Penulis: Teras Kota

  • Taufik Surullah Ditunjuk Ketua Formatur PAN Gowa

    Taufik Surullah Ditunjuk Ketua Formatur PAN Gowa




    GOWA, FOBIZ.ID — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Taufik Surullah, resmi ditunjuk sebagai Ketua Formatur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Gowa.

    Penunjukan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, dalam Musyawarah Daerah (Musda) PAN Gowa yang digelar secara virtual dan luring di Sekretariat PAN Gowa, Jalan Andi Tonro, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (28/12/2025).

    Sebagai ketua formatur, Taufik Surullah mengemban mandat strategis untuk memimpin konsolidasi internal serta menyusun struktur kepengurusan DPD PAN Gowa periode mendatang.

    “Saat ini kami fokus menjalankan amanah partai. Penugasan sebagai ketua formatur menjadi tanggung jawab untuk membentuk kepengurusan DPD PAN Gowa yang solid dan siap bekerja,” ujar Taufik.

    Rekam Jejak Organisasi dan Politik

    Taufik Surullah merupakan kader PAN dengan pengalaman panjang di internal partai. Ia pernah menjabat sebagai Bendahara DPC PAN Somba Opu periode 2015–2020, lalu dipercaya sebagai Bendahara DPD PAN Gowa sejak 2020 hingga saat ini.

    Di luar aktivitas politik, ia juga aktif di organisasi kemasyarakatan. Saat ini, Taufik menjabat sebagai Ketua Harian Pramuka Gowa serta Wakil Ketua Perbasi Gowa.

    Pengalaman Legislatif

    Di jalur legislatif, Taufik Surullah tercatat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Gowa periode 2019–2024. Ia kembali memperoleh kepercayaan publik sebagai Wakil Ketua DPRD Gowa periode 2024–2029 dari Fraksi PAN.

    Penunjukan sebagai Ketua Formatur DPD PAN Gowa dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi internal serta menyiapkan struktur partai menghadapi agenda politik mendatang di Kabupaten Gowa.

  • Wakil Ketua DPRD Gowa Resmikan Dapur Bergizi di Parangloe

    Wakil Ketua DPRD Gowa Resmikan Dapur Bergizi di Parangloe

    GOWA – Upaya meningkatkan kualitas gizi peserta didik terus digalakkan melalui program Dapur Sehat untuk Generasi Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Dapur Bergizi (BGN).

    Dapur Bergizi (BGN) resmi hadir di Kelurahan Bontoparang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sabtu (27/9/2025). Usai diresmikan oleh Wakil Ketua DPRD Gowa, H. Hasrul Abdul Rajab, SE.

    Acara peresmian tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Andi Iqbal Najamuddin, yang hadir mewakili Gubernur Sulsel. Turut mendampingi Bupati Maros, Dr. H.A.S Chaidir Syam, S.IP., MH, Wakil Ketua DPRD Gowa Tyna H. Ti’no Dg. Mawangi, sejumlah anggota DPRD Gowa, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Camat Parangloe, Kapolsek Parangloe, Danramil Parangloe, Lurah Bontoparang, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda.

    Dalam sambutan Gubernur Sulsel yang dibacakan oleh Kadis Pendidikan Provinsi, ditegaskan bahwa program BGN adalah langkah nyata pemerintah dalam membentuk generasi unggul sejak usia dini.

    “Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pendidikan yang terintegrasi dengan pemenuhan gizi. Anak-anak yang sehat dan bergizi baik akan menjadi generasi cerdas, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Andi Iqbal Najamuddin.

    Ia juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten Gowa dengan DPRD serta masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ini. “Kami berharap Dapur Bergizi di Bontoparang menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat bisa melahirkan solusi konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.

    Dalam penyampaiannya, Wakil Ketua DPRD Gowa, H. Hasrul Abdul Rajab, menegaskan bahwa kehadiran Dapur Bergizi bukan hanya soal makanan sehat, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam mencetak generasi masa depan.

    “Anak-anak kita adalah aset bangsa. Dengan memastikan mereka memperoleh gizi yang cukup dan sehat, kita sedang menanam investasi besar untuk masa depan. DPRD Gowa akan terus mendorong program-program yang berpihak pada pendidikan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

    Hasrul juga menyampaikan bahwa keberadaan Dapur Bergizi turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

    “Pekerja MBG yang direkrut semuanya adalah warga Parangloe yang bermukim tidak jauh dari lokasi dapur. Hal ini kita dorong agar dapat mengurangi angka pengangguran sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat setempat,” jelasnya.

    Lebih lanjut ia menekankan pentingnya peran orang tua, guru, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program ini.

    “Dapur bergizi tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada kesadaran kolektif dari orang tua, guru, dan lingkungan agar pola makan sehat ini benar-benar membudaya. Dengan demikian, generasi Gowa ke depan bukan hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat jasmani dan rohani,” tambahnya.

    Bupati Maros, Chaidir Syam, yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas daerah. Ia menilai program seperti BGN bisa menjadi role model untuk diterapkan lebih luas, bukan hanya di Gowa tetapi juga di kabupaten lain di Sulsel.

    Suasana peresmian berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Doa bersama dipanjatkan, diikuti simbolisasi peresmian dapur bergizi dengan peninjauan langsung fasilitas dan penyajian menu sehat bagi anak-anak.

    Melalui peresmian Dapur Bergizi di Bontoparang, pemerintah daerah bersama DPRD, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan berharap kualitas gizi anak-anak di Kecamatan Parangloe dapat meningkat. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar, mengurangi pengangguran, serta mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.

     

    Berita ini juga terbit di teraskota.info

    Dengan judul: Wakil Ketua DPRD Gowa H. Hasrul Abdul Rajab Resmikan Dapur Bergizi di Kelurahan Bontoparang

  • Wakil Ketua DPRD Gowa: Panen Raya Jagung Harus Jadi Program di Seluruh Desa dan Kelurahan

    Wakil Ketua DPRD Gowa: Panen Raya Jagung Harus Jadi Program di Seluruh Desa dan Kelurahan

    GOWA – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, H. Hasrul Abdul Rajab SE dari Fraksi Partai Gerindra, menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III tahun 2025 yang dilaksanakan Polres Gowa di Desa Pa’bentengan, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sabtu (27/9/2025).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional mendukung swasembada pangan di seluruh Indonesia, yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) RI bersama Polda Sulawesi Selatan.

    Hadir langsung Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Rudi Hartono, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, ST, Wakil Bupati Gowa Ir. Darmawangsyah Muin, MSi, serta jajaran Forkopimda Sulsel dan Forkopimda Gowa.

    Acara ini juga diikuti Kepala OPD, Camat Bajeng, Kapolsek Bajeng, Danramil 1409-06 Bajeng, para Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Bajeng, kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta wanita tani. Turut hadir dari DPRD Kabupaten Gowa Wakil Ketua DPRD Gowa Tyna H. Ti’no Dg. Mawangi dan Anggota Komisi II DPRD Gowa Wahyuni Nurdani, SPd.

    Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dalam sambutannya menegaskan bahwa Indonesia kini tidak lagi bergantung pada impor untuk kebutuhan pangan pokok.

    “Alhamdulillah, stok pangan kita saat ini tertinggi sepanjang sejarah. Kita tidak lagi impor beras, jagung, maupun komoditas utama lainnya. Justru dalam tekanan, lahir keberhasilan. Inilah bukti kerja keras petani, pemerintah, dan seluruh pihak yang berkomitmen menjadikan Indonesia berdaulat pangan,” ujar Amran Sulaiman

    Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan dukungan penuh terhadap program Kementan.
    “Sulawesi Selatan adalah lumbung pangan nasional. Kami siap menjadi penopang utama swasembada pangan sesuai arahan Presiden dan Menteri Pertanian. Potensi pertanian kita besar, tinggal bagaimana pengelolaan, hilirisasi, dan dukungan infrastruktur diperkuat,” jelasnya.

    Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Rudi Hartono, menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus hadir mengawal program ketahanan pangan.

    “Tidak boleh ada mafia yang merugikan petani dan masyarakat. Polda Sulsel bersama seluruh jajaran siap melindungi petani, memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar, dan menindak tegas siapa pun yang bermain dalam rantai pasok pangan,” tegasnya.

    Wakil Bupati Gowa, Ir. Darmawangsyah Muin, MSi menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan panen raya ini.

    “Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Hasil panen yang baik di Kecamatan Bajeng menunjukkan bahwa jika petani didukung dengan baik, Gowa bisa memberi kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

    Wakil Ketua DPRD Gowa, H. Hasrul Abdul Rajab SE, memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan panen raya jagung di Kecamatan Bajeng. Ia berharap agar program serupa tidak hanya terpusat di satu wilayah.

    “Panen raya jagung ini sangat membanggakan. Tetapi harapan kami, jangan hanya di Bajeng. Seluruh wilayah desa dan kelurahan di Kabupaten Gowa harus mendapatkan program khusus tanaman pangan, agar manfaatnya lebih merata dan produksi pangan daerah semakin meningkat. DPRD tentu siap mendukung melalui fungsi pengawasan dan anggaran,” tegas Hasrul.

    Ia menambahkan bahwa DPRD Gowa mendorong adanya sinergi lintas sektor agar ketahanan pangan di daerah benar-benar memberi dampak pada kesejahteraan petani.

    “Petani harus menjadi subjek pembangunan, bukan hanya objek. Kita ingin mereka sejahtera, hasil panen dihargai, dan kesejahteraan meningkat seiring program swasembada pangan nasional,” ujarnya.

    Panen raya jagung serentak ini menjadi momentum penting untuk mempertegas arah kebijakan nasional menuju swasembada pangan, sekaligus memperkuat komitmen daerah, khususnya Kabupaten Gowa, dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui ketahanan pangan yang berkelanjutan.

     

    Berita ini juga terbit di teraskota.info

    Dengan judul: Wakil Ketua DPRD Gowa H. Hasrul Abdul Rajab: Panen Raya Jagung Jangan Hanya di Bajeng, Tapi Harus Menjadi Program Tanaman Pangan di Seluruh Desa dan Kelurahan 

  • Ketua DPRD Bone Surati Bupati, Terkait Dokumen KUA-PPAS 2026

    Ketua DPRD Bone Surati Bupati, Terkait Dokumen KUA-PPAS 2026

    MAKASSAR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, SH, melayangkan surat resmi kepada Bupati Bone agar segera menyampaikan dokumen Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Selasa (23/9/2025).

    Surat tersebut, menegaskan kewajiban Kepala Daerah sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 Pasal 90. Aturan tersebut mewajibkan agar KUA dan PPAS disampaikan kepada DPRD paling lambat pada minggu kedua bulan Juli, untuk selanjutnya dibahas dan disepakati bersama antara Kepala Daerah dan DPRD.

    Dalam keterangannya, Ketua DPRD Bone menilai tidak ada lagi alasan untuk menunda penyampaian dokumen tersebut.

    “Perda RPJMD telah selesai, sehingga jangan lagi dijadikan alasan jika ada Renstra OPD yang belum tuntas penginputan pada aplikasi SIPD. Apabila RKPD tidak selesai, tentu berimplikasi pada keterlambatan KUA-PPAS. Hal itu jelas bertentangan dengan amanat PP 12/2019,” tegas Andi Tenri Walinonong.

    DPRD Bone memberikan tenggat waktu selama 14 hari kepada Bupati Bone untuk menindaklanjuti surat tersebut. Apabila tidak ada respon, DPRD akan kembali menyurati Bupati sekaligus meneruskan permasalahan ini kepada Gubernur Sulawesi Selatan dan Menteri Dalam Negeri sebagai bentuk pengawasan.

    Lebih jauh, Andi Tenri Walinonong mengingatkan bahwa keterlambatan pembahasan KUA-PPAS akan berimbas pada penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

    Padahal, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, penetapan APBD harus dilakukan paling lambat 30 hari sebelum berakhirnya tahun anggaran berjalan.

    “Ini bukan hanya persoalan administrasi, tetapi menyangkut kepentingan masyarakat luas. Jika KUA-PPAS terlambat dibahas, maka APBD pun terancam molor. Padahal APBD adalah instrumen utama pembangunan dan pelayanan publik di daerah. Maka kami mendesak agar Bupati segera menyampaikan dokumen ini tepat waktu,” lanjutnya.

    Langkah Ketua DPRD Bone ini dinilai sebagai bentuk penguatan fungsi pengawasan legislatif agar roda pemerintahan tetap berjalan sesuai koridor hukum dan tenggat waktu yang ditetapkan.

    Dengan adanya penegasan ini, diharapkan seluruh tahapan penyusunan APBD 2026 dapat berjalan lancar, sehingga program pembangunan dan pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Bone tidak terganggu.

     

    Berita ini juga terbit di teraskota.info

    Dengan judul: Ketua DPRD Bone Surati Bupati Desak Penyampaian KUA-PPAS 2026

  • DPRD Gowa Kunjungi Kementan, Bahas Pemberdayaan Petani Lokal

    DPRD Gowa Kunjungi Kementan, Bahas Pemberdayaan Petani Lokal

    JAKARTA, FOBIZ.ID – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, H. Hasrul Abdul Rajab, SE memimpin rombongan Komisi II DPRD Gowa dalam agenda konsultasi ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI, pada Selasa, (23/9/2025). Pertemuan tersebut membahas pemberdayaan petani lokal sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah.

    Rombongan DPRD Gowa diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementan, Dr. Ir. Ali Djamil, MP., Ph.D., bersama jajaran, yakni Direktur Direktorat Alat dan Mesin Pertanian Dr. Fausiah T. Ladja, S.P., M.Si., Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Dr. Muhammad Amin, S.Pi, M.Si., serta Kepala Biro Perencanaan Kementan, Seta Rukmalasari Agustina, S.P., M.M.A., M.Sc.

    Turut hadir mendampingi, Wakil Ketua DPRD Gowa Tyna H. Ti’no Dg Mawangi, Ketua Komisi II DPRD Gowa Muh. Kasim Sila, S.Kom, serta anggota Komisi II DPRD Gowa.

    Dalam pertemuan tersebut, anggota Komisi II DPRD Gowa menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat petani, di antaranya tindak lanjut LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan), bantuan alsintan (alat mesin pertanian), akses bantuan usaha, program pertanian yang bisa langsung disalurkan ke masyarakat, serta dukungan akses modal dan pelatihan untuk peningkatan produktivitas petani Gowa.

    Langkah Konkret Memperjuangkan Kepentingan Petani

    Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, H. Hasrul Abdul Rajab, SE menegaskan bahwa kehadiran DPRD Gowa di Kementan merupakan langkah konkret memperjuangkan kepentingan petani.

    “Kami membawa suara petani Gowa yang berharap ada perhatian serius dari pemerintah pusat. LP2B yang diusulkan Pemda Gowa perlu ditindaklanjuti agar lahan pertanian tetap terjaga. Selain itu, kebutuhan alsintan, akses modal, dan pelatihan mutlak dibutuhkan demi meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan daerah,” ujar Hasrul Abdul Rajab.

    Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Gowa, Muh. Kasim Sila, S.Kom menambahkan bahwa konsultasi ini penting untuk memastikan adanya kesinambungan program pusat dan daerah.

    “Kami ingin memastikan agar program pemerintah pusat tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar sampai kepada petani di lapangan. Aspirasi masyarakat jelas: mereka membutuhkan bantuan alsintan, akses usaha, dan pembinaan berkelanjutan. Ini yang kami tekankan di Kementan,” tutur Muh. Kasim Sila.

    Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Ali Djamil, MP., Ph.D., menyambut baik aspirasi DPRD Gowa dan menegaskan dukungan Kementan.

    “Kami berterima kasih atas masukan dari DPRD Gowa. Aspirasi ini sejalan dengan komitmen Kementan dalam memperkuat petani sebagai basis ketahanan pangan nasional. Terkait LP2B, bantuan alsintan, akses modal maupun pelatihan, akan kami koordinasikan dengan unit terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme. Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan sektor pertanian,” jelas Ali Djamil.

     

    Berita ini juga terbit di teraskota.info

    Dengan judul: DPRD Gowa Konsultasi ke Kementan Perjuangkan Aspirasi Petani

  • Wakil Ketua DPRD Gowa Hadiri Kunjungan Danrem 141/Toddopuli di Kodim 1409 Gowa

    Wakil Ketua DPRD Gowa Hadiri Kunjungan Danrem 141/Toddopuli di Kodim 1409 Gowa

    GOWA, FOBIZ.ID – Wakil Ketua DPRD Gowa, Taufik Surrullah, S.IP., menghadiri kunjungan kerja Danrem 141/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, di Markas Kodim 1409 Gowa, Senin (22/9/2025).

    Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara TNI, DPRD, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan unsur Forkopimda. Dalam kesempatan itu, jajaran TNI bersama Pemkab Gowa merangkaikan kegiatan dengan program ketahanan pangan.

    Program tersebut meliputi pemberian bantuan kepada keluarga kurang mampu di bidang perkebunan, peternakan, serta pembangunan Mini Biogas Generator (MBG) yang segera beroperasi dan diharapkan mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat Gowa.

    Hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakil Bupati Gowa, Ir. H. Darmawansyah Muin, ST., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Kapolres Gowa, Ketua Pengadilan Agama, Dandim 1409 Gowa Letkol Inf Heri Kuswanto, S.IP., serta jajaran Forkopimda.

    Pesan Danrem 141/Toddopuli

    Dalam arahannya, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci terciptanya suasana pemerintahan yang harmonis.

    “Tanpa kolaborasi, pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik. Karena itu kita perlu memperkuat sinergi. Saya mengapresiasi Pemkab Gowa dan DPRD Gowa yang selalu mendukung kegiatan TNI,” tegasnya.

    Dukungan DPRD Gowa

    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gowa Taufik Surrullah menyatakan kebanggaannya bisa hadir dan menjadi bagian dari momentum kebersamaan tersebut.

    “Saya mengapresiasi kegiatan ini karena melibatkan pemerintah dan Forkopimda dalam setiap program TNI. Ini kebanggaan bagi DPRD Gowa karena merasa menjadi bagian dari keluarga besar TNI, khususnya Kodim 1409 Gowa. Koordinasi pun semakin mudah dalam menyelesaikan persoalan bersama. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Kami di DPRD Gowa siap mendukung penuh kegiatan TNI,” ujarnya.

    Komitmen Pemkab Gowa

    Di sisi lain, Wakil Bupati Gowa Ir. H. Darmawansyah Muin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu bersinergi dengan TNI dalam setiap program pembangunan.

    “Pemerintah Kabupaten Gowa mengucapkan terima kasih atas perhatian jajaran TNI dalam program ketahanan pangan ini. Dengan kolaborasi bersama DPRD dan Forkopimda, insyaAllah program ini akan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

    Peran TNI untuk Masyarakat

    Sedangkan Dandim 1409 Gowa Letkol Inf Heri Kuswanto menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat.

    “Program ini adalah bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat. Melalui bidang perkebunan, peternakan, dan energi ramah lingkungan, kami berharap sinergi ini terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat Gowa,” ungkapnya.

     

    Berita ini juga terbit di teraskota.info

    Dengan judul: Wakil Ketua DPRD Gowa Hadiri Kunjungan Danrem 141/Toddopuli di Kodim 1409 Gowa: Perkuat Sinergi Lewat Program Ketahanan Pangan

  • Hasrul Abdul Rajab Rangkul Wakil Bupati Gowa, Suasana Hangat Warnai One Day One District di Desa Julubori

    Hasrul Abdul Rajab Rangkul Wakil Bupati Gowa, Suasana Hangat Warnai One Day One District di Desa Julubori

    GOWA, FOBIZ.ID – Suasana penuh kehangatan mewarnai kegiatan One Day One District (ODOD) di Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Sabtu (20/9/2025). Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, terlihat merangkul hangat Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, di tengah kerumunan warga yang antusias mengikuti rangkaian acara.

    Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Gowa, H. Muh. Ramli Siddik Daeng Rewa, bersama anggota DPRD Dapil VII, Forkopimda, camat, hingga sejumlah OPD. Mereka turut menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat.

    “Alhamdulillah, hari ini kita hadir bersama dalam kegiatan One Day One District dengan tema ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi desa. DPRD akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat,” tegas Ramli Siddik.

    Ramli menegaskan desa adalah ujung tombak pembangunan. Ia berharap ODOD menjadi agenda berkelanjutan agar desa semakin kuat dan masyarakat makin sejahtera.

    Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyebut ODOD sebagai komitmen pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi desa. “Kabupaten Gowa punya potensi besar. Dengan kebersamaan dan gotong royong, insyaAllah desa kita semakin mandiri dan masyarakatnya sejahtera,” ujarnya.

    Usai mengikuti rangkaian acara, Ramli Siddik melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung kondisi rumah warga yang masuk dalam kategori Keluarga Miskin Ekstrem (KME) di Desa Julubori.

    Ia menegaskan, kehadirannya ditengah masyarakat merupakan bentuk komitmen DPRD Gowa untuk selalu hadir bersama rakyat, mendengar aspirasi secara langsung serta memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya

    “Sebagai wakil rakyat, kami tentu ingin hadir bukan hanya diruang sidang, tapi juga ditengah masyarakat. Dari sinilah kami bisa mengetahui kebutuhan dan persoalan yang nyata, sehingga kebijakan dan program pembangunan dapat lebih tepat sasaran”, jelas Ramli Siddik.

    Berita ini terbit juga di teraskota.info

    Dengan judul: Hasrul Abdul Rajab Rangkul Wakil Bupati Gowa, Suasana Hangat Warnai One Day One District di Desa Julubori