Penulis: Ucu

  • Mobilitas Warga Sulsel Naik Berkat Diskon Tiket Kapal

    Mobilitas Warga Sulsel Naik Berkat Diskon Tiket Kapal


    FOBIZ.ID, SULSEL – Mobilitas warga Sulawesi Selatan meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru. Program stimulus diskon tiket kapal laut dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mendorong antusiasme masyarakat untuk bepergian dengan harga terjangkau di akhir tahun.

    Peningkatan pergerakan masyarakat di Sulawesi Selatan terlihat jelas sepanjang periode libur akhir tahun. Program diskon tiket kapal laut yang diluncurkan pemerintah melalui PELNI menjadi salah satu faktor pendorong utama meningkatnya mobilitas, khususnya pada rute-rute yang terhubung dengan Pelabuhan Makassar.

    Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyampaikan bahwa program stimulus diskon tiket kapal berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Penjualan tiket menunjukkan tren peningkatan sejak awal periode libur Natal dan Tahun Baru.

    “Penjualan tiket yang terus meningkat menunjukkan bahwa stimulus ekonomi dari pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang ingin bepergian dengan harga terjangkau selama libur akhir tahun,” ujar Ditto.

    Hingga akhir Desember, PELNI mencatat sejumlah rute mengalami lonjakan jumlah penumpang. Beberapa rute dengan mobilitas tertinggi antara lain Belawan–Batam sebanyak 14.591 penumpang, Batam–Belawan 13.699 penumpang, serta Jayapura–Biak dengan 4.357 penumpang.

    Untuk kawasan Sulawesi Selatan, rute Makassar–Bau-Bau tercatat melayani 4.048 penumpang. Sementara itu, rute Bau-Bau–Makassar mencapai 3.515 penumpang selama periode libur akhir tahun.

    Tingginya pergerakan pada rute tersebut mencerminkan meningkatnya mobilitas warga Sulsel selama momentum libur akhir tahun.

    Ditto menambahkan bahwa peningkatan mobilitas ini tidak hanya berdampak pada sektor transportasi laut, tetapi juga memberikan efek lanjutan terhadap aktivitas ekonomi daerah. Pergerakan penumpang turut menggerakkan sektor perdagangan, jasa, pariwisata, serta pelaku UMKM di sekitar pelabuhan dan daerah tujuan.

    Di sisi lain, pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan distribusi barang dan stabilitas harga kebutuhan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga hingga pergantian tahun.

    Pada momentum libur akhir tahun ini, stimulus diskon tiket kapal dinilai memberikan kontribusi positif terhadap perputaran ekonomi Sulawesi Selatan. Konsistensi layanan transportasi dan pengawasan distribusi diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah memasuki awal tahun.

    Redaksi: fobiz.id

  • Bonnie Blue Seret Bendera Merah Putih di London & Dilaporkan Pemerintah Indonesia

    Bonnie Blue Seret Bendera Merah Putih di London & Dilaporkan Pemerintah Indonesia

    FOBIZ.ID — LONDON Aksi kontroversial bintang konten dewasa asal Inggris, Bonnie Blue, yang menyeret Bendera Merah Putih di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London memicu kecaman luas publik Indonesia dan berujung pada langkah diplomatik resmi pemerintah.

    Peristiwa tersebut terjadi pada pertengahan Desember 2025 dan terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat bendera Merah Putih terselip di tubuh Bonnie Blue hingga terseret di trotoar kawasan depan KBRI London.

    Tindakan tersebut dinilai banyak pihak sebagai bentuk pelecehan terhadap simbol negara Indonesia dan memicu kemarahan publik, khususnya di media sosial.

    Respon Resmi Pemerintah Indonesia

    Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyesalkan keras aksi tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa Bendera Merah Putih merupakan simbol kedaulatan, kehormatan, dan identitas bangsa yang wajib dihormati oleh siapa pun.

    Melalui pernyataan resmi, KBRI London telah menyampaikan pengaduan kepada otoritas setempat, termasuk Kementerian Luar Negeri Inggris dan aparat penegak hukum, agar insiden tersebut ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku di Inggris.

    Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa kebebasan berekspresi tidak dapat dijadikan alasan untuk merendahkan simbol negara lain serta mencederai prinsip saling menghormati dalam hubungan internasional.

    Reaksi Publik Indonesia

    Video aksi tersebut menuai kecaman keras dari masyarakat Indonesia. Warganet menilai tindakan Bonnie Blue tidak pantas dan mendesak pemerintah bersikap tegas untuk menjaga martabat simbol negara.

    Tagar terkait aksi tersebut sempat ramai diperbincangkan, dengan sebagian besar komentar menyoroti pentingnya penghormatan terhadap lambang negara di mana pun berada.

    Latar Belakang Bonnie Blue

    Bonnie Blue diketahui sebelumnya pernah dideportasi dari Indonesia dan dikenai larangan masuk selama sepuluh tahun oleh otoritas imigrasi. Sanksi tersebut dijatuhkan setelah yang bersangkutan terlibat sejumlah pelanggaran hukum saat berada di Bali.

    Insiden di London ini kembali menempatkan Bonnie Blue dalam sorotan publik internasional, khususnya di Indonesia.

    Aspek Diplomatik dan Hukum

    Langkah pelaporan yang dilakukan KBRI London dinilai sebagai prosedur diplomatik yang tepat untuk menjaga kehormatan negara. Kasus tersebut kini berada dalam perhatian otoritas Inggris dan diproses sesuai ketentuan hukum setempat.

    Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus melindungi simbol negara serta menjaga hubungan diplomatik yang saling menghormati dengan negara lain.

    Artikel ini diperbarui untuk melengkapi data dan pernyataan resmi pemerintah.

     

  • Sofyan Tegaskan Tidak Pernah Berkomentar Terkait Askot PSSI Makassar Sudah Tepat

    Sofyan Tegaskan Tidak Pernah Berkomentar Terkait Askot PSSI Makassar Sudah Tepat

    MAKASSAR, FOBIZ.ID – Pengamat sepak bola, Sofyan Haeruddin, melakukan klarifikasi atas pemberitaan yang menyatakan apa yang dilakukan dan dijalankan Komite Pemilihan Kongres Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Makassar sudah tepat.

    Sofyan membantah dengan tegas telah berkomentar mengenai rencana pelaksanaan Kongres Askot PSSI Makassar dengan agenda utama pemilihan Ketua PSSI Kota Makassar pada 12-13 November 2022.

    “Saya tidak pernah berkomentar soal itu, kalau apa yang dilakukan dan dijalankan Komite Pemilihan Askot PSSI Kota Makassar sudah tepat,” terang Sofyan, Minggu (16/10/2022).

    Sofyan mengakui, namanya telah dicatut sebagai pengamat sepak bola untuk mengomentari kisruh menjelang pelaksanaan Kongres Askot PSSI Makassar.

    “Saya memang hadir saat lagi dibahas isu soal adanya pihak yang ingin memboikot kongres pemilihan ketua Askot PSSI Makassar, tetapi saya hanya diam karena tidak terlalu paham duduk permasalahannya,” kata Sofyan.

    Sofyan juga menegaskan dirinya sama sekali tidak pernah berkomentar soal aturan dan regulasi pelaksanaan Kongres Askot PSSI Makassar.

    “Bukan saya berkomentar langsung. Saya tidak tahu menahu soal isi berita itu,” tegasnya.

    Lebih jauh Sofyan menjelaskan dirinya juga belum mengetahui isi semua statuta PSSI. Jadi tidak mungkin dia berkomentar soal itu.

    “Aturan pelaksanaan Kongres Askot PSSI Makassar yang saya tidak ketahui. Seharusnya yang mengomentari itu adalah panitia kongres,” tambahnya.

    “Saya mempertanggungjawabkan komentar saya ini, bahwa saya tidak berkomentar sebelumnya soal apa yang dilakukan dan dijalankan Komite Pemilihan Askot PSSI Kota Makassar sudah tepat,” lanjutnya.

    Sebelumnya, diberitakan di media online fobiz.id Askot PSSI Makassar akan menyelenggarakan kongres pemilihan Ketua Askot PSSI Makassar pada 12-13 November 2022.

    Namun pada tahapan pendaftaran bakal calon ketua tiba-tiba ada pihak-pihak yang menyatakan sikap untuk memboikot kongres pemilihan Ketua Askot PSSI Makassar untuk masa bakti 2022-2026.

    Ada beberapa alasan bagi mereka kenapa kongres pemilihan ketua Askot PSSI Makassar harus diboikot, diantaranya kongres Askot PSSI diselenggarakan minimal satu bulan setelah diumumkan kepada para anggota Askot PSSI.

    Sementara menurut mereka tahapan kongres dimulai 29 September 2022 dengan pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan.

    Terkait isu pemboikotan tersebut, pengamat sepakbola Sofyan Haeruddin mengatakan apa yang dilakukan dan dijalankan komite pemilihan kongres Askot PSSI Makassar sudah tepat.

    “Apa yang dilakukan komite pemilihan sudah tepat karena tahapan dan syarat 10 klub pendukung juga hasil kongres tahunan,” ucap Sofyan.

    Soal kenapa hanya 5 komite pemilihan, karena itulah yang menjadi kesepakatan pada Kongres tahunan bersama klub anggota pemilik suara.

    “Dan semua persyaratan yang dikeluarkan oleh Komite Pemilihan merupakan hasil dari kesepakatan klub anggota pada kongres tahun,” tegas Sofyan.

    Dia juga mengatakan tahapan kongres pemilihan ketua sudah lebih satu bulan karena telah dimulai dari kongres tahunan. Kongres tahunan 29 September 2022 pemilihan 12-13 November 2022

    “Kemudian sudah dilakukan konferensi pers sesuai dengan statuta dimana sebelum memulai tahapan komite pemilihan wajib melakukan konferensi pers untuk disampaikan ke publik,” kata Sofyan. (*)