Kategori: cuaca

  • SPPG Sokkolia Berhenti, Ribuan Penerima MBG Gowa Tidak Dapat Makanan Bergizi

    SPPG Sokkolia Berhenti, Ribuan Penerima MBG Gowa Tidak Dapat Makanan Bergizi


    Operasional SPPG Sokkolia Terhenti, Ribuan Penerima MBG di Gowa Terlantar

    FOBIZ.ID, GOWA — Penghentian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sokkolia selama empat hari terakhir membuat ribuan penerima Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gowa tidak memperoleh jatah makanan bergizi.

    Terhentinya layanan dapur gizi akibat perbaikan infrastruktur ini menimbulkan dampak langsung bagi siswa sekolah, guru, balita non-PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui yang selama ini bergantung pada program nasional tersebut.

    Distribusi MBG Gowa Terhenti, Ribuan Porsi Tidak Tersalur

    SPPG Sokkolia di Kecamatan Bontomarannu diketahui melayani sedikitnya 15 sekolah. Pengelola SPPG setempat mengungkapkan operasional dapur berhenti total sejak awal pekan.

    Petugas distribusi MBG kategori B3 mencatat sedikitnya 127 porsi tidak tersalurkan dari satu jalur distribusi. Jika dihitung menyeluruh, jumlah penerima manfaat yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang.

    BGN Gowa Sebut Pengalihan MBG Tidak Bisa Instan

    Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Gowa menyatakan pengalihan distribusi ke SPPG lain bukan hal mudah. Setiap dapur memiliki batas kapasitas produksi sehingga tidak dapat langsung menampung ribuan tambahan penerima manfaat.

    Selain kendala teknis, pengalihan juga memerlukan legalitas kerja sama dan pembaruan data dalam sistem nasional MBG sebelum distribusi dapat kembali berjalan.

    Kepala Dinas PPKB Gowa: Penghentian SPPG Tak Boleh Sepihak

    Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, menegaskan penghentian operasional SPPG tidak boleh dilakukan tanpa koordinasi dengan pemerintah wilayah setempat.

    Menurutnya, pemberitahuan resmi beserta alasan penghentian sangat penting agar dampak terhadap penerima manfaat bisa diminimalkan sejak awal.

    Camat dan Sekolah Mengaku Tidak Terima Pemberitahuan

    Camat Bontomarannu mengaku belum mengetahui adanya penghentian operasional tersebut. Hal serupa disampaikan pihak sekolah penerima MBG yang tidak mendapat informasi resmi sebelumnya.

    Akibatnya, siswa yang terbiasa menerima makan siang bergizi kini harus membawa bekal sendiri atau membeli jajanan di luar sekolah.

    Dampak MBG Berhenti Langsung Dirasakan Siswa

    Perubahan mendadak ini dikhawatirkan memengaruhi asupan nutrisi harian anak, terutama bagi keluarga kurang mampu yang sangat bergantung pada keberlanjutan program MBG.

    Perlu Sistem Darurat Saat SPPG Berhenti

    Kejadian ini menunjukkan pentingnya sistem mitigasi darurat dalam program MBG. Tanpa koordinasi cepat dan mekanisme pengalihan sementara, distribusi makanan bergizi bisa terputus total.

    Hingga kini, ribuan penerima manfaat MBG di Gowa masih menunggu kepastian kapan layanan kembali normal.

  • BMKG Ingatkan Cuaca Sulsel Hari Ini, 12 Januari 2026: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Sejak Pagi

    BMKG Ingatkan Cuaca Sulsel Hari Ini, 12 Januari 2026: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Sejak Pagi




    FOBIZ.ID – Kondisi cuaca Sulawesi Selatan hari ini, Senin, 12 Januari 2026, diprakirakan didominasi hujan ringan pada pagi hari dan cuaca berawan hingga malam. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat memengaruhi aktivitas harian.

    Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan ringan berpeluang terjadi sejak pagi di sejumlah wilayah seperti Makassar, Gowa, Maros, Takalar, Pangkep, dan Jeneponto. Kondisi ini berpotensi menyebabkan jalan licin serta gangguan jarak pandang pada jam berangkat kerja dan sekolah.

    Prakiraan cuaca ini menjadi kelanjutan dari laporan sebelumnya, seperti Cuaca Sulsel 10 Januari 2026, yang juga mencatat potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah daerah Sulawesi Selatan.

    Memasuki siang hingga sore hari, sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan diprediksi berada dalam kondisi berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpeluang turun secara lokal, terutama di wilayah pesisir dan dataran rendah.

    Pada malam hari, cuaca umumnya tetap berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa daerah. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 19 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif tinggi sekitar 70 hingga 100 persen.

    BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah, antara lain Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Kota Palopo. Masyarakat di wilayah rawan bencana diminta meningkatkan kewaspadaan.

    Untuk mengetahui perkembangan prakiraan cuaca harian dan laporan terkini lainnya, pembaca dapat mengakses arsip Cuaca Hari Ini Sulsel serta kumpulan laporan Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan di FOBIZ.ID.

    Dengan kondisi cuaca yang masih didominasi hujan pada awal tahun 2026 ini, warga diimbau menyiapkan payung atau jas hujan, menghindari aktivitas luar ruang saat hujan lebat, serta rutin memantau informasi resmi cuaca.

    Update Cuaca Sore Hari: Hingga Senin sore, 12 Januari 2026, BMKG melaporkan potensi hujan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan. Hujan ringan hingga sedang diperkirakan dapat berlanjut hingga malam hari, terutama di wilayah pesisir dan dataran tinggi.

    Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan kilat, petir, dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Pengendara diminta berhati-hati karena kondisi jalan licin berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

  • Prakiraan Cuaca PSM vs Bali United di Parepare: Cerah Berawan Saat Kick-off

    Prakiraan Cuaca PSM vs Bali United di Parepare: Cerah Berawan Saat Kick-off




    FOBIZ.ID – PAREPARECuaca diperkirakan akan bersahabat saat laga PSM Makassar vs Bali United digelar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Jumat (9/1/2026) malam.

    Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi langit di Parepare menjelang kick-off diprediksi cerah berawan dengan suhu rata-rata 28°C. Kelembapan udara berada di kisaran 75 persen, sementara angin bertiup ringan sekitar 15 km/jam.

    Probabilitas hujan terbilang rendah, yakni sekitar 20 persen, sehingga pertandingan diperkirakan berlangsung tanpa gangguan cuaca ekstrem.

    Dampak Cuaca Terhadap Jalannya Laga

    Kondisi cuaca ini dinilai ideal untuk pertandingan dengan tempo cepat. Lapangan diperkirakan tetap kering dan stabil, memungkinkan kedua tim memainkan strategi menyerang tanpa kendala berarti.

    • Lapangan kering → kontrol bola lebih maksimal
    • Angin ringan → tidak mempengaruhi umpan jauh
    • Suhu stabil → stamina pemain relatif terjaga

    Bagi suporter yang hadir langsung ke stadion, disarankan tetap membawa perlengkapan ringan seperti jas hujan tipis sebagai antisipasi perubahan cuaca mendadak.

    PSM Makassar akan menjamu Bali United dalam laga penting lanjutan Liga 1 2025/26. Informasi klasemen dan perkembangan Liga 1 dapat dipantau melalui update Liga 1 terbaru. (*)

  • Cuaca Sulsel 4 Jan 2026: Hujan Ringan di Makassar & Sekitarnya

    Cuaca Sulsel 4 Jan 2026: Hujan Ringan di Makassar & Sekitarnya




    SULAWESI SELATAN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu, 4 Januari 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang di sejumlah daerah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi cuaca resmi BMKG.

    Prakiraan Cuaca Berdasarkan Waktu

    Pagi Hari

    Wilayah seperti Makassar, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja Utara, Enrekang, Parepare, Pinrang, Sidrap, dan Barru diprediksi mengalami hujan ringan pada pagi hari.

    Siang & Sore Hari

    Hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sulsel, termasuk Luwu Utara, Luwu Timur, Tana Toraja, Bone, Gowa, dan Sinjai pada siang hingga sore hari.

    Malam Hari

    Cuaca umumnya berawan, namun hujan ringan masih berpotensi terjadi di Bone, Enrekang, Palopo, Parepare, Pinrang, Sidrap, dan sebagian Luwu.

    Dini Hari

    Makassar, Luwu, dan Pangkep diperkirakan berpeluang diguyur hujan ringan menjelang dini hari.

    Suhu & Kelembapan

    Suhu udara berkisar 19°C – 31°C dengan kelembapan tinggi antara 75% – 100%. Angin bertiup dari arah barat‑utara dengan kecepatan sekitar 10–40 km/jam.

    Prakiraan Cuaca Per Kota/Kabupaten

    Makassar

    Pagi: Hujan ringan | Siang: Berawan | Sore: Hujan ringan | Malam: Berawan | Dini Hari: Hujan ringan

    Palopo

    Pagi: Hujan ringan | Siang: Hujan ringan | Sore: Hujan sedang | Malam: Hujan ringan | Dini Hari: Berawan

    Bone

    Pagi: Berawan | Siang: Hujan ringan | Sore: Hujan sedang | Malam: Hujan ringan | Dini Hari: Hujan ringan

    Tana Toraja

    Pagi: Berawan | Siang: Hujan ringan | Sore: Hujan sedang | Malam: Berawan | Dini Hari: Berawan

    Enrekang

    Pagi: Hujan ringan | Siang: Hujan ringan | Sore: Hujan ringan | Malam: Hujan ringan | Dini Hari: Berawan

    Peringatan & Saran

    BMKG mengingatkan potensi hujan sedang hingga sangat lebat di beberapa wilayah Sulsel hingga 6 Januari. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti pembaruan cuaca resmi BMKG.

    • Bawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah pagi hingga sore hari.
    • Waspadai genangan air atau jalan licin di malam dan dini hari.
    • Pantau terus update cuaca dari kanal resmi BMKG: www.bmkg.go.id.

    Untuk berita cuaca terbaru di Sulsel, kunjungi: fobiz.id/cuaca-sulsel

  • Cuaca Sulawesi Selatan Hari Ini, Senin 29 Desember 2025

    Cuaca Sulawesi Selatan Hari Ini, Senin 29 Desember 2025





    SULSEL, FOBIZ.IDPrakiraan cuaca Sulawesi Selatan hari ini, Senin (29/12/2025), secara umum diprediksi berawan hingga berpotensi hujan ringan sampai sedang di sejumlah wilayah.Pada pagi hari, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan terpantau cerah berawan. Namun, memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan diperkirakan meningkat, terutama di wilayah pesisir, dataran rendah, dan daerah pegunungan.Hujan diprediksi turun tidak merata dengan intensitas ringan hingga sedang. Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.

    Suhu udara di Sulawesi Selatan berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Angin bertiup lemah hingga sedang dari arah barat hingga barat laut.

    Pada malam hari, kondisi cuaca diperkirakan berawan, dengan kemungkinan hujan ringan di beberapa wilayah. Warga diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini untuk mendukung aktivitas harian yang aman dan lancar. (*)

     

  • Wali Kota Munafri Ingatkan Warga Makassar Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Tahun Baru

    Wali Kota Munafri Ingatkan Warga Makassar Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Tahun Baru

    MAKASSAR, fobiz.idBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.

    BMKG memprediksi hujan lebat tersebut dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang yang berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi. Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung hingga malam pergantian tahun 2025 ke 2026.

    BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Pergantian Tahun

    BMKG mencatat potensi cuaca ekstrem terjadi hampir merata di sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Kota Makassar menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam zona kewaspadaan tinggi menjelang akhir tahun.

    Pada Sabtu (27/12/2025), hujan deras mengguyur Kota Makassar sejak pagi hingga malam hari. Intensitas hujan yang tinggi meningkatkan risiko genangan air, banjir, serta pohon tumbang di sejumlah titik rawan.

    Wali Kota Munafri Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan

    Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, khususnya ancaman banjir, genangan air, dan pohon tumbang.

    “Kami mengimbau masyarakat memastikan saluran air atau drainase di lingkungan masing-masing berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat, terutama di sekitar rumah,” ujar Munafri usai rapat paripurna di Balai Kota Makassar, Sabtu (27/12) malam.

    Waspada Pohon Tumbang dan Aktivitas Luar Ruangan

    Wali Kota yang akrab disapa Appi itu juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama di kawasan dengan pepohonan besar serta jalur hijau di sepanjang jalan.

    “Pohon-pohon besar berpotensi tumbang saat angin kencang. Masyarakat harus lebih waspada demi keselamatan,” tegasnya.

    Pemkot Makassar Instruksikan SKPD hingga RT/RW Siaga

    Selain kepada masyarakat, Munafri menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.

    Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu memerlukan langkah antisipatif, terutama di wilayah rawan genangan, kawasan dengan banyak pepohonan besar, serta titik-titik yang berpotensi mengganggu keselamatan warga.

    Antisipasi Gangguan Listrik dan Risiko Tambahan

    Munafri juga mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan arus listrik yang dapat membahayakan, terutama bagi anak-anak.

    “Jika melihat instalasi listrik yang berpotensi berbahaya, segera laporkan kepada pihak terkait,” katanya.

    Posko Siaga Diminta Aktif di Kecamatan dan Kelurahan

    Wali Kota Makassar menginstruksikan seluruh kepala dinas, camat, lurah, hingga RT dan RW untuk aktif memantau kondisi wilayah masing-masing. Aparat diminta turun langsung ke lapangan guna memastikan lingkungan tetap aman.

    Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor serta respons cepat dalam menghadapi setiap potensi dampak cuaca ekstrem. Setiap kejadian diminta segera dilaporkan secara berjenjang untuk ditindaklanjuti.

    “Perlu didirikan posko siaga di setiap kecamatan dan kelurahan agar respons penanganan genangan, banjir, pohon tumbang, atau kondisi darurat lainnya bisa lebih cepat,” jelas Appi.

    BPBD hingga Damkar Diminta Siaga Penuh

    Dalam kondisi darurat, Munafri meminta seluruh perangkat daerah terkait, seperti BPBD Kota Makassar, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemadam Kebakaran, berada dalam kondisi siaga penuh.

    Ia juga mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang.

    “Keselamatan warga adalah prioritas utama. Masyarakat di wilayah rawan diminta menjaga kesehatan dan melakukan langkah antisipasi sejak dini,” tutupnya.

  • Update Cuaca Siang–Sore Sulsel: Hujan Lokal Berpotensi Terjadi, Angin Laut Menguat

    Update Cuaca Siang–Sore Sulsel: Hujan Lokal Berpotensi Terjadi, Angin Laut Menguat


    MAKASSAR, fobiz.idUpdate cuaca siang hingga sore di Sulawesi Selatan, Minggu (28/12/2025), menunjukkan potensi hujan lokal di sejumlah wilayah. Selain itu, angin laut diperkirakan menguat dan berpeluang memicu gelombang sedang di kawasan pesisir.

    Pantauan cuaca terkini menunjukkan awan konvektif mulai berkembang sejak siang hari, terutama di wilayah daratan dan pegunungan. Kondisi ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi secara lokal dan tidak merata.Wilayah yang berpeluang mengalami hujan siang hingga sore hari meliputi Luwu Raya, Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Bone bagian timur, serta sebagian Maros dan Gowa. Sementara wilayah pesisir barat seperti Makassar, Takalar, dan Pangkep diprakirakan berawan dengan potensi hujan singkat.

    Di wilayah laut, angin bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan sedang. Kondisi ini berpotensi menyebabkan gelombang setinggi 1,25 hingga 2 meter di perairan Selat Makassar bagian selatan, perairan Pangkep, serta sekitar Kepulauan Selayar.

    Pemukiman pesisir Sulawesi Selatan diselimuti awan mendung pada siang hari
    Kondisi cuaca mendung di kawasan pemukiman pesisir Sulawesi Selatan, Minggu siang (28/12/2025).

    Masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna transportasi laut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas pada siang hingga sore hari ketika perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat.

    Cuaca diperkirakan berangsur berawan pada malam hari. Namun, potensi hujan ringan masih dapat terjadi secara lokal di beberapa wilayah Sulawesi Selatan.

    fobiz.id akan terus memantau perkembangan cuaca dan melakukan pembaruan informasi jika terdapat peringatan dini resmi dari otoritas meteorologi.

  • BREAKING NEWS: Perahu Jolloro Rombongan Camat Terbalik di Pangkep, Tiga Orang Tewas

    BREAKING NEWS: Perahu Jolloro Rombongan Camat Terbalik di Pangkep, Tiga Orang Tewas

    PANGKEP, fobiz.idPerahu jolloro yang ditumpangi rombongan Camat Liukang Tupabbiring terbalik di perairan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (27/12/2025). Dalam peristiwa kecelakaan laut tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk Camat Liukang Tupabbiring.
    Kecelakaan laut ini terjadi di perairan antara Pulau Podang-podang dan Pulau Sarappo Lompo, Kecamatan Liukang Tupabbiring. Perahu dilaporkan terbalik saat kondisi cuaca buruk disertai hujan deras.Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangkep, Akbar Yunus, membenarkan peristiwa kecelakaan laut tersebut.

    “Benar telah terjadi kecelakaan laut, sebuah jolloro tenggelam. Tiga orang tewas,” kata Akbar Yunus, Sabtu (27/12/2025).

    Salah satu korban meninggal dunia adalah Camat Liukang Tupabbiring, Muhammad Fitri Mubarak (53). Dua korban lainnya masing-masing bernama Darma, seorang bidan desa, serta Imran, relawan LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.

    Sebelumnya, salah satu penumpang bernama Hasbi sempat menginformasikan kepada redaksi bahwa proses penyelamatan masih berlangsung saat kejadian baru terjadi.

    “Saat ini sementara proses penyelamatan dan hujan deras, ujar Hasbi melalui pesan WhatsApp kepada redaksi fobiz.id sekitar pukul 13.00 Wita.

    Hingga saat ini, tim SAR bersama BPBD, TNI, Polri, dan aparat setempat masih melakukan pendataan lanjutan serta memastikan kondisi seluruh penumpang dalam peristiwa tersebut.

    Berita ini diperbarui berdasarkan keterangan resmi dari BPBD Kabupaten Pangkep dan akan terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan.

  • Cuaca Sulsel Rabu, 24 Desember: Hujan Sejak Pagi, Warga Diminta Waspada

    Cuaca Sulsel Rabu, 24 Desember: Hujan Sejak Pagi, Warga Diminta Waspada

     MAKASSAR, FOBIZ.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan pada Rabu, 24 Desember. Hujan diprediksi turun sejak pagi hingga sore hari, dengan intensitas ringan hingga sedang.

    BMKG mencatat, kondisi atmosfer yang masih labil memicu pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah, termasuk Makassar dan kawasan pesisir barat Sulsel. Pada siang hingga sore hari, hujan di beberapa daerah berpotensi disertai kilat atau petir.

    Pada pagi hari, cuaca di Sulawesi Selatan umumnya berawan hingga hujan ringan. Memasuki siang dan sore, peluang hujan meningkat, terutama di wilayah perkotaan, dataran rendah, serta daerah pegunungan.

    Sementara itu, pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan dengan hujan lokal di sejumlah kabupaten/kota. Suhu udara di Sulsel berada pada kisaran 23 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan relatif tinggi.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan. Pengguna jalan juga diminta berhati-hati karena hujan berpotensi menyebabkan jalan licin dan jarak pandang berkurang.

    Menjelang perayaan Natal, BMKG menyarankan masyarakat memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi dampak cuaca terhadap perjalanan dan aktivitas ibadah.

  • Atap Sekolah Beterbangan, Angin Puting Beliung Datang Mendadak di Sibulue Bone

    Atap Sekolah Beterbangan, Angin Puting Beliung Datang Mendadak di Sibulue Bone

    FOBIZ.ID, Bone – Angin puting beliung menerjang Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Senin (22/12/2025) siang sekitar pukul 12.40 WITA.

    Peristiwa cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan, salah satunya Sekolah Dasar (SD) 218 Maroanging.

    Mengutip laporan Bonepos.com, angin kencang yang disertai hujan datang secara tiba-tiba saat kondisi cuaca mendung. Terjangan angin menyebabkan atap seng SD 218 Maroanging beterbangan dan mengalami kerusakan cukup parah.

    Beruntung, saat kejadian proses belajar mengajar tidak berlangsung, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, sejumlah ruang kelas dilaporkan terdampak akibat atap bangunan yang terlepas diterjang angin.

    Warga setempat mengungkapkan angin datang secara mendadak dengan kekuatan cukup besar hingga sempat menimbulkan kepanikan.

    “Kan cuaca sedang mendung, tiba-tiba datang angin kencang disertai gerimis,” ujar Uddin, salah seorang warga, kepada Bonepos.com.

    Selain merusak atap sekolah, angin puting beliung tersebut juga membuat warga sekitar berupaya menyelamatkan diri untuk menghindari material bangunan yang beterbangan.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan serta menyiapkan langkah penanganan lanjutan akibat peristiwa tersebut.

    Sumber: Bonepos.com