

    “Maskot Ligo terinspirasi dari nilai budaya Bugis dan La Galigo sebagai warisan sastra dunia. Terinspirasi dari Burung Kacamata Makassar, Ligo merepresentasikan semangat petualangan, keceriaan, serta kearifan lokal yang dikemas dalam karakter ramah dan modern,” katanya.

    Selain peluncuran maskot, Bugis Waterpark Adventure juga menghadirkan Rumah Kedua sebagai mitra kuliner yang menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman dengan cita rasa akrab dan nyaman. Kehadiran Rumah Kedua diharapkan dapat melengkapi pengalaman rekreasi pengunjung agar semakin hangat dan menyenangkan.

    “Peluncuran Ligo dan kehadiran Rumah Kedua merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan pengalaman rekreasi keluarga yang berkesan,” tutup Fadly.

    Dengan hadirnya Ligo dan Rumah Kedua, Bugis Waterpark Adventure berharap dapat terus menjadi destinasi wisata keluarga pilihan utama di Sulawesi.

  • Hyatt Place Makassar Hadirkan “Sparkle & Shine” Sambut Natal dan Akhir Tahun

    Hyatt Place Makassar Hadirkan “Sparkle & Shine” Sambut Natal dan Akhir Tahun

    FOBIZ.ID, MAKASSAR – Hyatt Place Makassar resmi membuka rangkaian perayaan Natal dan akhir tahun bertajuk Sparkle & Shine melalui opening ceremony yang berlangsung hangat dan meriah pada 15 Desember.

    Kegiatan ini menandai dimulainya festive season dengan beragam aktivitas yang dirancang untuk keluarga dan masyarakat umum.

    General Manager Hyatt Place Makassar, Monica, mengatakan perayaan ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman liburan yang bermakna dan berkesan bagi setiap tamu.

    “Kami ingin menghadirkan suasana akhir tahun yang hangat, penuh kebersamaan, serta memberi ruang bagi keluarga dan komunitas untuk menikmati momen spesial bersama,” ujarnya.

    Selama 11 hari, Hyatt Place Makassar menyuguhkan berbagai kegiatan seperti Christmas Carol, workshop kreatif, aktivitas anak dan keluarga, hingga pengalaman kuliner melalui Christmas Eve Dinner Buffet dan Christmas Brunch.

    Hyatt Place Makassar juga menghadirkan penawaran Special Early Bird Malam Tahun Baru dengan harga paket kamar mulai dari Rp4.000.000 per malam, sudah termasuk gala dinner dan countdown party di rooftop lantai 31, tertinggi di Kota Makassar.

    Seluruh rangkaian acara Sparkle & Shine terbuka untuk tamu hotel maupun masyarakat umum. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui https://fobiz.id/jasa-publikasi/

  • Swiss-Belinn Panakkukang Angkat Pesona Timur Indonesia di Perayaan Tahun Baru 2026

    Swiss-Belinn Panakkukang Angkat Pesona Timur Indonesia di Perayaan Tahun Baru 2026

     

    FOBIZ.ID, MAKASSAR – Swiss-Belinn Panakkukang Makassar menyiapkan perayaan malam tahun baru 2026 bertema Pesona Timur Indonesia sebagai upaya menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat Makassar. Mengusung kekayaan budaya Indonesia Timur, acara ini akan digelar pada Rabu malam, 31 Desember 2025, di The Plaza Swiss-Belinn Panakkukang, dengan gate dibuka mulai pukul 20.00 WITA.

    Nuansa budaya timur akan mewarnai seluruh rangkaian acara, mulai dari dekorasi, musik, tarian tradisional, hingga kostum para pengisi acara. Konsep ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan pergantian tahun, tetapi juga sebagai ruang apresiasi terhadap kekayaan budaya Nusantara.

    General Manager Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Roheman, mengatakan perayaan tahun baru kali ini dikemas lebih bermakna. “Kami ingin menghadirkan perayaan yang bukan sekadar meriah, tetapi juga sarat nilai budaya dan kebersamaan. Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para tamu sekaligus kontribusi untuk memperkenalkan pesona Indonesia Timur,” ujarnya.

    Untuk mengakomodasi kebutuhan tamu, manajemen menawarkan dua pilihan paket, yakni Room Package seharga Rp1.250.000 net per malam yang sudah termasuk menginap, gala dinner untuk dua orang, serta akses penuh ke hiburan malam tahun baru. Sementara itu, paket Gala Dinner Only dibanderol Rp198.000 net per orang bagi tamu yang ingin menikmati sajian dan hiburan tanpa menginap.

    Dari sisi kuliner, tamu akan dimanjakan dengan menu khas Nusantara, termasuk kambing guling sebagai sajian utama yang menjadi andalan malam perayaan. Ragam hidangan tradisional Indonesia Timur juga disiapkan untuk memperkuat konsep budaya yang diusung.

    Perayaan akan semakin semarak dengan berbagai hiburan, seperti penampilan live band Rootcouistic, modern dance, flashmob, parade cosplay bertema Nusantara Timur, hingga tarian Papua. Acara juga dilengkapi dengan area permainan, photobooth tematik, countdown menuju 2026, serta pembagian doorprize.

    Melalui konsep budaya yang kuat dan hiburan yang variatif, Swiss-Belinn Panakkukang Makassar menargetkan perayaan ini menjadi salah satu agenda malam tahun baru paling berkesan di Kota Makassar, sekaligus menawarkan suasana aman, nyaman, dan bernuansa budaya bagi seluruh kalangan.